Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Usaha Penangkapan Ikan Sidat (Anguilla marmorata) di Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara Bahri, Syamsul; La Ola, La Onu; Pangerang, Utama K
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.355 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besaran keuntungan dan efisiensi biaya pada nelayan tangkap ikan sidat di Kabupaten Konawe Utara yang menggunakan alat tangkap listrik dan pancing rawai. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan Februari sampai April 2016. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data primer menggunakan metode partisipatif dengan responden sebanyak 16 orang yang terdiri dari 11 orang yang menggunakan alat tangkap listrik dan 5 orang yang menggunakan alat tangkap pancing rawai.  Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Konawe Utara. Analisis data dilakukan dengan menghitung keuntungan dan efisiensi biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besaran keuntungan yang diperoleh nelayan yang menggunakan alat tangkap listrik berkisar Rp75.617-Rp104.479/hari dengan efisiensi biaya produksi  antara Rp12.108-Rp17.134/Kg dan untuk besaran keuntungan yang diperoleh nelayan yang menggunakan alat tangkap pancing rawai yaitu berkisar Rp28.749-Rp45.521/hari dengan efisiensi biaya produksi antara Rp20.073-Rp25.137/kg. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa nelayan yang menggunakan alat tangkap listrik memiliki keuntungan tinggi dan efiesiensi biaya yang rendah.Kata Kunci : Efisiensi, ikan sidat, keuntungan, listrik, pancing rawai
Kelimpahan dan Keanekaragaman Ikan di Muara Sungai Konaweha Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara Riki Riki; Utama Kurnia Pangerang; Muhammad Fajar Purnama; Latifa Fekri
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 8, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muara Sungai Konaweha merupakan daerah yang memiliki sumberdaya ikan yang melimpah dan menjadi salah satu tempat penting dalam sistem siklus hidup ikan di perairan. Penelitian ini dilakukan di Muara Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlangsung selama 3 bulan yaitu pada bulan Oktober hingga Desember 2021. Penyimpanan lokasi stasiun pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan fase bulan menggunakan alat tangkap jaring kantong petak (set mini trawl) dan seser (Seoop nett). Semua ikan yang ditangkap di jaring diambil dan dikumpulkan, kemudian dihitung jumlah individu setiap spesiesnya. Sampel hasil tangkapan ikan diidentifikasi hingga spesies menggunakan kunci bantuan ikan menurut Kottelat (1993).Selanjutnya dilakukan analisis beberapa parameter indeks ekologi seperti: pesona relatif (Kr), komposisi jenis (pi), indeks keanekaragaman hayati (H), indeks keseragaman (E) dan indeks dominansi (C). Jumlah ikan yang tertangkap di Muara Sungai Konaweha selama penelitian sebanyak 1.257 ekor. 908 individu ditangkap pada fase bulan gelap dan 349 individu pada fase bulan terang. Hasil tangkapan tersebut terdiri dari 24 famili dan 28 spesies. Komposisi jenis tertinggi pada spesies ikan seriding (Ambassis miops) dan sidat (Anguilla spp.). Kelimpahan relatif tertinggi terdapat pada spesies Ambassis miops (85,39 %), Anguilla spp., (40,31 %) dan Valamugil cunnesius (5,40 %).Sedangkan nilai penurunan terendah yaitu spesies Gerres filamentosus (0,11 %), Chelonodon patoca (0,11 %), Scatophagus argus (0,11 %), Mirungua microchir (0,11 %), dan Rhizoprionodon acutus (0, 11 % ). Keanekaragaman jenis ikan pada fase bulan gelap dan terang termasuk dalam kategori rendah, keseragaman rendah, dan terdapat dominasi. Kecendrungan dominasi beberapa spesies di perairan Muara Sungai Konaweha indikasi wilayah tersebut merupakan habitat yang sesuai atau optimal bagi populasi jenis ikan Ambassis miops, Anguilla spp., dan Valamugil cunnesius
Analisis Catch Per Unit Effort (CPUE) dan Maximum Sustainable Yield (MSY) Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) yang Didaratkan Di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari ahmadhusni muzahid S; Utama Kurnia Pangerang; Andi Irwan Nur
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i3.977

Abstract

The Banda Sea is an Indonesian water body that holds potential for small pelagic fisheries resources. Situated between Sulawesi Island and Maluku, it is part of the Fisheries Management Area Of The Republic Of Indonesia (WPP-NRI 714), Male mackerel (Rastrelliger kanagurta) is one of the fish species with high economic value, greatly favored by the community for consumption. This has led to an increase in its capture rates. Therefore, the research aims to determine the CPUE and MSY of Indian mackerel in the Kendari Ocean Fisheries Port. Data collection was conducted at the Kendari Ocean Fisheries Port from logbooks, and the research lasted from November to December 2023. The results showed that the standard fishing gear used to catch these fish is purse seine. The status of the utilization of the fishery resources is said to be experiencing underfishing. Based on the research results, the maximum sustainable yield (MSY) is 96,386 kg/year, with an optimal fishing effort of 2,300 trips/year (Fox model).
Membangun Kepedulian Masyarakat Kalaju Dalam Suatu Eco-Community di Wilayah Pesisir Kota Kendari Asmadin; Utama K. Pangerang; Muhammad Aswar Limi; Saenuddin; Hasan Eldin Adimu
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i1.34

Abstract

Sumberdaya wilayah pesisir dan laut Teluk Depapre khususnya di Kampung Tablasufa sangat besar dan beragam potensinya yang dapat dioptimalkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, sumberdaya tersebut sudah mulai terdegradasi dengan berbagai persoalan yang sangat kompleks. Oleh karena itu, sumberdaya tersebut memerlukan pengelolaan yang lestari dan berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada Pemerintah Kampung dan stakeholder dalam mengenali potensi sumberdaya pesisir dan laut yang dimiliki, isu dan permasalahan serta membantu menyusun rencana strategis pengelolaan terpadu dan berkelanjutan. Sebagai lembaga di tingkat lokal yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam menyusun rencana strategis kampung, pemerintahan kampung diharapkan dapat memahami dan menyusun rencana strategis pengelolaan pesisir dan laut terpadu dan berkelanjutan. Materi yang diberikan antara lain pengenalan isu dan permasalahan pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut, teknik identifikasi kondisi internal (kekuatan dan kelemahan) dan ekternal (peluang dan ancaman). Kegiatan ini pada dasarnya adalah penerapan pengelolaan pesisir terpadu yang melibatkan Aparat Pemerintahan Kampung dan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut.
ANALISIS UPAYA TANGKAP DAN POTENSI MAKSIMUM LESTARI IKAN TUNA MATA BESAR (Thunnus obesus) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KENDARI Sulistiani Sulistiani; Andi Irwan Nur; Utama Kurnia Pangerang
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 7 No 2 (2024): JOINT-FISH - Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu K
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v7i2.460

Abstract

Research on bigeye tuna indicates the importance of analyzing the trend of fish-ing effort and the potential of Jestari bigeye tuna in the Banda Sea, in order to support sustainable fishing management. The purpose of this study was to determine the analy-sis of fishing effort and sustainable potential catch of bigeye tuna landed at PPS Kendari. The study was conducted in November December 2023 at the Kendari Ocean Fisheries Port (PPS). This study used a descriptive method and used secondary data. The results showed that the value of bigeye tuna fishing effort fluctuated from 2016-2022. In 2017 there was an increase with a value of 133 kg/ trip and in 2021 there was a decrease with a value of 32 kg/ trip. The results of the sustainable potential of bigeye tuna landed at PPS Kendari using the Fox model. The Fox model has an optimum effort value (Fusy) of 431 trips and a maximum catch value (Cu) of 42,174 kg/ year. The conclusion of this study is that the stock status of bigeye tuna in the Banda Sea is experiencing overfishing.