Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

SOSIALISASI DAN EDUKASI FINTECH PEMBIAYAAN SYARIAH BAGI PENGURUS MASJID KEMENTERIAN/LEMBAGA DAN BUMN Faizi, Faizi; Kusumastuti, Retno Dyah; Kusuma, Airlangga Surya; Widodo, Purwanto; Levianto, Jubei
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35123

Abstract

Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam memiliki potensi yang besar menjadi pusat pengembangan keuangan syariah, termasuk fintech pembiayaan syariah. Namun perkembangan fintech pembiayaan syariah sendiri masih relatif kecil. Salah satu permasalahan yang menghambat perkembangan fintech pembiayaan syariah adalah rendahnya tingkat literasi fintech syariah masyarakat. Selain itu masyarakat juga masih menganggap fintech pembiayaan syariah sama dengan pinjol ilegal yang memiliki reputasi buruk. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman fintech pembiayaan syariah di masyarakat. Agar lebih efektif, sosialisasi tersebut sebaiknya ditujukan ke pihak-pihak yang memiliki pengaruh di masyarakat, seperti pengurus masjid. Diharapkan dengan sosialisasi tersebut, pemahaman pengurus masjid terkait fintech pembiayaan syariah dapat meningkat, dan pengurus masjid dapat meneruskan pengetahuan mengenai fintech pembiayaan syariah ke masyarakat luas. Untuk melaksanakan sosialisasi tersebut, tim pengabdian UPN Veteran Jakarta selanjutnya bekerjasama dengan Forum Silaturrahim Takmir Masjid Kementerian/Lembaga dan BUMN untuk mengadakan sosialisasi fintech pembiayaan syariah bagi pengurus masjid. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah sebagai metode untuk sosialisasi fintech pembiayaan syariah, yang selanjutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Kedepannya diharapkan pengurus masjid dapat meneruskan pengetahuan mengenai fintech pembiayaaan syariah ke masyarakat luas, sehingga pemahaman fintech pembiayaan syariah di masyarakat juga meningkat.
Pengaruh cyberloafing, stres kerja, dan komitmen organisasional terhadap niat untuk berpindah kerja pada karyawan generasi z di Jakarta Selatan Suwandi, Daffa Harits; Levianto, Jubei; Fathoni, Muhammad Anwar
Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Vol.6, No.2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/ebisma.v6i2.2133

Abstract

This study aims to analyze the influence of cyberloafing, job stress, and organizational commitment on turnover among Generation Z employees in South Jakarta. The phenomenon of high turnover rates of young employees in the digital era is a significant issue that requires special attention in human resource management. This study uses a quantitative approach with a survey method by distributing structured questionnaires to Generation Z employees selected using a purposive sampling technique. The data obtained were analyzed using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) to test the direct influence between variables. The results show that cyberloafing and job stress have a positive and significant effect on turnover, while organizational commitment has a negative and significant effect, thus reducing turnover intentions among Generation Z. These findings provide a theoretical contribution by expanding the study of turnover models in the Generation Z group, which is still limited in the context of developing markets. Practically, the results of this study can be a basis for organizations to reduce cyberloafing behavior, reduce job stress, and increase organizational commitment through appropriate digital policies, training, and career development
Fostering Organizational Citizenship Behavior Among Employees in the Indonesian Retail Industry: The Role of Transformational Leadership and Perceived Organizational Support Mediated by Work Environment Sarwono, Tomy; Supriadi, Yudi Nur; Levianto, Jubei; Yulivan, Ivan
Ilomata International Journal of Management Vol. 7 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v7i1.1953

Abstract

The modern retail industry in Depok City is experiencing major challenges driven by shifting consumer behavior, rapid technological change, and the lasting effects of the COVID-19 pandemic. This study examines how Transformational Leadership (TL) and Perceived Organizational Support (POS) influence Organizational Citizenship Behavior (OCB), with Leader–Member Exchange (LMX) as a mediating variable. Using a quantitative survey of modern retail employees in Depok, the findings reveal that TL positively affects OCB, while POS influences OCB indirectly through LMX. These results highlight the importance of effective leadership and perceived support in fostering employees’ extra-role behavior within Indonesia’s retail sector. The study contributes practical insights for improving employee engagement and productivity in a post-pandemic retail environment.
Kesiapan Digital sebagai Moderator Pengetahuan Product Knowledge and Reward Systems on Employee Adaptability di Industri Ritel Vape Fathreza, Muhamad Fajri; Levianto, Jubei
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15030

Abstract

Inovasi produk yang pesat, pergeseran preferensi konsumen, dan digitalisasi yang semakin intensif telah menciptakan lingkungan yang sangat dinamis bagi industri ritel vape di Indonesia. Karyawan dituntut untuk menguasai pengetahuan produk yang berkembang cepat sekaligus beradaptasi dengan sistem digital seperti platform point-of-sale, aplikasi inventaris, dan alat keterlibatan pelanggan yang semakin membentuk efisiensi operasional. Meskipun transformasi digital semakin relevan dalam ritel, penelitian yang menguji bagaimana kesiapan digital karyawan memperkuat efek faktor sumber daya manusia terhadap perilaku adaptif di sektor baru ini masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh pengetahuan produk dan sistem penghargaan (reward system) terhadap adaptabilitas karyawan, serta menyelidiki peran moderasi dari kesiapan digital. Menggunakan desain kuantitatif cross-sectional, data dikumpulkan dari karyawan di berbagai gerai ritel vape di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (PLS-SEM) diterapkan untuk menguji validitas pengukuran dan mengevaluasi hubungan yang dihipotesiskan. Temuan menunjukkan bahwa pengetahuan produk yang kuat secara signifikan meningkatkan adaptabilitas dengan meningkatkan kepercayaan diri dan akurasi karyawan dalam mengelola pembaruan produk yang sering terjadi. Sistem penghargaan yang adil dan memotivasi juga berkontribusi positif dengan mendorong keterlibatan proaktif terhadap perubahan organisasi. Selain itu, kesiapan digital diidentifikasi sebagai moderator yang signifikan, yang memperkuat efek positif dari pengetahuan produk dan sistem penghargaan terhadap perilaku adaptif. Karyawan yang menunjukkan kenyamanan dan keterbukaan lebih tinggi terhadap teknologi digital menunjukkan adaptabilitas yang jauh lebih kuat. Hasil ini menyoroti pentingnya strategis investasi dalam literasi digital, pelatihan produk terstruktur, dan mekanisme penghargaan transparan untuk memperkuat ketahanan organisasi dan mendukung kinerja berkelanjutan di era digital.
Fostering Organizational Citizenship Behavior Among Employees in the Indonesian Retail Industry: The Role of Transformational Leadership and Perceived Organizational Support Mediated by Work Environment Sarwono, Tomy; Supriadi, Yudi Nur; Levianto, Jubei; Yulivan, Ivan
Ilomata International Journal of Management Vol. 7 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v7i1.1953

Abstract

The modern retail industry in Depok City is experiencing major challenges driven by shifting consumer behavior, rapid technological change, and the lasting effects of the COVID-19 pandemic. This study examines how Transformational Leadership (TL) and Perceived Organizational Support (POS) influence Organizational Citizenship Behavior (OCB), with Leader–Member Exchange (LMX) as a mediating variable. Using a quantitative survey of modern retail employees in Depok, the findings reveal that TL positively affects OCB, while POS influences OCB indirectly through LMX. These results highlight the importance of effective leadership and perceived support in fostering employees’ extra-role behavior within Indonesia’s retail sector. The study contributes practical insights for improving employee engagement and productivity in a post-pandemic retail environment.
Sosialisasi dan Edukasi Sukuk bagi Pengurus Masjid Kementerian/Lembaga dan BUMN Kusuma, Airlangga Surya; Faizi, Faizi; Widodo, Purwanto; Levianto, Jubei
Jurnal Pustaka Dianmas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/dianmas.v5i2.6553

Abstract

The sukuk market in Indonesia is still facing problems, even though Indonesia is a Muslim-majority country. One of the problems that hinders the development of the sukuk market is the poor understanding of sukuk. Therefore, training is needed to improve the community’s understanding of sukuk. To be more effective, the training should be aimed at parties that influence the community, such as mosque administrators. With this training, mosque administrators’ understanding of sukuk can be increased, and mosque administrators can pass on this understanding to a wider community. To carry out the training, the UPN Veteran Jakarta community service team collaborated with the Mosque Administrator Forum of Ministries/Institutions and SOEs to socialize sukuk for mosque administrators. The community service activity used a lecture method, followed by a discussion session. The result of this training is that mosque administrators have a better understanding of sukuk. Furthermore, mosque administrators should pass on knowledge about sukuk to the wider community.
Kesiapan Digital sebagai Moderator Pengetahuan Product Knowledge and Reward Systems on Employee Adaptability di Industri Ritel Vape Fathreza, Muhamad Fajri; Levianto, Jubei
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15030

Abstract

Inovasi produk yang pesat, pergeseran preferensi konsumen, dan digitalisasi yang semakin intensif telah menciptakan lingkungan yang sangat dinamis bagi industri ritel vape di Indonesia. Karyawan dituntut untuk menguasai pengetahuan produk yang berkembang cepat sekaligus beradaptasi dengan sistem digital seperti platform point-of-sale, aplikasi inventaris, dan alat keterlibatan pelanggan yang semakin membentuk efisiensi operasional. Meskipun transformasi digital semakin relevan dalam ritel, penelitian yang menguji bagaimana kesiapan digital karyawan memperkuat efek faktor sumber daya manusia terhadap perilaku adaptif di sektor baru ini masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh pengetahuan produk dan sistem penghargaan (reward system) terhadap adaptabilitas karyawan, serta menyelidiki peran moderasi dari kesiapan digital. Menggunakan desain kuantitatif cross-sectional, data dikumpulkan dari karyawan di berbagai gerai ritel vape di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (PLS-SEM) diterapkan untuk menguji validitas pengukuran dan mengevaluasi hubungan yang dihipotesiskan. Temuan menunjukkan bahwa pengetahuan produk yang kuat secara signifikan meningkatkan adaptabilitas dengan meningkatkan kepercayaan diri dan akurasi karyawan dalam mengelola pembaruan produk yang sering terjadi. Sistem penghargaan yang adil dan memotivasi juga berkontribusi positif dengan mendorong keterlibatan proaktif terhadap perubahan organisasi. Selain itu, kesiapan digital diidentifikasi sebagai moderator yang signifikan, yang memperkuat efek positif dari pengetahuan produk dan sistem penghargaan terhadap perilaku adaptif. Karyawan yang menunjukkan kenyamanan dan keterbukaan lebih tinggi terhadap teknologi digital menunjukkan adaptabilitas yang jauh lebih kuat. Hasil ini menyoroti pentingnya strategis investasi dalam literasi digital, pelatihan produk terstruktur, dan mekanisme penghargaan transparan untuk memperkuat ketahanan organisasi dan mendukung kinerja berkelanjutan di era digital.
Pengaruh Rotasi Kru Terhadap Kinerja Kru Yang Dimediasi Oleh Stres Kerja Pada Industri Pelayaran Alimin, Alimin; Levianto, Jubei
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15052

Abstract

Fluktuasi kinerja dan risiko human error di industri pelayaran yang berisiko tinggi sering kali dipicu oleh kegagalan manajemen dalam mengelola ritme kerja dan kondisi psikologis awak kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh rotasi kru terhadap kinerja kru melalui peran mediasi stres kerja, dengan menggunakan landasan teori Job Demands-Resources (JD-R) Model. Penelitian kuantitatif ini dilakukan melalui survei kuesioner terhadap 100 responden pelaut aktif dari berbagai jenjang kepangkatan. Data dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pelaksanaan rotasi kru yang baik berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat stres kerja. Sebaliknya, tingginya stres kerja terbukti mendegradasi kinerja operasional dan keselamatan kru secara signifikan. Temuan kebaruan (novelty) penelitian ini membuktikan bahwa stres kerja berperan sebagai mediator vital; artinya, ketidakpastian jadwal pergantian awak (crew change) merusak kinerja melalui mekanisme peningkatan tekanan psikologis yang gagal dikelola. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan pelayaran untuk menerapkan sistem penjadwalan yang transparan dan menyediakan dukungan pemulihan mental di atas kapal sebagai strategi mitigasi risiko keselamatan.
Strategies for Improving Food Security in Remote and Outermost Island Areas Levianto, Jubei; Kusuma, Airlangga Surya; Warsidi, Warsidi
Journal La Sociale Vol. 7 No. 1 (2026): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v7i1.2752

Abstract

Food security in remote and outermost islands is an increasingly urgent strategic issue in the context of sustainable development in Indonesia. This study aims to analyze the challenges, strategies, and policy implications of food security in these regions using a literature review method. A total of 21 scholarly articles and policy documents (2021–2025) were critically reviewed based on the FAO’s five-pillar framework: availability, access, utilization, stability, and sustainability/agency. Findings reveal that limited local production, high food distribution costs, dietary shifts from traditional foods to low-nutrition imports, climate vulnerability, and low community participation are the main drivers of food insecurity. The latest FSVA 2025 data indicates national improvement, with food-vulnerable areas reduced from 92 districts (2024) to 81 (2025). The Food Security Index (IKP 2024) also highlights persistent vulnerability pockets, particularly in small and outermost islands. In response, the National Food Agency (NFA) has strengthened the Diverse, Nutritious, Balanced, and Safe Food Program (B2SA) in 809 locations and accelerated the implementation of the Free Nutritious Meal (MBG) program in 3T areas such as Morotai and Nias Selatan. These initiatives prioritize the use of local food resources (fish, maize, horticultural products) and the establishment of MBG kitchens that comply with nutrition and food safety standards. The most relevant strategies for the Indonesian context include local food diversification (sago, maize, cassava, fish, moringa), agroforestry, blue food governance, strengthening local institutions, and integrating national programs such as the sea toll and MBG