Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN BAHASA INDONESIA DALAM MENDORONG KOLABORASI EKONOMI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Fidia Wati; Fitrah Maya Sari Hasugian; Ika Febriana; Maya Wulandari; Sarah Bakara
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bahasa Indonesia dalam mendorong kolaborasi ekonomi untuk pembangunan berkelanjutan. Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai pihak dalam upaya kolaboratif. Dalam konteks ini, bahasa berperan penting dalam menciptakan pemahaman yang lebih baik antara pelaku ekonomi, baik di tingkat lokal maupun internasional, sehingga memfasilitasi pertukaran ide dan inovasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui analisis ini, ditemukan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam forum-forum ekonomi, seminar, dan diskusi publik dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperkuat jaringan kolaborasi. Selain itu, tantangan yang dihadapi dalam penggunaan bahasa ini, seperti perbedaan dialek dan pemahaman, juga diidentifikasi sebagai faktor yang perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi kolaborasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan penggunaan Bahasa Indonesia dalam konteks ekonomi sangat penting untuk mendukung inisiatif pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Pengaruh game online dan tinjauannya terhadap nilai-nilai Pancasila: Studi kasus SMA Negeri 1 kabanjahe Syuratty Astuti Rahayu Manalu; Febri Br Hutabarat; Fidia Wati; Mery Kristiani; Rina Rina; Salma Diani; Uswatul Akmalia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh game online terhadap pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa SMA Negeri 1 Kabanjahe. Survei terhadap 96 siswa kelas XI dan XII mengungkapkan dampak kompleks game online. Hasil menunjukkan potensi positif dalam meningkatkan kerja sama (66,1%), hubungan sosial (70%), dan pemahaman keberagaman (41,5%). Namun, terdapat tantangan signifikan, terutama pada aspek religiusitas dengan 60,4% responden merasa hubungan dengan Tuhan terganggu, serta dalam hal nasionalisme dan keadilan. Pengaruh game online terhadap nilai-nilai Pancasila bergantung pada jenis game, intensitas bermain, dan kesadaran individu. Penelitian merekomendasikan pendekatan komprehensif meliputi edukasi, integrasi nilai Pancasila dalam pembelajaran, pembatasan waktu bermain, promosi game edukasi, serta monitoring berkelanjutan untuk memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif terhadap internalisasi nilai-nilai Pancasila.
Etika Bisnis dalam Perlindungan Data Pribadi Konsumen di Era Bisnis Digital: dalam Studi Literatur Khairani Alawiyah Matondang; Tia Handani; Annisa Handayani; Fidia Wati
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): September : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v4i3.5508

Abstract

The rapid digital transformation has fundamentally altered contemporary business operational paradigms and generated crucial issues regarding the security of customers' personal information. This study explores the implementation of ethical principles in the business world, particularly concerning the protection of consumer personal information within the digital economy context, employing a systematic literature review methodology. Information gathering was conducted through comprehensive examination of scholarly publications discussing business morality, information confidentiality in the digital realm, and personal data security by applying qualitative research methodology. The findings reveal that customer personal information has transformed into a strategic commodity with high economic value within the digital business ecosystem, while simultaneously triggering substantial security threats such as information security breaches, identity theft, and irresponsible data exploitation. Although Indonesian regulations have been established through Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection and the Electronic Information and Transactions Law, their implementation continues to face numerous obstacles including jurisdictional limitations over international business entities, minimal digital literacy among the public, and the complexity of artificial intelligence technology that presents contemporary privacy threats. This research concludes that business morality in personal data protection is not merely a juridical obligation, but also a fundamental investment strategy for building consumer credibility and sustainable business continuity in the long term. The practical implications of this research underscore the urgency of cross-stakeholder collaboration in realizing a credible and secure digital ecosystem.