Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Sub Das Opak Menggunakan Metode Weighted Overlay Hanum, Lathifah; El Ravi, Avra Abida; Febrianty, Desy Rahma; Azizah, Naila Arsy Kun; Normalita, Reyna; Rahmawati, Danila Nur; Rahmayidin, Faradhina; Aufal, Fayzal Burhan; Estiono, Meru Sigit
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i01.70761

Abstract

Analisis tingkat kerawanan banjir di Sungai Opak dengan menggunakan metode Weighted Overlay merupakan langkah penting dalam memahami dinamika kompleks lingkungan sungai. Banjir di Sungai Opak akan berakibat pada kehidupan masyarakat karena merupakan sungai yang berada di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul sebagai dua kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kerawanan banjir di Sub DAS Opak diketahui juga dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi, seperti curah hujan, kemiringan lereng, ketinggian lahan, jenis tanah, dan penggunaan lahan. Hal tersebut menghasilkan analisis bahwa kerawanan banjir di Sub DAS Opak didominasi oleh kerawanan tinggi, sedang, dan sangat tinggi. kerawanan banjir di Sub DAS Opak hanya didominasi oleh kerawanan tinggi, sedang, dan sangat tinggi secara berurutan sebesar 30,698%, 65,307%, dan 3,235%. Oleh karena itu, upaya tanggap bencana serta mitigasi bencana harus dilakukan secara sinergis antar daerah.
Analisis Peran Pancasila dan UUD 1945 dalam Menjamin Kebebasan Beragama di Indonesia Devizca, Felycia; Estiono, Meru Sigit; Damayanti, Mahda Ryzma; Salim, Kania Nailah Syifa; Maretha, Freya Alif; Sholihah, Karina; Hilmii, Muhammad; Nur’aini, Habibah; Fazila, Devira Ammara; Elnathan, Miracle; Andriyan, Grachela Matasha
Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024, Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan (
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jce.v8i1.10090

Abstract

Indonesia mendasarkan diri pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) merupakan landasan negara yang mengatur kehidupan berbangsa. Pancasila, khususnya sila pertama, "Ketuhanan Yang Maha Esa," menjamin kebebasan beragama dan menghormati berbagai agama di Indonesia. Namun, kepercayaan tradisional sering tidak diakui setara dengan lima agama resmi, menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana negara dapat menjamin kebebasan beragama tanpa diskriminasi. Diskusi juga muncul tentang apakah agama harus berada di ranah privat atau publik, mengingat agama memiliki aspek pribadi dan publik yang signifikan di Indonesia. Negara bertanggung jawab melindungi kebebasan beragama warganya tanpa campur tangan berlebihan. Konsep sekularisme dipertimbangkan sebagai alternatif yang memungkinkan keragaman keyakinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif deskriptif, menganalisis literatur dan data sekunder. Kebebasan beragama diatur dalam UUD 1945 sebagai hak asasi manusia yang tidak dapat diganggu gugat. Kesimpulan utama adalah pentingnya pengakuan keragaman kepercayaan dan komitmen terhadap kebebasan beragama untuk menciptakan masyarakat harmonis.
Enhancing Preliminary Database of Volcanic Debris Avalanches in Indonesia: A Focus on Morphological Type and Geological Data Malawani, Mukhamad Ngainul; Hamdani, Agus Jaiz; Abidin, Imam Alief Naufal; Estiono, Meru Sigit; Pratiwi, Dinda; Lavigne, Franck; Handayani, Tiara; Suhendro, Indranova
Indonesian Journal on Geoscience Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Geological Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17014/ijog.13.1.1-11

Abstract

Indonesia has many cases of volcanic debris avalanche (VDA), which is fifty-four events from the inventory conducted by MacLeod (1989). However, data on the characteristics of VDA provided is limited, therefore it is necessary to develop detailed information related to these fifty-four cases. This study focuses on morphological and geological inventory of the VDA in Indonesia. Using the DEM database, morphological features were analyzed and four classes were determined, namely (1) volcanoes with horseshoe-shaped scar only; (2) volcanoes with no horseshoe-shaped scar, but has DAD (debris avalanche deposit); (3) volcanoes with no horseshoe-shaped scar, and no DAD; and (4) volcanoes with horseshoe-shaped scar and with DAD. Most of the volcanoes that have VDA are clustered in the first class. From the geological map, three main main pieces of information can be obtained: relative age, rocks/materials, and structure. Of fifty-four reported VDA events, the age of the rocks build the volcano that commonly ranges the Pliocene, Pleistocene, and Holocene. The composition material is relatively uniform, consisting of lava with basalt-andesite rock types. Scar structures are also delineated in some volcanoes. Based on these characterization results, its relationship with volcano types in Indonesia (e.g. type A, B, C) was analyzed to determine the potential for reoccurrence of VDA. Further analysis is proposed, along with a more comprehensive characterization of the VDA in Indonesia, particularly at the type A volcanoes, such as Dempo, Galunggung, Gede, Papandayan, Sundoro, and Raung.