Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL CRANKSHAFT

Analisis Pengaruh Kecepatan Spindle dan Variasi Pahat HSS terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST 42 dalam Proses Bubut Konvensional dengan Metode Taguchi Paliling, Formanto; Simon, Christof Geraldi; Sudirman, Zainal; Lazarus, Risa; Bethony, Frans Robert; Jhoy, Zerial
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan spindle dan variasi pahat High-Speed Steel (HSS) terhadap kekasaran permukaan baja ST 42 selama proses bubut konvensional dengan metode Taguchi. Dalam metode penelitian ini, tinjauan literatur dilakukan untuk menetapkan kerangka kerja, diikuti dengan persiapan peralatan dan bahan serta pelaksanaan proses pemesinan yang sesuai. Analisis hasil menunjukkan bahwa faktor jenis pahat (Faktor A) memiliki pengaruh signifikan terhadap kekasaran permukaan, khususnya dengan pahat HSS Bohler Molibdenum 2 menunjukkan kinerja terbaik. Sementara itu, faktor kecepatan spindle (Faktor B) juga berpengaruh signifikan, di mana peningkatan kecepatan spindle menyebabkan peningkatan kekasaran permukaan. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan karakteristik kualitas hasil pemesinan, disarankan untuk menggunakan pahat HSS Bohler Molibdenum 2 pada kecepatan spindle 500 rpm sebagai pengaturan faktor proses yang optimal. Dengan demikian, metode Taguchi telah membantu dalam merumuskan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kualitas pemesinan baja ST 42 dalam proses bubut konvensional.
Rekayasa Press Tool Chips Proses Manufaktur dengan Sistem Pneumatik Sudirman, Zainal; Astuty, Astuty; Syaiful, Syaiful; Fuadi, Muhammad Ghufron
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13912

Abstract

Industri manufaktur pada sektor ekonomi yang berfokus pada produksi barang secara manual atau menggunakan mesin-mesin khusus. Proses produksi ini dapat melibatkan banyak tahap, mulai dari desain produk, pengadaan bahan baku, manufaktur, pengemasan, hingga distribusi. Pada proses permesinan akan selalu menghasilkan geram atau chips baik pada mesin konvensional maupun mesin CNC. Namun Chips juga memiliki dampak negatif dalam proses manufaktur karena dapat menjadi sumber potensial yang mengganggu kebersihan di lingkungan kerja. Maka penyimpanan chips dalam proses permesinan sangat penting untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan efisiensi operasional. Dalam mengatasi hal tersebut maka perlu adanya sebuah alat press untuk menekan/mengepress Chips agar dapat dikemas dan tersimpan rapi. Pendekatan penelitian rancang bangun dan eksperimen laboratorium untuk mengukur massa jenis suatu material banyak digunakan. Peningkatan tekanan (Bar) secara konsisten mempercepat waktu proses press dan meningkatkan kapasitas press (kg/s). Pada tekanan 6 Bar, kapasitas press menunjukkan angka yang lebih tinggi dalam kondisi penekanan yang sama dibandingkan tekanan 4 dan 5 Bar, sehingga tekanan ini dapat dianggap optimal dalam hal efisiensi waktu dan output. Kata Kunci: Industri Manufaktur, Geram atau Chips, Alat Press
Rancang Bangun Mesin Pembuat Makaroni dengan Penggerak Motor Listrik 1 HP Sudirman, Zainal; Fuadi, muhammad Ghufron; Tahir, Haerani
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15026

Abstract

Abstract - The advancement of technology in the modern era has significantly driven the adoption of machinery in the food industry to enhance production efficiency, product consistency, and cost-effectiveness. Among the various processed food products, macaroni—produced primarily from wheat flour—has gained popularity due to its unique texture, taste, and adaptability to various culinary applications. However, in Indonesia, small and medium-sized enterprises (SMEs) often rely on raw macaroni materials supplied by large manufacturers, which increases dependency and production costs. This study presents the design and development of a compact macaroni-making machine driven by a 1 HP electric motor, aimed specifically at empowering SMEs to produce macaroni independently. The machine is engineered to produce elbow-shaped macaroni and is capable of achieving a production rate of 23 kilograms per hour. The design methodology involves the calculation of required torque and rotational speed, selection of appropriate materials, and integration of essential components such as the extrusion barrel, screw conveyor, cutting mechanism, and a power transmission system using pulleys and belts. Performance evaluations were conducted to assess the mechanical reliability and production output of the machine. Results indicate that the machine performs consistently under continuous operation, with an average production output of 306.5 grams per minute. Additionally, a cost analysis reveals that the total machine fabrication cost is Rp 5,225,500, with a break-even point (BEP) achieved after processing approximately 1,520 kilograms of macaroni, equivalent to about 12 operational days. This innovation offers an accessible and affordable solution for SME players in the food processing sector, aiming to reduce dependency on large suppliers and improve production autonomy. The study concludes that the proposed machine can significantly contribute to enhancing the productivity and profitability of small-scale food industries. Keywords: macaroni making machine, 1 HP electric motor, extruder, small and medium industries.