Safira Nur Arifah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP ANAK MENURUT STANDAR LEMBAGA PERLINDUNGAN ANAK (LPA) JABAR Irfan Muhammad Ihsanuddin; Rizky Munandar; Sofie Mayda Sugihfauzia Permana; Safira Nur Arifah; Dede Kania
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 3 (2023): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v1i3.723

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pencegahan dan penanggulangan pelecehan seksual terhadap anak menurut lembaga perlindungan anak (LPA) di Jawa Barat. Isu kekerasan seksual terhadap anak semakin sering muncul, terutama di wilayah Jawa Barat. Data menunjukkan peningkatan kasus pelecehan seksual terhadap anak, terutama selama pandemi COVID-19. LPA Jawa Barat memiliki peran penting dalam menangani dan meminimalkan angka kekerasan seksual terhadap anak dengan memberikan layanan hukum, pengkajian, dan penyuluhan terkait undang-undang perlindungan anak. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini sifatnya adalah deskriptif dengan memakai pendekatan penelitian yuridis normatif. Penelitian ini juga merinci tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam penanganan kasus pelecehan seksual anak, termasuk keterbatasan rumah aman, kurangnya kesadaran orang tua, dan perubahan petugas penangan kasus. Penelitian ini menganalisis sistem pelaporan kekerasan anak, yang berperan penting dalam melindungi hak dan kesejahteraan anak. Upaya pencegahan, dukungan, dan peradilan juga disoroti dalam penelitian ini, dan penulis menguraikan berbagai kendala yang dihadapi oleh LPA Jawa Barat dalam pekerjaan mereka.
Understanding the Characteristics of Muhkam and Mutashabih Verses Through the Twentieth Principle in al-Qawā‘id al-Ḥisān by Abdurrahman al-Sa‘dī Safira Nur Arifah; Mohammad Athoillah; Ali Khosim
Jurnal Semiotika Quran Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsq.v5i2.32056

Abstract

Understanding of the Qur’an can be achieved through mastery of the various disciplines encompassed within ʿulūm al-Qur’ān, one of which is the branch of knowledge that discusses the muhkam and mutashabih verses. This study aims to elaborate more deeply on the characteristics of muhkam and mutashabih verses by referring to the twentieth principle in al-Qawā‘id al-Ḥisān fī Tafsīr al-Qur’ān by  Abdurrahman al-Sa‘dī.  Using a  qualitative-descriptive approach based  on library research, the twentieth principle in al-Qawā‘id al-Ḥisān maps verses into three categories: entirely muhkam, entirely mutashabih, and verses that contain elements of both muhkam and mutashabih to a certain degree. The results of the study indicate that muhkam verses possess several main characteristics: their meanings are clear and their intent can be understood; they do not require interpretation (ta’wil); they can stand independently without reliance on other verses; their wording is not repetitive; and they contain legal provisions such as commands, promises, and threats. As for mutashabih verses, their characteristics are as follows: some of their meanings cannot be fully comprehended by human beings and their ultimate knowledge rests only with Allah SWT, such as the occurrence of the Day of Judgment; others can be understood through interpretation and in-depth study; they require ta’wil; they cannot stand independently without reference to other verses; their wording tends to be repetitive; and they often contain narratives and parables