Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Aplikasi Canva dalam Media Pembelajaran Bahasa Arab Annashir, Aslam; Harahap, Dita Andini; Wandana, Nina; Nasution, Sahkholid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada saat ini sangat memberikan pengaruh pada segala aspek yang ada didunia termasuk dinegara kita yaitu Indonesia, dengan perkembangan teknologi tersebut memberikan pengaruh yang besar pula pada pendidikan dan termasuk didalam proses pembelajaran bahasa Arab. Pada proses pembelajaran bahasa Arab tentunya membutuhkan sebuah media pembelajaran dalam prosesnya agar terciptanya pembelajaran yang efektif dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Dalam penelitian ini, ditemukannya beberapa manfaat, kendala, dan tantanngan dalam penggunaan aplikasi Canva. Tujuan dari penelitian ini untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran & memudahkan para peserta didik dalam pemahamannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan studi literatur atau menggunakan penelitian terdahulu yang telah dipublikasikan sebagai acuan dalam pembahasan dan penelitian. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Canva dalam pengembangan media pembelajaran bahasa Arab interaktif meliputi: (1) Infografis kosakata, dapat membantu siswa mengingat kosakata baru melalui gambar atau ilustrasi; (2) Poster tata bahasa yang menarik sebagai referensi aturan tata bahasa di kelas; (3) Presentasi interaktif dengan elemen multimedia untuk menjelaskan konsep kompleks; dan (4) Kuis dan aktivitas interaktif yang memungkinkan siswa belajar sambil bermain.
Peran Guru dalam Pencegahan dan Penanganan Dampak Bullying terhadap Kesehatan Mental Siswa/i di UPT SD N 01 Desa Pematang Jering Sitorus, Mayang Sari; Zahara, Mutia; Wandana, Nina; Aisyah, Siti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran guru dalam pencegahan dan penanganan dampak bullying terhadap kesehatan mental siswa/i di UPT SD N 01 Desa Pematang Jering. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan perspektif guru, siswa/i, dan orang tua dalam konteks bullying di sekolah. Metode pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, siswa/i, dan orang tua, serta analisis dokumen terkait bullying di sekolah. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema kunci dan pola yang muncul dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam pencegahan dan penanganan dampak bullying terhadap kesehatan mental siswa/i. Guru berperan sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung. Guru juga dapat berperan sebagai mediator dalam konflik dan membantu siswa/i yang menjadi korban bullying untuk mendapatkan bantuan dan dukungan yang mereka butuh kan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa peran guru dalam pencegahan dan penanganan bullying sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pengetahuan dan pemahaman guru tentang bullying, sikap dan perilaku guru terhadap bullying, serta dukungan dari pihak sekolah dan orang tua. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi guru, sekolah, dan orang tua untuk meningkatkan peran guru dalam pencegahan dan penanganan dampak bullying terhadap kesehatan mental siswa/i. Rekomendasi tersebut meliputi: meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru tentang bullying, mengembangkan program pencegahan bullying yang efektif, membangun sistem pelaporan bullying yang mudah diakses, serta meningkatkan kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam menangani kasus bullying.