Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STRATEGI MARKETING MIX DALAM UPAYA MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH PEMBIAYAAN IJARAH DI BMT AL ISHLAH KOTA JAMBI Sholikhah Ratna Dewi; Habriyanto; Ahmad Syahrizal
Jurnal Publikasi Manajemen Informatika Vol. 2 No. 3 (2023): SEPTEMBER: JURNAL PUBLIKASI MANAJEMEN INFORMATIKA
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupumi.v2i3.1257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi marketing mix dalam upaya meningkatkan jumlah nsabah pembiayaan ijarah di BMT Al-Ishlah Kota Jambi. Dalam hal ini penulis membatasi masalah yang dibahas yaitu hanya pemaparan tentang bagaimana strategi marketing mix, faktor penghambat dan upaya yang dilakukakan BMT Al-Ishlah Kota Jambi dalam meningkatkan jumlah nasabah pembiayaan ijarah. Oleh karena itu, secara tidak langsung penelitian ini dapat memberikan manfaat seperti, menambah pengetahuan dan pengalaman, sebagai bahan untuk melakukan penelitian khususnya yang memiliki relevansi dengan penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan metode kualitatif. Jenis dan sumber catat penelitian ini berupa data primer (bersumber dari hasil penelitian dilapangan) dan data sekunder (data yang tidak langsung memberikan data kepada peneliti seperti dokumen resmi website dll). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan (1) Reduksi Data, (2) Penyajian Data, (3) Conclusing Drawing/Verification. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan hal berikut. BMT Al-Ishlah menarik nasabah agar pembiayaan ijarah meningkat dengan Strategi marketing mix menggunakan 7P diantaranya yaitu: product, price, place, promotion, people, process, physical evidence, ketuju marketing mix ini sudah diterapkan akan tetapi belum berjalan maksimal dalam penerapannya. Faktor penghambat dihadapi BMT Al-Ishlah yakni dari segi sumber daya manusia, peran DPS (Dewan Pengawas Syariah) yang masih lemah, serta dana untuk mempromosikan produk-produk BMT, sarana dan prasarana seperti teknologi yang masih terbatas. Adapun cara mengatasinya dengan meningkatkan jumlah nasabah dan meningkatkan sumber daya manusia dengan menerapkan 5C yaitu: character, capacity, capital,collateral, conditional of economic.
IMPLEMENTASI AKUNTANSI BERBASIS MAQASHID SYARIAH: STUDI KASUS PADA PEMBIAYAAN DI BMT BINA INSAN SEJAHTERA JAMBI Icha Pratiwi Saputri; Habriyanto; M. Maulana Hamzah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.64491

Abstract

This study aims to analyze the application of maqashid-based Sharia accounting in microfinance practices at BMT Bina Insan Sejahtera Jambi. The study was motivated by the gap between the ideal concept of Sharia accounting and its practical application, particularly regarding transparency, accountability, fairness, and customer welfare. This study employs a qualitative approach using the case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion-drawing techniques. The findings indicate that the implementation of maqashid-based Islamic accounting at BMT Bina Insan Sejahtera Jambi has generally been carried out in accordance with Islamic principles, particularly in promoting fairness in financing, transparency in financial management, and social responsibility through the distribution of zakat, infaq, and sadaqah funds. The institution also demonstrates efforts to protect wealth (hifz al-mal), maintaining fairness in transactions and improving members’ well-being. However, several challenges remain, including limited human resources, the need to optimize accounting systems, and the need for stronger integration of maqashid syariah principles into operational practices. This study contributes to the development of Sharia accounting literature at the microfinance level and provides practical recommendations for strengthening maqashid Sharia-based governance in Sharia microfinance institutions.