Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMAHAMAN NASABAH TENTANG KONSEP PEMBIAYAAN AKAD MUSYARAKAH MUTANAQISAH (MMQ) PADA PEMBIAYAAN KPR SUBSIDI DI BANK 9 JAMBI SYARIAH Habriyanto; M. Taufik Ridho; Shafira Amida
Jurnal Publikasi Manajemen Informatika Vol. 2 No. 2 (2023): MEI: JURNAL PUBLIKASI MANAJEMEN INFORMATIKA
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupumi.v2i2.711

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari pemahaman nasabah terhadap konsep pembiayaan akad musyarakah mutanaqisah pada KPR Syariah Bank 9 Jambi Syariah baik terhadap operasional bank syariah dan juga terhadap produk-produk yang ditawarkan oleh bank syariah juga dapat dikatakan masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemahaman nasabah Bank 9 Jambi Syariah tentang konsep pembiayaan musyarakah mutanaqisah pada pembiayaan KPR subsidi syariah dan untuk mengetahui kendala dalam pelaksanaan akad pembiayaan MMQ pada KPR (Kredit Pemilikan Rumah) syariah subsidi di Bank 9 Jambi Syariah. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif terhadap pemahaman nasabah Bank 9 Jambi Syariah tentang konsep pembiayaan musyarakah mutanaqisah pada pembiayaan KPR subsidi syariah. Terdapat beberapa jenis pembiayaan KPR syariah yang dipahami oleh responden, terutama dalam akad yang digunakan oleh nasabah KPR subsidi syariah ini adalah akad musyarakah mutanaqisah yang hanya dipahami 18 responden atau 20,5%. Jenis pembiayaan jual beli dalam akad murabahah sebanyak 46 atau 52,3%. Pemahaman pada konsep produk KPR syariah yang mengatakan bahwa produk KPR Syariah ini tidak mengandung riba sebanyak 31 responden atau 35,2%. Risiko kredit merupakan problematika yang paling sering terjadi dalam pembiayaan dan itu dipahami oleh 53 atau 60,2% responden. Ternyata dari hasil penelitian ini dapatkan beberapa faktor yang menyebabkan faktor-faktor penyebab pembiayaan bermasalah pada Bank 9 Jambi Syariah berasal dari dua faktor yaitu faktor dari nasabah dan faktor dari Bank 9 Jambi Syariah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN BATANG HARI Habriyanto; Ahmad Syukron Prasaja; Dewi Rukanti
Jurnal Publikasi Manajemen Informatika Vol. 2 No. 2 (2023): MEI: JURNAL PUBLIKASI MANAJEMEN INFORMATIKA
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupumi.v2i2.720

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan proses kenaikan kapasitas produksi atau output dari komoditas yang dihasilkan oleh suatu negara dan direalisasikan dengan peningkatan PDB atau output nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji IPM, rasio ketergantungan, dan PMDN terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batang Hari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, Rasio Ketergantungan dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kabupaten Batang Hari selama periode 2015-2020. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sesuai dengan kriteria ketetapan sampel. Jumlah sampel yang yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam kurun waktu 5 tahun. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan nilai adjusted R square sebesar 0,852 atau 85,2%, hal ini berarti menunjukan bahwa variabel IPM, rasio ketergantungan dan PMDN terhadap pertumbuhan ekonomi memberikan pengaruh sebesar 85,2 % dan sisanya 14,8 % dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa variabel IPM, rasio ketergantungan dan PMDN secara bersamaan berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
STRATEGI MARKETING MIX DALAM UPAYA MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH PEMBIAYAAN IJARAH DI BMT AL ISHLAH KOTA JAMBI Sholikhah Ratna Dewi; Habriyanto; Ahmad Syahrizal
Jurnal Publikasi Manajemen Informatika Vol. 2 No. 3 (2023): SEPTEMBER: JURNAL PUBLIKASI MANAJEMEN INFORMATIKA
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupumi.v2i3.1257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi marketing mix dalam upaya meningkatkan jumlah nsabah pembiayaan ijarah di BMT Al-Ishlah Kota Jambi. Dalam hal ini penulis membatasi masalah yang dibahas yaitu hanya pemaparan tentang bagaimana strategi marketing mix, faktor penghambat dan upaya yang dilakukakan BMT Al-Ishlah Kota Jambi dalam meningkatkan jumlah nasabah pembiayaan ijarah. Oleh karena itu, secara tidak langsung penelitian ini dapat memberikan manfaat seperti, menambah pengetahuan dan pengalaman, sebagai bahan untuk melakukan penelitian khususnya yang memiliki relevansi dengan penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan metode kualitatif. Jenis dan sumber catat penelitian ini berupa data primer (bersumber dari hasil penelitian dilapangan) dan data sekunder (data yang tidak langsung memberikan data kepada peneliti seperti dokumen resmi website dll). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan (1) Reduksi Data, (2) Penyajian Data, (3) Conclusing Drawing/Verification. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan hal berikut. BMT Al-Ishlah menarik nasabah agar pembiayaan ijarah meningkat dengan Strategi marketing mix menggunakan 7P diantaranya yaitu: product, price, place, promotion, people, process, physical evidence, ketuju marketing mix ini sudah diterapkan akan tetapi belum berjalan maksimal dalam penerapannya. Faktor penghambat dihadapi BMT Al-Ishlah yakni dari segi sumber daya manusia, peran DPS (Dewan Pengawas Syariah) yang masih lemah, serta dana untuk mempromosikan produk-produk BMT, sarana dan prasarana seperti teknologi yang masih terbatas. Adapun cara mengatasinya dengan meningkatkan jumlah nasabah dan meningkatkan sumber daya manusia dengan menerapkan 5C yaitu: character, capacity, capital,collateral, conditional of economic.