Muhaimin, Rizky Akbar
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Recovery Kemualafan Yayasan Mualaf Center Indonesia Kota Pematang Siantar Muhaimin, Rizky Akbar; Harahap, Indra; Siregar, Husna Sari
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v7i3.3489

Abstract

The issues of this research are based on the lack of guidance for converts, who are new to Islam and are still vulnerable in their faith. The purpose of this research is to find out the extent of the development of converts to Islam and to see the guidance implemented by the Mualaf Center Foundation in implementing their programmes. This research uses a qualitative method with a fielld relselarch. Data were collected through direct observation and in-depth interviews with converts who participated in the coaching programme at the Indonesian Mualaf Center Foundation in Pematang Siantar City. The purposive sampling technique was used to select informants who are relevant and have significant experience in the coaching programme. The data obtained were then analysed using thematic analysis to identify patterns and main themes that emerged related to the effectiveness of the converts' coaching program. The results of this study indicate that the Indonesian Mualaf Center Foundation in Pematang Siantar City has successfully fostered converts through various structured programmes. The converts reported improved ability to read the Quran and a better understanding of the teachings of Islam. The coaching programme includes religious classes, Quran reading training, and social support. The foundation's success is also evident from the high level of satisfaction among converts, who feel more integrated and supported within the Muslim community. Challenges faced include the need for more resources and trained teaching personnel.
STUDI PEMIKIRAN FILOSOF MUSLIM MENGENAI AKIDAH Muhaimin, Rizky Akbar; Aisyah, Siti; Siregar, Meida Sari; Zulfadli, Zulfadli; Basri, Muhammad; Lubis, Zulfahmi
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 24 No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v24i1.6055

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemikiran para filosof Muslim mengenai akidah dengan menekankan integrasi antara wahyu dan akal sebagai fondasi keimanan yang rasional dan argumentatif. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau library research, dengan sumber data berupa buku klasik dan kontemporer serta artikel jurnal yang relevan dengan filsafat Islam dan teologi rasional. Fokus pembahasan diarahkan pada pemikiran tokoh utama, yaitu al Kindi, al Farabi, Ibn Sina, al Ghazali, dan Ibn Rusyd, khususnya terkait konsep ketuhanan, kenabian, jiwa, serta hubungan antara akal dan wahyu. Hasil kajian menunjukkan bahwa para filosof Muslim tidak memandang akidah sebagai keyakinan dogmatis semata, melainkan sebagai kerangka teologis yang dapat dipahami dan dipertanggungjawabkan secara rasional. Perbedaan pendekatan para tokoh memperkaya khazanah pemikiran akidah Islam dan menunjukkan dinamika intelektual yang beragam. Dalam konteks kontemporer, pemikiran para filosof Muslim tetap relevan dalam menjawab tantangan krisis keimanan, ekstremisme agama, sekularisme, dan melemahnya tradisi berpikir kritis dalam pendidikan Islam. Oleh karena itu, integrasi akal dan wahyu dapat menjadi landasan penting bagi penguatan akidah yang moderat, rasional, dan kontekstual di era modern..
KARAKTER DISIPLIN BERBASIS HADIS ADAB MINUM DAN MELEPAS SENDAL : TINJAUAN PSIKOLOGI DAN KESEHATAN Batubara, Alwi Umar; Muhaimin, Rizky Akbar; Fitrahyani, Rizka; Aisyah, Siti; Sinaga, Ali Imran
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 24 No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v24i1.6242

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa praktik minum sambil berdiri dan melepas sendal dengan kaki kiri masih umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter disiplin melalui praktik hadis tersebut dari perspektif psikologi dan kesehatan, serta menyajikan strategi pendidikan karakter berbasis nilai Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research (penelitian kepustakaan), melalui pengumpulan dan analisis data dari buku, jurnal, artikel, dan literatur relevan secara deskriptif untuk menghasilkan pemahaman komprehensif tentang topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis larangan minum sambil berdiri dan anjuran melepas sandal dengan kaki kiri berstatus sahih dan dipahami sebagai bimbingan adab (irsyād), bukan ketentuan hukum yang bersifat mutlak. Analisis hadis menegaskan bahwa praktik tersebut berfungsi sebagai sarana pendidikan karakter melalui pembiasaan perilaku sederhana yang menumbuhkan disiplin, ketenangan, dan kesadaran diri. Dari perspektif kesehatan, posisi duduk saat minum lebih mendukung fungsi pencernaan dan keseimbangan fisiologis tubuh. Sementara itu, kajian psikologi menunjukkan bahwa pembiasaan adab, termasuk bagi individu kidal, berperan dalam penguatan self-regulation tanpa meniadakan perbedaan biologis. Dengan demikian, hadis-hadis adab ini relevan sebagai fondasi integratif pembentukan karakter disiplin dalam perspektif Islam, psikologi, dan kesehatan.