Pinanga, Yangie Dwi Marga
Universitas Tjut Nyak Dhien

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI KOMPARATIF PREDIKSI PROFIL ADMET OBAT SINTETIS DENGAN SENYAWA AKTIF TANAMAN HERBAL ANTIMALARIA MELALUI PENDEKATAN IN SILICO Rima Rasida; Pinanga, Yangie Dwi Marga; Anjar Hermadi Saputro; Damayanti, Sophi
Acta Pharmaceutica Indonesia Vol. 49 No. 2 (2024)
Publisher : School of Pharmacy Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resistance to antimalarial drugs has become a global challenge in achieving the target of malaria eradication. To address this issue, effective and safe alternative treatments are urgently needed. This study compares the ADMET profiles (absorption, distribution, metabolism, excretion, and toxicity) of synthetic antimalarial drugs with active compounds derived from herbal sources using an in-silico approach. The analyzed herbal compounds, including piperine, kaempferol, berberine, quassin, and limonin, demonstrated high intestinal absorption (>30%), good water solubility, and sufficient skin permeability. In the distribution analysis, kaempferol exhibited high volume distribution due to its lipophilic interactions with body tissues, although most compounds were unable to penetrate the blood-brain barrier. The herbal compounds piperine and kaempferol inhibited metabolic enzymes CYP2C19 and CYP1A2, whereas synthetic drugs tended to act as substrates. Regarding excretion, piperine served as a renal OCT2 substrate, while pyrimethamine exhibited low clearance. Toxicity assessments revealed that herbal compounds generally exhibited better toxicity profiles compared to synthetic drugs, with limonin showing the lowest acute and chronic toxicity. These findings suggest that herbal active compounds hold significant potential for development as alternative antimalarial agents, particularly in addressing drug resistance. This study highlights the importance of further developing herbal-based drugs through in silico approaches to enhance the efficacy and safety of malaria therapy. Keyword : malaria drug resistance, active herbal compounds, ADMET, In silico
Penyuluhan DAGUSIBU Obat Sebagai Upaya Promotif Kesehatan Bagi Siswa-Siswi SMA Negeri 4 Medan Nilsya Febrika Zebua; Ernawaty Ginting; Yangie Dwi Marga Pinanga; Vivi Sofia; Nurul Karima
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 3 No 1 (2024): Edisi Januari 2024 - Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v3i1.1013

Abstract

Pengetahuan tentang Dagusibu dikalangan remaja saat ini tergolong minim, mereka hanya menganggap bahwa apotek ataupun toko obat merupakan tempat mendapatkan obat, apakah itu golongan obat bebas, bebas terbatas, maupun obat keras, mereka menganggap tidak ada perbedaan diantara keduanya, selain itu pengetahuan tentang penyimpanan obat masih sangat minim mereka dapatkan, mereka menganggap penyimpanan obat dalam bentuk sirup harus disimpan di lemari pendingin. Kebiasaan ini masih saja terjadi, untuk pembuangan obat yang memiliki cara tersendiri juga masih minim diketahui dikalangan remaja, sehingga perlu dilakukan sosialisasi terhadap teknik Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) dikalangan remaja dalam hal ini dilakukan terhadap siswa-siswa SMA Negeri 4 Medan. Metode pengabdian ini dilakukan secara ceramah, tanya jawab, dan kuesioner untuk menilai pemahaman siswa terkait dengan Dagusibu. Kegiatan ini diikuti oleh 35 orang siswa/i di SMA Negeri 4 Medan pada tanggal 08 November 2023. Pada kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa/i di SMA Negeri 4 terkait dengan Dagusibu memiliki tingkatan pengetahuan yang baik, hal ini dapat dilihat dari hasil kuesioner yang dilakukan pada saat sebelum dilakukan sosialisasi dalam bentuk ceramah mengalami kenaikan rata-rata sekitar 19,58% yang awalnya sudah memiliki persentase yang tinggi secara berurut untuk pengetahuan tentang mendapatkan obat dari sumbernya sebanyak 70,7% menjadi 84,3%; menggunakan obat untuk penyakit yang tepat berkisar dari angka 64,8% menjadi 81,9%; menyimpan obat sesuai dengan bentuk sediaannya berkisar dari angka 58,1% menjadi 81,0% dan membuang obat dengan benar berkisar dari 55,2% menjadi 80,0%. Hal ini membuktikan bahwa tingkat pemahaman siswa/i SMA Negeri 4 Medan tentang Dagusibu sangat baik.