Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PT. GAPURA ANGKASA MENGENAI PENANGANAN SPECIAL CARGO DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JENDRAL AHMAD YANI SEMARANG (SRG) Anggraeni, Fika; Fauziah, Syifa
Jurnal Flight Attendant Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Flight Attendant Kedirgantaraan
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.998 KB) | DOI: 10.56521/attendant-dirgantara.v4i2.488

Abstract

Perdagangan internasional maupun domestic memang tidak bisa terlepas dari namanya Kargo. Pengiriman kargo menurpakan kegiatan umum yang terjadi dimana menyangkut pemindahan barang dari tempat awal ke tempat tujuan. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi SOP PT. Gapura Angkasa mengenai penanganan special cargo, yang dimana pengiriman special kargo membutuhkan penanganan secara khusus atau berbeda dengan kargo lain. Sehingga para petugas kargo harus menangani special cargo tersebut sesuai dengan prosedur atau SOP yang telah ditentukan agar tidak menimbulkan resiko seperti kesehatan, keamanan, property, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer yang di dapatkan melalui observasi secara langsung dan melakukan wawancara serta menganalisis data yang telah peneliti dapatkan. Sedangkan data sekunder diperoleh peneliti secara tidak langsung yang di daptkan dari dokumen-dokumen terkait penangan special cargo. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa PT. Gapura Angkasa telah menerapkan dan menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Dimana dalam proses wawancara di dapatkan hasil bahwa dalam menjalankan tugasnya para staf di unit cargo telah melaksanakan tugasnya masing-masing berdasarkan Stand ar Operasional Prosedur (SOP) yang telah di tetapkan. Para staf di unit cargo selalu berpedoman pada SOP untuk meminimalisir kegagalan atau kesalahan yang terjadi di lapangan.
Konstruksi Peran Perempuan Dalam Keluarga Adat Kajang Di Era Paparan Digital Anggraeni, Fika; Moh Arib Ramdhana; Olan Laen LAngi; A. Octamaya Tenri Awaru
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi peran perempuan dalam keluarga Adat Kajang di tengah paparan digital di wilayah sekitarnya. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi, dari hasil wawancara 2 responden penelitian menemukan bahwa peran perempuan tidak mengalami perubahan signifikan meskipun terjadi perkembangan teknologi di luar kawasan adat. Hal ini disebabkan oleh kuatnya pengaruh Pasang ri Kajang sebagai sistem nilai yang mengatur kehidupan sosial, termasuk peran gender. Perempuan tetap menjalankan tugas domestik, peran ritual, serta fungsi budaya seperti menenun dan mewariskan etika mappatabe’. Pembatasan penggunaan teknologi di kawasan inti adat memperkuat ketahanan budaya masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai adat berperan besar dalam mempertahankan struktur sosial di era digital.
Konstruksi Peran Perempuan Dalam Keluarga Adat Kajang Di Era Paparan Digital Anggraeni, Fika; Moh Arib Ramdhana; Olan Laen LAngi; A. Octamaya Tenri Awaru
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi peran perempuan dalam keluarga Adat Kajang di tengah paparan digital di wilayah sekitarnya. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi, dari hasil wawancara 2 responden penelitian menemukan bahwa peran perempuan tidak mengalami perubahan signifikan meskipun terjadi perkembangan teknologi di luar kawasan adat. Hal ini disebabkan oleh kuatnya pengaruh Pasang ri Kajang sebagai sistem nilai yang mengatur kehidupan sosial, termasuk peran gender. Perempuan tetap menjalankan tugas domestik, peran ritual, serta fungsi budaya seperti menenun dan mewariskan etika mappatabe’. Pembatasan penggunaan teknologi di kawasan inti adat memperkuat ketahanan budaya masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai adat berperan besar dalam mempertahankan struktur sosial di era digital.