Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Literasi Digital dan Soft Skill terhadap Kesiapan Menjadi Guru Era Society 5.0 Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2021 Universitas Jambi Anggraini, Novita Meisa; Arpizal, Arpizal; Dwijayanti, Novia Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26909

Abstract

Permasalahan kurangnya kesiapan yang optimal pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2021 Universitas Jambi untuk menjadi guru di era society 5.0. Beberapa mahasiswa merasa sudah mampu menggunakan teknologi secara kritis, namun masih banyak yang kurang percaya diri terhadap soft skill yang mereka miliki. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital dan soft skill terhadap kesiapan mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2021 Universitas Jambi dalam menjadi guru di era society 5.0. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survey terhadap 80 mahasiswa. Data dianalisis menggunakan uji regresi berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan soft skill berpengaruh signifikan terhadap kesiapan menjadi guru, dengan nilai thitung > ttabel untuk keduanya, serta nilai Fhitung > Ftabel dan koefisien determinasi (R²) sebesar 53,1%. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa literasi digital dan soft skill merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan di era Society 5.0.
Pengaruh Pemanfaatan Teknologi dan Keterampilan Komunikasi terhadap Kesiapan Menjadi Guru pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi Angkatan 2021 Lestari, Nabila Nurru; Arpizal, Arpizal; Dwijayanti, Novia Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30031

Abstract

Penelitian ini mengkaji terkait pengaruh pemanfaatan teknologi dan keterampilan komunikasi terhadap kesiapan menjadi guru pada mahasiswa pendidikan ekonomi universitas jambi angkatan 2021, terdapat mahasiswa yang belum sepenuhnya yakin atas kemampuannya dalam memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran dan keterampilan dalam berkomunikasi terhadap kesiapan untuk menjadi seorang guru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 103 mahasiswa dengan menggunakan angket sebagai intrumen penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai  > dan > . Nilai determinasi sebesar 52,9% menunjukkan kontribusi besar dari kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya 41,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh pemanfaatan teknologi dan keterampilan komunikasi berpengaruh positif terhadap kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan ekonomi universitas jambi angkatn 2021.
Potensi Pendidikan Keluarga dan Kearifan Lokal dalam Mendukung Promosi Literasi Keuangan Hijau Kurniadi, Romi; Sari, Nurmala; Dwijayanti, Novia Sri
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 5 (2025): September 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.5.1269-1279

Abstract

Meskipun dampak industri terhadap lingkungan lebih besar dibandingkan aktivitas rumah tangga, peran keluarga tetap penting dalam mendorong literasi keuangan hijau. Keuangan hijau berkembang sebagai instrumen mendukung pembangunan berkelanjutan melalui investasi yang ramah lingkungan. Penelitian ini menelaah potensi pendidikan keluarga dan kearifan lokal dalam promosi literasi keuangan hijau dengan pendekatan systematic literature review (SLR). SLR dipilih karena kemampuannya menyaring dan menyintesis literatur relevan secara sistematis, sehingga menghadirkan gambaran komprehensif sekaligus mengidentifikasi kesenjangan penelitian. Proses SLR meliputi perumusan pertanyaan penelitian, penelusuran literatur akademik dengan kata kunci “kearifan lokal”, “pendidikan keluarga”, dan “keuangan hijau”, serta pengumpulan data menggunakan aplikasi Publish or Perish. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik kearifan lokal dan nilai keluarga dapat dimobilisasi sebagai media efektif meningkatkan literasi keuangan hijau. Integrasi kearifan lokal dengan pendidikan keluarga berpotensi memperkuat pemahaman keuangan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Rekomendasi penelitian lebih lanjut menekankan pentingnya studi empiris yang menilai dampak konkret praktik kearifan lokal dalam konteks keluarga terhadap literasi keuangan hijau di berbagai komunitas. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merumuskan metode yang menggabungkan pengelolaan sumber daya tradisional dan strategi keuangan modern, sehingga tercipta model literasi keuangan hijau yang berkelanjutan dan inklusif.
Desain Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Virtual Reality 3D pada Pembelajaran IPS di Jurusan PIPS FKIP Universitas Jambi Masa Pandemi COVID19 Rosmiati, Rosmiati; Dwijayanti, Novia Sri; Wahyuni, Anny; Apdelmi, Apdelmi; Simaremare, Tohap Pandepotan
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jptiv.v4i2.26144

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk menyiapkan manusia agar mampu mandiri,mengembangkan potensi diri, menjadi anggota masyarakat yang berdaya guna dan dapat hidup dalam pembangunan bangsa. Pembelajaran daring yang sudah berlangsung atau yang sedang berlangsung masih banyak mengalami kendala-kendala yang dirasakan oleh dosen dan mahasiswa. Oleh karena itu jurusan Pendidikan IPS FKIP Universitas Jambi akan membuat sebuah Inovasi dalam proses pembelajaran di kelas pada masa pandemi COVID-19 ini yaitu desain pembelajaran virtual reality 3D.  Model dalam penelitian pengembangan ini bersifat deksriptif prosedural, artinya didalam pengembangan produk media pembelajaran berbasis teknologi virtual reality 3D terdapat langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan sebuah produk. Model pengembangan merupakan dasar untuk mengembangkan produk yang akan dihasilkan. Desain media pembelajaran berbasis teknologi  virtual reality  3D pada pembelajaran IPS dalam rancangannya menggunakan model desain pembelajaran berbasis multimedia yang dikembangkan oleh Lee dan Owens (2004), yaitu model pengembangan multimedia-based instructional design. Media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) Berdasarkan hasil penelitian pada ujivalidasi ahli media oleh para ahli yang idukur berdasarkan dua kriteria bahwa (1) valid terkait dengan sesuai media dengan kemampuan mahasiswa, dan (2) desain media yangdikembangkan memenuhi unsur ketepatan untuk mahasiswa atau dengan presentase skor 92,5%. Tingkat kelayakan produk media teknologi virtual reality 3D pada aspek isi/materidan design mencapai 89,58 %. 
Implementasi “Flipped Classroom” Pada Pelajaran Ekonomi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI di SMAN 1 Muaro Jambi Anggraini, Fitri; Arpizal, Arpizal; Dwijayanti, Novia Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui apakah ada pengaruh implementasi flipped classroom pada pelajaran ekonomi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMAN 1 Muaro Jambi. Flipped Classroom yang dimaksud adalah metode pembelajaran terbalik dari metode konvensional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian Two- group- pretest – posttest dengan populasi 70 siswa dan sampel berjumlah 35 siswa teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Data sampel tersebut kemudian diolah menggunkan uji normalitas, uji F- two sample for variances dan uji T- two sample assuming equal for variances. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh signifikan pada Implementasi Flipped Classroom pada pelajaran ekonomi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMAN 1 Muaro jambi. Disarankan agar model ini terus dikembangkan secara lebih adaptif dengan karakteristik Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran Find, Smart, and Deep Learning.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning berbasis Socio-Scientific Issue ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Fase E SMA Negeri 10 Muaro Jambi Anggraeni, Fika; Liputo, Muhammad Arif; Dwijayanti, Novia Sri
YASIN Vol 5 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i5.7676

Abstract

This study is motivated by the importance of developing students’ critical thinking skills in economics education, particularly in Phase E, as a response to complex social issues in society. The aim of the research is to examine the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) model based on Socio-Scientific Issues (SSI) in enhancing students’ critical thinking abilities in economics. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental method with a nonequivalent group pretest-posttest design. The research sample consisted of 66 eleventh-grade students at SMA Negeri 10 Muaro Jambi, selected through purposive sampling, with 33 students each in the experimental and control classes. Data collection techniques included observation, testing, and documentation, while data analysis was conducted using an independent sample t-test on the posttest results. The test results show that the tₕᵢₜᵤₙg value of 7.322 is greater than the tₜₐbₑₗ value of 2.037 (α = 0.05; df = 64), with a significance level of 0.000 < 0.05, leading to the rejection of H₀ and acceptance of Hₐ. This indicates a significant difference in critical thinking skills between students taught using the PBL-SSI model and those taught with the expository method. The study concludes that the Problem Based Learning model based on Socio-Scientific Issues is effective in improving students’ critical thinking skills in economics. The findings imply that incorporating social issue-based approaches in instruction is recommended as a strategy for fostering students’ critical literacy toward real-world problems.
View of an evaluation framework for legal entity state universities in indonesia: integration and measuring institusional effectiveness Rosmiati, Rosmiati; Iwan Putra; Dwijayanti, Novia Sri; Sari, Nurmala; Nasori, Ahmad
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1148600

Abstract

This research is motivated by the turbulent development of economic improvement in the world of education regarding Legal Entity State Universities in Indonesia, which integration measuring institutional effectivenes, and evaluation framework which are needed in the tertiary environment. Therefore, it is necessary to design concepts, models of good practice, and implementation in Legal Entity State Universities in Indonesia. The method used is a qualitative method using text-based analysis, which is called textual analysis of various reports, official documents, guidelines, and procedures. This research aims to examine and analyze how legal entity state universities influence the integration of institutional effectiveness and Institutional theory-based research as a form of assessment of existing models and regulations. The results showed that the shift in the institutional form of Legal Entity State Universities (PTNBH) has brought about changes in strategic leadership models such as in private organizational governance. The analysis result found that dominant evaluation framework model legal entity state universities is the main idea, the main model in providing recommendations for good management development and preparation for handling problems with legal entity state universities in Indonesia which have not yet been implemented Researchers in this field and in Indonesia in general. The findings show that the evaluation framework model in legal entity state universities still have several problems including concept (4 findings), model (3 findings), process audit (2 finding), and implementation (1 findings). So it is necessary to immediately carry out harmonization and explain the formulation of several
PELATIHAN TECHNOPRENEURSHIP PEMBUATAN MEDIA EDUKATIF RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS GREEN ECONOMY PADA SISWA SMP 2 KERINCI Sahara, Sahara; Putra, Iwan; Sari, Nurmala; Dwijayanti, Novia Sri; Siregar, Dwi Rayana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5413

Abstract

ABSTRACTThe training and technical assistance activities on technopreneurship for the creation of eco-friendly educational media based on the green economy were carried out with students of SMP Negeri 2 Kerinci as an effort to foster creativity, innovation, and entrepreneurial spirit from an early age. This program was designed to integrate the concept of environmental sustainability with the development of entrepreneurial skills (edupreneurship), enabling students not only to produce educational media that are useful for the learning process but also to have economic value. The methods applied included the dissemination of green economy concepts, practical training in creating educational media from recycled materials, and technical assistance throughout the production process to simple marketing. The results of the activities indicated an increase in students’ understanding of the importance of environmental friendliness in entrepreneurship, improvement of skills in creating creative products, and the growth of motivation to develop business ideas based on education and the environment. Therefore, this program is expected to serve as an initial step in building a culture of edupreneurship among students, in line with the principles of sustainable development.Keywords: Technopreneurship, green economy, educational media, edupreneurship, students ABSTRAKKegiatan pelatihan dan pendampingan teknis technopreneurship pembuatan media edukatif ramah lingkungan berbasis green economy dilaksanakan pada siswa SMP Negeri 2 Kerinci sebagai upaya menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, dan berwirausaha sejak dini. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan konsep keberlanjutan lingkungan dengan pengembangan keterampilan kewirausahaan (edupreneurship), sehingga siswa tidak hanya mampu menghasilkan produk media edukatif yang bermanfaat dalam proses pembelajaran, tetapi juga memiliki nilai ekonomis. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi konsep green economy, pelatihan keterampilan praktis pembuatan media edukatif dari bahan daur ulang, serta pendampingan teknis dalam proses produksi hingga pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya ramah lingkungan dalam wirausaha, keterampilan dalam menciptakan produk kreatif, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan ide-ide usaha berbasis pendidikan dan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya edupreneurship di kalangan pelajar, yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.Kata Kunci: technopreneurship, green economy, media edukatif, edupreneurship, siswa
MEWUJUDKAN ENTREPENEUR EDUKATIF: STRATEGI PENYUSUNAN BUSINESS PLAN BAGI MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS JAMBI Dwijayanti, Novia Sri; Putra, Iwan; arpizal, Arpizal; hidayati, Hidayati; Siregar, Dwi Rayana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5788

Abstract

ABSTRACTThe progress of the digital era requires university graduates, including students from the Faculty of Education and Teacher Training (FKIP), to possess not only pedagogical competence but also entrepreneurial skills. However, the reality shows that the majority of FKIP students still face limitations in systematically formulating and implementing business ideas. This research aims to analyze effective business plan development strategies in realizing educational entrepreneurship within the Faculty of Education and Teacher Training (FKIP) at Jambi University. The research method applied is a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and document analysis of entrepreneurship training participants and their supervising lecturers. The research findings indicate that students' understanding of business plan components significantly improved after receiving project-based and case study guidance. Collaborative learning strategies, the integration of entrepreneurship theory into education, and the utilization of digital technology are key factors supporting the program's success. The conclusion of this study confirms that developing a focused and contextual business plan can cultivate innovative, independent, and education-problem-solving-oriented educational entrepreneurial characters. This finding is expected to serve as the basis for developing an entrepreneurship curriculum at FKIP, which aims to cultivate future educators with an entrepreneurial spirit.Keywords: entrepreneur edukatif, business plan, FKIP Students ABSTRAKKemajuan era digital mengharuskan lulusan universitas, termasuk mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), untuk memiliki kompetensi tidak hanya dalam pedagogi tetapi juga dalam keterampilan kewirausahaan. Namun, kenyataannya menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa FKIP masih mengalami keterbatasan dalam merumuskan dan menerapkan ide bisnis secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyusunan rencana bisnis yang efektif dalam mewujudkan kewirausahaan edukatif di lingkungan FKIP Universitas Jambi. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terhadap mahasiswa peserta pelatihan kewirausahaan serta dosen pembimbing. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang komponen rencana bisnis meningkat secara signifikan setelah menerima bimbingan berbasis proyek dan studi kasus. Strategi pembelajaran kolaboratif, integrasi teori kewirausahaan dalam pendidikan, dan pemanfaatan teknologi digital merupakan faktor utama yang mendukung keberhasilan program. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penyusunan business plan yang terarah dan kontekstual dapat membentuk karakter entrepreneur edukatif yang inovatif, mandiri, dan berfokus pada pemecahan masalah pendidikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kurikulum kewirausahaan di FKIP, yang bertujuan untuk menumbuhkan calon pendidik dengan jiwa kewirausahaan.Kata Kunci: Entrepeneur edukatif, business plan, mahasiswa FKIP
PELATIHAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (GEN-AI) UNTUK MENINGKATKAN INOVASI PEMBELAJARAN Rosmiati, Rosmiati; Putra, Iwan; Dwijayanti, Novia Sri; Sari, Nurmala; Kurniadi, Romi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5789

Abstract

ABSTRACTThe rapid development of digital technology requires teachers to adapt to innovations in artificial intelligence (AI)-based learning. However, many madrasah teachers still lack the literacy and skills to utilize Generative Artificial Intelligence (Gen-AI) as a learning tool. This problem was the basis for conducting Gen-AI training at MTsN 2 Tanjungjabung Barat. This study aims to improve teachers' competence in integrating Gen-AI technology into creative, interactive, and efficient learning processes. The method used is a descriptive approach with a participatory training model, involving 25 subject teachers as participants. The activity was carried out in three stages, namely socialization and introduction to the concept of Gen-AI, practical training in the use of Gen-AI applications (such as ChatGPT, Canva AI, and Gemini), and evaluation of teachers' abilities in applying the training results. The results of the study showed a significant increase in teachers' knowledge, skills, and attitudes towards the use of AI technology in learning, with an average increase in competency scores of 35%. Participants also showed high enthusiasm and began to implement the training results in the creation of teaching tools and digital learning media. The conclusion of this study shows that Gen-AI training is effective in improving digital literacy and encouraging learning innovation in madrasahs.Keywords: Generative Artificial Intelligence, teacher training, digital learning, technological literacy, educational innovation.ABSTRAKPerkembangan teknologi digital yang pesat menuntut guru untuk beradaptasi dengan inovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Namun, masih banyak guru madrasah yang belum memiliki literasi dan keterampilan dalam memanfaatkan Generative Artificial Intelligence (Gen-AI) sebagai alat bantu pembelajaran. Permasalahan tersebut menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan pelatihan Gen-AI di MTsN 2 Tanjungjabung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi Gen-AI ke dalam proses pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan efisien. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan model participatory training, melibatkan 25 guru mata pelajaran sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu sosialisasi dan pengenalan konsep Gen-AI, pelatihan praktik penggunaan aplikasi Gen-AI (seperti ChatGPT, Canva AI, dan Gemini), serta evaluasi kemampuan guru dalam penerapan hasil pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru terhadap penggunaan teknologi AI dalam pembelajaran, dengan rata-rata peningkatan skor kompetensi sebesar 35%. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pembuatan perangkat ajar dan media pembelajaran digital. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan Gen-AI efektif dalam meningkatkan literasi digital serta mendorong inovasi pembelajaran di lingkungan madrasah.Kata Kunci: Generative Artificial Intelligence, pelatihan guru, pembelajaran digital, literasi teknologi, inovasi pendidikan.