Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan Sebagai Upaya Pemberantasan Kemiskinan Hasan, Mashur Hasan Bisri; Sinollah, Sinollah
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 8 No 2 (2024): Rural and Regional Government
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v8i2.453

Abstract

Kemiskinan merupakan isu global yang dihadapi oleh banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia adalah melalui Program Keluarga Harapan (PKH), program ini diluncurkan pada tahun 2007. PKH sendiri telah masuk ke Kabupaten Malang sejak tahun 2013, salah satu penerima program ini adalah Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran. Penulis tertarik untuk melakukan penelitian di Desa Kanigoro karena jumlah penerima program ini merupakan yang terbesar dari desa lain di Kecamatan Pagelaran dan pada periode 2013-2019 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) PKH yang keluar dari program tersebut sedikit dibandingkan dengan desa lain. Pelaksanaan PKH di Desa Kanigoro dikaji menggunakan teori implementasi yang dikemukakan oleh Merilee S. Grindle, yang melihat implementasi sebagai model proses politik dan administrasi. Keberhasilan implementasi menurut Grindle dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu konten kebijakan dan lingkungan implementasi. Dalam pelaksanaan program tersebut sudah berjalan sesuai dengan ketentuan, ada bantuan penerima dari pendamping PKH yang ditunjuk kementerian. Ada juga kegiatan verifikasi dan update data komponen penerima PKH, serta kegiatan kelompok. Namun, penetapan KPM penerima bantuan PKH belum efektif, karena data yang digunakan adalah data lama sehingga banyak bantuan yang tidak tepat sasaran. Tingkat respon dan kepatuhan dalam pelaksanaan PKH di Desa Kanigoro masih minim, kurangnya respon dari pendamping PKH dan pemangku kepentingan di tingkat atas dalam menangani kendala di lapangan.
Kebijakan Fiskal dalam Implementasi JKN: Yogyakarta vs Jayapura Safila Ummu Wahdanicha; Merlyana Elgy Vidiyani; Mashur Hasan Bisri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Indonesia sanhgat didukung oleh implementasi kebijakan fiskal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dana membandingkan implementasi kebijakan fiskal yang mendukung program JKN di Yogyakarta dan Jayapura. Penelitian ini menggunakaan metode deskriptif kualitatif dengan analisi komparatif antara dua kasus dan menggunakan data sekunder dari laporan pemerintah, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan terkait. Analisis ini dimaksudkan untuk mengungkap perbedaan kapasitas fiskal daerah, alokasi anggaran kesehatan, dan infrastruktur pelayanan kesehatan di kedua daerah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Yogyakarta memiliki kapasitas fiskal yang relatif lebih kuat, dan infrastruktur pendukung kesehatan yang lebih baik sehingga implementasi pelayanan JKN menjadi lebih efektif. Sementara itu, Jayapura menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas fiskal, hambatan geografis dan distribusi fasilitas tenaga kesehatan dan medis yang tidak merata. Situasi ini berdampak buruk pada keberhasilan implementasi kebijakan fiskal untuk menjamin penyediaan  pelayanan kesehatan yang adil kepada masyarakat. Oleh karena itu, strategi kebijakan fiskal harus lebih adaptif dan responsif terhadap karakteristik regional untuk meningkatkan implementasi program JKN khususnya di wilayah dengan kapasotas fiskal yang rendah