Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Survei Kebutuhan untuk Cek dan Edukasi Cara Menjaga Kesehatan Mata pada Masa Online Learning di Universitas Ciputra Surabaya Hadi, F. Siusanto; Effendy, Lyndia; Pribadi, Florence; Posuma, Anastasia Ellena; Budi, Stephanie Laurensia; Sampe, Jonah Alberto; Laning, Joseph Christian
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/leecom.v5i2.4095

Abstract

Setelah munculnya pandemi COVID-19, perubahan metode pembelajaran dari pembelajaran luring menjadi daring tentu mengubah kebiasaan sehari-hari dan berpengaruh terhadap kesehatan mata para pelajar. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kesehatan mata pelajar di sekitar Universitas Ciputra dan pemahaman pengetahuan pelajar dalam menjaga kesehatan mata. Kegiatan ini diselenggarakan di Corepreneur Universitas Ciputra yang diikuti sebanyak 45 peserta. Ditemukan hasil bahwa dari 27 pelajar yang menggunakan kacamata miopia, ada dua orang yang tidak mengeluhkan digital eye strain atau computer eye syndrome. Selain itu, didapatkan 46% mengeluhkan adanya sering pusing dan keluhan computer vision syndrome lainnya setelah membaca lebih dari 2 jam dan bermain gadget lebih dari dua jam. Sedangkan 17 pelajar lainnya dengan mata sehat tidak berkacamata mempunyai keluhan tersering yaitu sering mengucek mata 53%, namun jarang dari mereka yang mengeluhkan pusing bila membaca atau bermain gadget lebih dari dua jam. Hanya 6 % yang mengeluhkan pusing setelah membaca atau bermain gadget lebih dari dua jam dan mereka mendapatkan pelayanan cek kesehatan mata dan konsultasi lebih lanjut. Hasil konsultasi ada beberapa dari mereka yang setelah dicek menggunakan Snellen chart dan refraktometer, membutuhkan kacamata untuk mengatasinya, dan dilanjutkan dengan pemberian edukasi cara menjaga kesehatan mata yang tepat di masa transformasi digital ini.
PROGRAM PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI ANAK DAN REMAJA LAKI-LAKI DI KECAMATAN SAMBIKEREP SURABAYA Gunawan, Erik Jaya; Siahaan, Salmon Charles P.T.; Rambung, Etha; Nurhadi, Stefani; Ferdinandus, David; Pangemanan, Fransisca Suyanto; Ulhaq, Aura Dhiya; Budi, Stephanie Laurensia; Kaka, Wilhelmus Alvin; Ang, Samantha Debora; Aurelius, Vincent
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki demografi penduduk usia 10-19 tahun mencapai 16,47% dari total populasi. Berdasarakan data nasional, angka kekerasan seksual terhadap anak usia sekolah dan remaja masih tinggi. Selain itu, pandemi COVID-19 menyebabkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan juga terganggu. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan akses layanan kesehatan terkait kesehatan reproduksi pada anak dan remaja laki-laki di kecamatan Sambikerep Surabaya. Metode yang kami gunakan untuk meningkatkan pengetahuan adalah memberikan penyuluhan materi, pemberian brosur, dan tanya jawab terkait masalah kesehatan reproduksi anak laki-laki. Sedangkan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan reproduksi, kami mengadakan khitan gratis (oleh tim dokter yang kompeten) dan evaluasi luka operasi. Kegiatan diikuti oleh 75 orang (25 anak dan kedua orang tuanya) dan dilaksanakan di Universitas Ciputra Surabaya. Antusiasme peserta dan orang tua saat pemaparan materi dan sesi tanya jawab sangat baik. Orang tua semakin memahami pentingnya Pendidikan kesehatan reproduksi untuk anak. Kegiatan khitan gratis berjalan dengan lancer. Tidak didapatkan komplikasi selama Tindakan khitan ataupun saat evaluasi luka operasi (4 hari setelahnya). Kegiatan ini selain bermanfaat dalam memudahkan akses pelayanan kesehatan serta meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi anak dan remaja. Peningkatan pengetahuan akan kesehatan reproduksi juga menjadi bekal dalam menghindari kekerasan seksual dan membangun sumber daya manusia yang sehat secara fisik dan mental yang merupakan modal utama bagi pembangunan bangsa dan negara di masa yang akan datang. Kata Kunci: kesehatan reproduksi, anak, remaja, laki-laki, khitan