Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Keluarga Berdaya (KKB) melalui Pelatihan Menjahit, Craft untuk Mempersiapkan Entrepreneur Pemula di Perumahan Griya Candramas Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Sitepu, Rismawati; Nainggolan, Romauli; Dewi, Liliana; Siahaan, Salmon Charles P.T.; Soetedja, Venny
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/leecom.v5i2.3700

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan model suksesi bisnis UKM, mempersiapkan entrepeneur sejati melaui pelatihan menjahit, memproduksi berbagai macam craft, serta memotivasi Kelompok Keluarga Berdaya (KKB). Memotivasi anggota Kelompok Keluarga Berdaya (KKB) dilakukan mengingat pendidikan nonformal seperti pelatihan ini sangat perlu dan urgent untuk memacu semangat agar tidak kendor dalam mengikuti pengembangan kelompok dan kemajuannya. Kegiatan ini berfokus pada satu kelompok KKB dan diharapkan akan berkembang kepada kelompok, wilayah yang lain dengan tetap melakukan inovasi-inovasi dalam bidang entrepreneur. Dengan adanya dukungan dari perangkat desa atau lurah setempat menjadikan kegiatan ini lebih spesifik dan sangat bermanfaat, serta mempermudah penyebaran informasi.  Adanya pelatihan menjahit, pembuatan berbagai macam craft ini diharapkan akan mampu meningkatkan prekonomian keluarga, yang pada gilirannya di samping meningkatkan prekonomian keluarga juga dapat memberikan kebahagian dan kesehatan bagi anggota kelompok anggota Kelompok Keluarga Berdaya (KKB) secara umum dan secara khusus.
Nasal Colonization of Staphylococcus Aureus Among Preclinical Medical Students: Implications as Future Sources of Infection in Hospitals Handayani, Lidya; Susanto, Vincentia Amaranggana Zebada; Dewi, Desak Nyoman Surya Suameitria; Yuwono, Natalia; Siahaan, Salmon Charles P.T.
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v11i2.19487

Abstract

Staphylococcus aureus, a prominent human pathogen causing a range of infections, often asymptomatically colonizes various anatomical sites, posing heightened risks to immunocompromised individuals. This study aimed to determine the prevalence of asymptomatic nasal carriage of S. aureus among pre-clinical medical students at Universitas Ciputra. Fifty-seven fifth-semester medical students participated voluntarily, providing informed consent. Nasal swabs were collected twice, ten months apart, and S. aureus was identified using standard culture methods. Descriptive statistics were used to analyze carriage prevalence and patterns. Results indicated that 17% of participants carried S. aureus in their nasal passages. Almost all participants (98%) exhibited mixed bacterial flora on nasal swabs, with only 2% showing S. aureus as the sole organism. Methicillin-resistant S. aureus (MRSA) was detected in 10% of S. aureus isolates. Among those sampled twice, 49% tested positive for S. aureus at least once, with 35% classified as intermittent carriers and 14% as persistent carriers. This study underscores a notable prevalence of asymptomatic S. aureus nasal carriage among pre-clinical medical students, highlighting their potential role as reservoirs for bacterial transmission in healthcare settings.