Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

INTEGRASI TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK MENDUKUNG MANAJEMEN PERILAKU DAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA ANAK PAUD INKLUSIF Wijaya, Pipit Rika; Noviyanti, Ade irma; Kurnia, Nury
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 2 (2025): Edisi: Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i2.6361

Abstract

Penilitian ini membahas integrasi teknologi digital dalam pembelajaran bahasa Inggris serta manajemen perilaku anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusif di Indonesia. Dengan semakin berkembangnya teknologi, pemanfaatan alat digital dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, khususnya dalam mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak dengan beragam kebutuhan. Selain itu, teknologi juga dapat mendukung pengelolaan perilaku anak, membantu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini menganalisis penerapan teknologi digital seperti aplikasi interaktif, media pembelajaran berbasis video, dan alat bantu komunikasi visual dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh pendidik dalam manajemen perilaku dan pengajaran bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi ini memberikan dampak positif dalam peningkatan motivasi belajar, keterlibatan anak, serta pengelolaan perilaku yang lebih efektif dalam kelas inklusif.
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia 4-5 Tahun melalui Metode Bernyanyi di TK Al Hidayah Rambipuji Tahun Ajaran 2024 Anggraeni, Fitria Merie; Ali, A. Zulkarnain; Wijaya, Pipit Rika
Jurnal Simki Pedagogia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v7i2.833

Abstract

An important dynamic component in the learning process is motivation. Lack of motivation causes students to underachieve. One of the learning motivations is through singing, an alternative method often used by teachers in the teaching and learning process. Singing is indeed an effective method to increase learning motivation, especially in early childhood. This study was conducted on 22 students with observation and interview data. The results of the study were that children easily feel bored and fed up during learning hours in children aged 4-5 years with a total of 22 students in group B. In class B, there were children who felt bored and fed up so that to help the learning process through the singing method. The results of the pre-cycle observation that the assessment indicator had not developed (BB) reached 95%, there were many students who were not used to the learning process so that it was not fun, making students feel bored and fed up and the assessment indicator began to develop (MB) reaching 5%. Furthermore, 95% were included in the BSB category and 5% were included in the BSH category. This success is due to the fact that children feel happy with learning activities using the singing method and that the variety of songs that are done every day prevents them from getting bored and the results of the actions taken in two locations show that the singing method helps Al Hidayah Rambipuji Kindergarten students learn better.
Penigkatan Mengenal Huruf Melalui Permainan Plastisin Berbasis Multisensori Pada Anak Usia 5 – 6 Tahun di TK Raudlotul Ulum Mumbulsari Sa'diah, Halimatus; Kharismawati, Indah; Wijaya, Pipit Rika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4833

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya kemampuan anak usia 5–6 tahun dalam mengenal huruf di TK Raudlotul Ulum Mumbulsari. Kondisi tersebut terlihat dari sebagian besar anak yang belum mampu mengenali bentuk huruf, menyebutkan huruf, serta menghubungkan huruf dengan bunyinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan mengenal huruf melalui kegiatan bermain plastisin berbasis multisensori pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 11 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf pada anak. Pada tahap pra-siklus, persentase pencapaian sebesar 35%, meningkat pada siklus I menjadi 63,6%, dan pada siklus II mencapai 81,8%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan bermain plastisin berbasis multisensori efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 5–6 tahun di TK Raudlotul Ulum Mumbulsari melalui pembelajaran yang menarik dan menyenangkan dengan melibatkan berbagai indera.
Peningkatan Pemahaman Bahasa Indonesia Melalui Strategi Translanguaging Berbasis Cerita Rakyat Lokal Anak Usia 4-5 Tahun di TK Raudlotul Ulum Mumbulsari Al-Aluf, Wilda; Kharismawati, Indah; Wijaya, Pipit Rika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4871

Abstract

Rendahnya pemahaman Bahasa Indonesia pada anak usia dini sering menjadi kendala dalam proses pembelajaran, terutama pada lingkungan yang lebih dominan menggunakan bahasa daerah. Kondisi tersebut juga terjadi di TK Raudlotul Ulum, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman Bahasa Indonesia melalui strategi translanguaging berbasis cerita rakyat lokal di TK Raudlotul Ulum. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian anak usia dini di TK Raudlotul Ulum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian hasil belajar anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi translanguaging berbasis cerita rakyat lokal mampu meningkatkan pemahaman Bahasa Indonesia anak. Hal ini terlihat dari meningkatnya kemampuan anak dalam memahami instruksi, menjawab pertanyaan, serta menceritakan kembali isi cerita dari siklus I ke siklus II.Strategi translanguaging berbasis cerita rakyat lokal efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman Bahasa Indonesia pada anak usia dini di TK Raudlotul Ulum. Strategi ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan lingkungan bahasa anak.
Penerapan Brain Breaks Movement Untuk Meningkatkan Rentang Perhatian Anak Usia 4-5 Tahun di RA Salsabila Maulida, Laili; Kharismawati, Indah; Wijaya, Pipit Rika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan rentang perhatian anak usia 4–5 tahun melalui penerapan brain breaks movement di RA Salsabila. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar anak menghadapi hambatan dalam memusatkan dan menjaga fokus selama proses pembelajaran, seperti mudah teralih perhatiannya, seringkali berbicara sendiri, dan cepat merasa bosan. Kondisi itu berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran.  Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan rentang perhatian anak usia 4-5 tahun di RA Salsabila. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilangsungkan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok A3 usia 4–5 tahun di RA Salsabila. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, serta catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rentang perhatian anak pada setiap siklus. Di tahap pra tindakan, persentase perhatian anak sebesar 40% dengan kategori rendah. Setelah diterapkan brain breaks movement pada siklus I, terjadi peningkatan menjadi 65% dengan kategori sedang. Pada siklus II, peningkatan menjadi lebih signifikan dengan persentase mencapai 85% dalam kategori tinggi. Secara keseluruhan terjadi peningkatan sebesar 45% dari kondisi awal hingga siklus II. Penerapan brain breaks movement yang berupa aktivitas gerak sederhana seperti peregangan, tepuk tangan, serta gerak mengikuti lagu terbukti mampu meningkatkan fokus, keterlibatan, serta kesiapan belajar anak. Dengan demikian, brain breaks movement terbukti efektif digunakan menjadi teknik mengajar untuk meningkatkan rentang perhatian anak prasekolah.
Kreativitas Guru untuk Memanfaatkan Media Pembelajaran pada Bahasa Inggris What Delicious Bakso ! Fajarisman, Fajarisman; Citra P, Nostalgianti; Wijaya, Pipit Rika; Ariama, Ana
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.5441

Abstract

This study aims to determine; 1) How does a teacher use learning media in carrying out learning activities in class, especially English 2). How do teachers develop learning media in English learning activities 3) problems faced by teachers in ongoing learning. This study used a qualitative case study approach in which the research subjects were fifth grade students at SD Negeri 3 Kandang Situbondo. Data collection techniques using observation, interviews, documentaries and questionnaires. The results of the research involving school principals, English teachers and fifth grade students, namely; 1) Teachers use learning media that are creative and appropriate to learning to support learning activities; 2) the teacher's way of developing creativity for learning English by considering indicators, the level of student development and the psychological conditions of students; 3) Problems experienced by teachers in utilizing learning media, especially English, such as the condition of busy students, the lack of facilities and infrastructure owned by schools. In conclusion, the use of English learning media is very important in attracting students' interest, curiosity and willingness to learn. Keywords: English, Learning Media, What Delicious Meatballs!