Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMERINTAH SURABAYA DALAM MENANGANI PENINGKATAN PENGGUNAAN PLASTIK DI SURABAYA Ferlita Salsabila Dwiyanti; Linda Nirmalasari; Revienda Anita Fitrie
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 5 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i5.279

Abstract

Penggunaan plastik di dunia terus meningkat, khususnya di negara berkembang termasuk di Indonesia. Hal ini menyebabkan volume sampah plastik semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kota Surabaya menempati posisi pertama dalam data timbulan sampah di Jawa Timur. Dalam upaya mengurangi sampah plastik sekali pakai Pemerintah Kota Surabaya telah mengeluarkan kebijakan melalui Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan di Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan pemerintah menggunakan teori inkremental. Selain itu penelitian ini juga menganalisis faktor utama Pemerintah Surabaya mengambil keputusan untuk membatasi penggunaan plastik menggunakan metode Problem Tree Analysis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode studi literatur untuk memperkuat analisis, didukung oleh berbagai sumber. Hasil menunjukkan bahwa teori inkremental sebagai penggambaran pengambilan keputusan oleh Pemerintah Surabaya dalam menangani penggunaan plastik merupakan kegiatan praktis yang berfokus pada pemecahan masalah yang sedang dihadapi. Dalam uraian analisis pohon masalah ditemukan beberapa sebab dan akibat dari munculnya permasaahan sampah plastik.
Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) Plus : (Studi Kasus di Kelurahan Pakelan Kota Kediri) Ferlita Salsabila Dwiyanti; Tauran Tauran; Tjitjik Rahaju; Firre An Suprapto
Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/komunikasi.v3i3.1181

Abstract

Community empowerment is an effort to empower vulnerable community groups so they can become more independent and capable. The Kediri City Government has implemented the Prodamas Plus program, which in 2024 will focus on neighborhood-level initiatives in accordance with Kediri Mayor’s Regulation No. 28 of 2023. The Pakelan Subdistrict is carrying out this program with a focus on strengthening the “Kampung Keren” initiative due to its unique cultural characteristics. This study employs a qualitative case study approach using William N. Dunn’s evaluation model, which encompasses effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, presentation, and verification. The results indicate that the Prodamas Plus program in Pakelan Subdistrict has been implemented fairly well, with tangible impact on infrastructure, the distribution of social assistance and a shift in residents’ roles toward becoming active agents of development, and the transformation of residents into active agents of development. However, the program still faces weaknesses, including delays in fund disbursement, suboptimal sustainable economic empowerment, a weak response to urgent needs, and an inflexible planning system. It is recommended that the focus of assistance be shifted toward productive activities accompanied by ongoing guidance, that disbursement mechanism be improved, and that the subdistrict design post-development maintenance plans and strengthen a personalized approach toward passive residents.