Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Kesehatan Spiritualitas dan Kesejahteraan Psikologis dengan Kesiapan Lansia menghadapi Kematian di Kelurahan Anduonohu Kota Kendari Pratiwi, Dewi Sari; Lisnawati; Sastika, Gita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v2i1.637

Abstract

Berdasarkan pengambilan data awal di kelurahan andounohu kecamatan Poasia dari tahun 2019-2021 jumlah lansia mengalami penurunan setiap tahunnya. Beberapa lansia mengalami masalah kesiapan menghadapi kematian dikarenakan kesehatan spiritualitas dan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesehatan spiritualitas dan kesejahteraan psikologis dengan kesiapan lansia menghadapi kematian. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif jenis analitik observasional dengan rancangan Cross sectional study dimana jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran/ observasi variabel independent dan dependent hanya satu kali pada satu saat. Populasi penelitian berjumlah 660 lansia, dengan rumus slovin didapatkan sampel sebanyak 87 responden. Pengolahan data menggunakan uji One sample kolmogorov-Smirnov Test. Hasil penelitian menunjukan kesiapan lansia dalam menghadapi kematian terdapat pada responden yang memiliki kesehatan spiritualitas tinggi 69%. Dikarenakan dari 87 responden terdapat 37 responden yang nilai spiritualitasnya tinggi, 18 yang sedang dan 4 yang rendah (p-value = 0,001). Sedangkan kesiapan lansia dalam menghadapi kematian terdapat pada responden yang memiliki kesejahteraan psikologis yang cukup 80,9%.Dikarenakan dari 87 responden, terdapat 68 responden yang nilai kesejahteraan spikologisnya cukup dan 19 yang kurang ( p-value = 0,004) Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kesehatan spiritualitas dan kesejahteraan psikologis dengan kesiapan lansia menghadapi kematian. Diharapkan keluarga dapat memberi dukungan pada lansia di rumah. Karena jika kesehatan spiritualitas dan kesejahteraan psikologis membaik, maka lansia juga tetap tenang menjalani hidup di masa tuanya yang dapat menormalkan kesehatan baik secara bio,psiko,sosial maupun spiritual.
NURSE PERFORMANCE IN PROVIDING CARE FOR PATIENTS WITH MENTAL DISORDERS AT THE MENTAL HOSPITAL OF SOUTHEAST SULAWESI PROVINCE: MENTAL DISORDERS Armayani, Armayani; Said, Faridah Mohd; Nambiar, Nisha; Pratiwi, Dewi Sari
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 7 No. 2 (2025): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol7.Iss2/311

Abstract

Performance reflects the level of success in carrying out organizational activities. Higher nurse performance facilitates the achievement of organizational goals, while poor performance hinders progress and disrupts planned activities. This study aims to identify factors influencing nurse performance in caring for patients with mental disorders at the Southeast Sulawesi Provincial Mental Hospital. Methods: This study used a quantitative, correlational analytic design with a cross-sectional approach. The population consisted of 56 nurses, with a sample of 36 respondents selected using total sampling based on the Slovin formula. Data were analyzed using the Chi-Square test. Results: The study found significant relationships between several factors and nurse performance in caring for patients with mental disorders. Work attitude (ρ = 0.001 < α = 0.05), workload (χ² = 13.107 ≥ χ²ₜₐᵦₗₑ = 5.591; ρ = 0.001 < α = 0.05), compensation (ρ = 0.000 < α = 0.05), and skills (ρ = 0.000 < α = 0.05) were all significantly associated with nurse performance. Conclusion: Work attitude, workload, compensation, and skills are significantly related to nurse performance in caring for patients with mental disorders at the Southeast Sulawesi Provincial Mental Hospital. Future research is recommended to explore additional factors, such as work motivation and work environment, that may influence nurse performance.