Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Akibat Bolosnya Seorang Siswa di Sekolah Amini, Amini; Silvia Ningsih, Riza Wati; Manurung, Nabelia Utami; Adelia, Wilda; Alsyah, Siti; Sitepu, Marisa
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol 23 No 1 (2024): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/mk.v23i1.3242

Abstract

The Guidance and Counseling Instructor's Role in Supervising Private Vocational School Students at School Students' bad behavior known as truancy includes not attending school without permission, missing certain class hours, and returning home after school has begun. The purpose of this study is to ascertain the causes of truancy among students and the consequences of such behavior at school. It is common knowledge that truancy results in learning failure. The descriptive qualitative method was utilized in this study. According to the findings of the research that was carried out, the behavior of truancy is influenced by both internal and external factors like a lack of motivation and interest in learning, juvenile delinquency, and friends who like truants but don't like certain teachers or lessons. They frequently receive calls from counseling teachers as a result of truancy, and they miss lessons, which can result in lower grades or, the most serious outcome, expulsion from school. Keywords: Internal and external factors, truancy behavior
PENGANTAR KAJIAN MASYARAKAT GLOBAL Manurung, Nabelia Utami; Maimunah, Siti; Rahma, Enika
Jurnal Bakti Sosial Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Cv Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63736/jbs.v1i1.4

Abstract

Multikulturalisme merupakan suatu perkembangan yang relatif paling anyar dalam khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam ilmu-ilmu sosial. Multikulturalisme terus berkembang sesuai dengan perubahan sosial yang dihadapi oleh umat manusia khususnya di dalam era global, era dunia terbuka dan era demokrasi kehidupan. Akan tetapi multikulturalisme yang ada pada bangsa ini sudah lama kita kenal karena bangsa ini adalah bangsa yang pluralis, yakni bangsa yang multi budaya, multi kultur, multi bahasa, multi etnis, dan multi agama.
Mengembangkan Budaya Anti-Korupsi dengan Meningkatkan Kesadaran Moral Siswa-Siswi Ginting, Abilson; Rahayu, Hendra; Manurung, Nabelia Utami; Simbolon, Paskaria; Perangin-angin, Reh Bungana Beru; Ndona, Yakobus
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1202

Abstract

Korupsi merupakan persoalan sistemik yang menghambat pembangunan nasional dan membahayakan tatanan kehidupan masyarakat. Upaya pencegahan korupsi sejak usia dini menjadi strategi penting dalam pembangunan karakter bangsa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menanamkan budaya anti-korupsi di sekolah dasar, khususnya melalui studi kasus di SD Swasta Santo Fransiskus Binjai. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn yang mengintegrasikan pendekatan berbasis nilai, metode kontekstual, serta model pembelajaran partisipatif mampu meningkatkan kesadaran etis dan perilaku antikorupsi siswa. Peran guru sebagai fasilitator dan teladan nilai sangat krusial, demikian pula dukungan dari orang tua dan masyarakat. Diperlukan sinergi antara seluruh komponen pendidikan untuk membangun ekosistem sekolah yang mendukung penguatan integritas peserta didik secara berkelanjutan.
Dampak Kenaikan Upah Minimum terhadap Kesajahteraan Buruh di Sektor Industri Kalkautsar, Muhammad; Nainggolan, Fauziah Ahmad Zain; Sembiring, Vidiani Br; Manurung, Nabelia Utami
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2142

Abstract

Kebijakan upah minimum merupakan instrumen penting dalam sistem ketenagakerjaan yang bertujuan menjamin standar hidup layak bagi buruh. Di sektor industri, kebijakan ini sering menjadi perdebatan karena di satu sisi diharapkan meningkatkan kesejahteraan buruh, namun di sisi lain dianggap dapat menambah beban biaya produksi perusahaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak kenaikan upah minimum terhadap kesejahteraan buruh di sektor industri dengan meninjau berbagai literatur akademik dan kebijakan ketenagakerjaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kenaikan upah minimum secara umum berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, daya beli, dan kualitas hidup buruh industri. Namun demikian, kebijakan ini juga berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung, seperti penyesuaian tenaga kerja dan efisiensi produksi oleh perusahaan. Oleh karena itu, kebijakan upah minimum perlu diiringi dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja dan dukungan kebijakan industri agar kesejahteraan buruh dan keberlanjutan sektor industri dapat tercapai secara seimbang.