Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Produksi Biogas dan Karakterisasi Residu Biomiru Berbasis Sampah Organik Herdianto, Agung; Achmadin, Wahyu Nur; Defriatno, Mawan Eko
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Vol. 10 No. 2 (2025): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v10i2.4161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem biomiru dalam menghasilkan gas biometana melalui pengamatan perubahan tekanan dan volume selama 30 hari proses fermentasi. Parameter yang diamati meliputi tekanan awal, tekanan akhir, volume awal, volume akhir, dan selisih volume (ΔV) yang merepresentasikan jumlah gas yang terbentuk. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tekanan awal berkisar antara 105,3–109,3 kPa dengan rata-rata 107,73 kPa, sedangkan tekanan akhir berada pada kisaran 103,3–104,8 kPa dengan rata-rata 103,80 kPa. Penurunan tekanan gas diketahui melalui alat ukur barometer setelah biogas digunakan untuk memasak. Hasil pengamatan volume menunjukkan bahwa ΔV mengalami peningkatan rata-rata sebesar 75,84 ml per hari dengan tren kenaikan konsisten hingga mencapai kestabilan pada akhir periode pengamatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa proses fermentasi anaerob pada sistem biomiru berlangsung optimal, di mana mikroorganisme mampu mengonversi bahan organik menjadi biogas secara efisien dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa biomiru berpotensi menjadi teknologi energi terbarukan yang efektif sekaligus mendukung upaya pengelolaan limbah organik ramah lingkungan serta kemandirian energi masyarakat pedesaan.
Analisis Kondisi Eksisting Pengelolaan Sampah di Kampus Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember Tahun 2023 Defriatno, Mawan; Herdianto, Agung
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 3 No. 1 (2024): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v3i1.1731

Abstract

Jurnal ini menyelidiki kondisi pengelolaan sampah di lingkungan kampus Universitas PGRI Argopuro Jember dalam konteks tantangan dan potensi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya. Studi ini bertujuan untuk memahami implementasi kebijakan, struktur kelembagaan, proses teknis operasional, serta peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan kampus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik snowball sampling, menghasilkan data dari 8 partisipan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah di kampus masih dalam tahap perumusan, tanpa sosialisasi yang memadai kepada petugas kebersihan dan masyarakat kampus. Perlunya langkah konkret seperti sosialisasi yang intensif dan pemantauan ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan telah diidentifikasi. Selain itu, manajemen sampah di kampus terfokus pada penanganan saja tanpa upaya konkret untuk mengurangi volume sampah. Kurangnya langkah-langkah berkelanjutan seperti pengurangan sampah pada sumbernya dan praktik daur ulang menjadi kendala utama dalam mencapai tujuan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Dalam hal pemilahan sampah, kegiatan tersebut belum dilakukan secara sistematis dan terorganisir. Meskipun terdapat inisiatif positif dari mahasiswa, kendala dalam pengangkutan sampah menyebabkan campur aduknya kembali sampah-sampah yang telah dipisahkan. Pengangkutan sampah juga menjadi perhatian utama, karena kampus belum memiliki sistem yang terintegrasi dengan pihak terkait, menyebabkan penumpukan sampah di tempat penampungan sementara. Dari hasil penelitian ini, diperlukan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran, partisipasi, dan infrastruktur pengelolaan sampah di kampus. Solusi yang diusulkan mencakup penyuluhan, pelatihan, penerapan kebijakan yang lebih ketat, serta koneksi dengan pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup. Dengan demikian, kampus dapat menjadi contoh yang baik dalam praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan
Estimasi Emisi Gas Rumah Kaca dari Degradasi Popok Sekali Pakai di Kabupaten Jember dengan Metode IPCC Tier 1 Defriatno, Mawan; Herdianto, Agung; Ratih Purwandari, Anggraini
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 3 No. 2 (2024): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v3i2.2034

Abstract

Peningkatan penggunaan popok sekali pakai di Kabupaten Jember dari tahun 2020 hingga 2023 menunjukkan tren peningkatan sejalan dengan bertambahnya populasi bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari degradasi popok sekali pakai, menggunakan metode IPCC Tier 1. Popok sekali pakai yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) berpotensi menghasilkan metana (CH?), salah satu gas dengan dampak pemanasan global yang signifikan. Data populasi bayi dari 31 kecamatan dikombinasikan dengan estimasi jumlah popok yang digunakan setiap tahunnya untuk menghitung emisi GRK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah emisi metana meningkat dari 234.611 ton CO?eq pada tahun 2020 menjadi 271.516 ton CO?eq pada 2023, dengan total emisi kumulatif sebesar 998.222 ton CO?eq selama periode empat tahun. Peningkatan emisi ini disebabkan oleh pertumbuhan populasi bayi dan penggunaan popok sekali pakai yang terus meningkat. Temuan ini menyoroti perlunya pengelolaan sampah yang lebih efektif, termasuk pengembangan teknologi landfill gas recovery dan kampanye penggunaan popok ramah lingkungan, untuk mengurangi dampak lingkungan dan emisi GRK di Kabupaten Jember
Potensi Dampak Kesehatan Dari Cemaran Mikroplastik Pada Tubuh Ikan Sungai Bedadung Defriatno, Mawan; Herdianto, Agung
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 4 No. 1 (2025): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v4i1.2307

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi dampak kesehatan dari cemaran mikroplastik pada tubuh ikan di Sungai Bedadung, Jember, Jawa Timur. Sungai Bedadung merupakan sumber air vital yang tercemar mikroplastik akibat aktivitas manusia, seperti pembuangan sampah plastik dan limbah domestik. Data primer dari studi Sholihin (2024) menunjukkan kelimpahan mikroplastik dalam ikan mencapai 169–333 partikel/kg, dengan jenis dominan berupa pellet (36%), fiber (29%), fragment (29%), dan film (6%). Kontaminasi tertinggi ditemukan di daerah tengah sungai (Kaliwates) sebesar 333 partikel/kg, diduga akibat aktivitas pasar tradisional dan industri kecil. Mikroplastik ini berpotensi masuk ke tubuh manusia melalui konsumsi ikan, membawa bahan kimia berbahaya seperti ftalat dan BPA yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, toksisitas, dan risiko jangka panjang seperti kanker. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan literature review untuk menganalisis dampak kesehatan dan sumber pencemaran. Hasilnya menunjukkan perlunya pendekatan terpadu, termasuk edukasi masyarakat, penguatan regulasi, dan teknologi pengolahan limbah, untuk mengurangi risiko kesehatan dan melestarikan ekosistem sungai.
Evaluasi jenis feedstock terhadap produksi biogas dan kualitas bioslurry pada skala rumah tangga di Banyuwangi Herdianto, Agung; Andhi Krisdhianto; Mohamad Syaifudin Aswan
Jurnal Inotera Vol. 10 No. 2 (2025): July - December 2025
Publisher : LPPM Politeknik Aceh Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31572/inotera.Vol10.Iss2.2025.ID545

Abstract

This study evaluates the effect of different feedstock types on biogas production and bioslurry quality at the household scale in Banyuwangi Regency. The assessment focused on biogas byproducts in the form of bioslurry derived from three types of feedstock household organic waste, goat manure, and cow manure. The research employed a completely randomized design (CRD) experimental method, in which each feedstock was fermented in a biodigester for one month, after which the resulting bioslurry was analyzed in the laboratory. The parameters measured included pressure (P), volume (V), daily gas production (ΔV), as well as the quality of bioslurry macronutrients pH, organic carbon, total nitrogen, P₂O₅, K₂O, C/N ratio and tests for pathogenic microbes. The results showed that all three feedstock types have potential as biogas substrates, indicated by positive gas production rates throughout the fermentation period. Cow manure yielded the highest cumulative biogas production potential (ΔV 146.81 liters), followed by household organic waste (ΔV 116.17 liters) and goat manure (ΔV 95.87 liters). In terms of bioslurry quality, cow manure provided relatively higher nutrient content (Ntotal and P₂O₅) compared to goat manure and household organic waste. The household-scale biogas technology applied in Banyuwangi demonstrates significant potential as a renewable energy source. However, its liquid digestate byproduct tends to have low nutrient content and carries biological risks that warrant attention in its utilization. Therefore, post-treatment measures such as composting or further maturation are necessary to ensure bioslurry safety and improve its agronomic value.