Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis AI Opexam Muthohharoh, Niswatun; Mardliyah, Muna Karimatal; Rifqi, Arina Fadlilatar; Muslih, Muslih; Hamdun, Kamal; Hamidah, Amirotun; Ahmad, Nur Cholis; Islamiyah, Nurul; Qudsiyah, Nadhifatul; Rochmawati, Lulur; Charisma, Muhammad Ryan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7057

Abstract

Penelitian ini dipicu oleh kebutuhan mendesak untuk menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam konteks pendidikan, terutama dalam mendukung proses evaluasi pembelajaran di sekolah dengan tujuan utama mengurangi beban kerja guru. Fokus utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi penggunaan AI, khususnya melalui platform Opexam, sebagai alat yang tidak hanya mempermudah tetapi juga mempercepat evaluasi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah library research, yang melibatkan analisis mendalam terhadap literatur dan informasi yang relevan tentang penerapan Opexam dalam evaluasi pembelajaran di pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Opexam menyediakan fitur-fitur canggih yang secara signifikan mendukung efisiensi guru dalam menjalankan evaluasi dengan lebih terstruktur dan akurat. Bukti empiris dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Opexam berdampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di berbagai sekolah. Selain membantu dalam pengukuran pencapaian siswa secara objektif, Opexam juga memfasilitasi perancangan dan pengelolaan evaluasi pembelajaran secara sistematis. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa Opexam memiliki potensi besar sebagai alat yang bernilai dalam sistem pendidikan modern. Dengan memanfaatkan teknologi AI, Opexam memberikan manfaat yang signifikan bagi para guru untuk meningkatkan efektivitas evaluasi pembelajaran dan memperkaya pengalaman belajar siswa. Penggunaan Opexam dianggap sebagai langkah progresif dalam mendukung transformasi pendidikan yang lebih adaptif dan efisien di masa depan.
Tātbiiq Nāmudhāj al-Mājmu’āh li Tārqiyyāh Nātiijāh at-Tālāamidh fii an-Nāhwi bi Mā’hād Dārussholāh Bāngkālān Muslih, Muslih; Isnandane , Laura Firda; Agustin, Bustanil Ilmi; Qurrotaa'yun, Nur; Mardliyah, Muna Karimatal
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.952

Abstract

This study aims to determine (1) the effectiveness of the application of the think pair share (TPS) model on the value of students' nahwu lessons. The method used in this research is quantitative with a Quasi Experiment approach. The subjects in this study were students at the Daeussholah boarding school in Bangkalan. The research sample amounted to 25 students. The instrument used by researchers is a written test. The data analysis technique used paired sample t-test using SPPS version 22. with the hypothesis H0 = there is no improvement from pre-test to post-test results after treatment, and H1 = there is an improvement from pre-test to post-test results after treatment. The results prove that after being given the treatment, namely the think pair share learning model, the average value of the experimental pos-test is greater (85.28) than the average value of the control class pos-test (77.78), through statistica l calculations it is known that the sig. (2-tailed) of the post-test in the experimental class and control class is smaller than 0.05, namely 0.000. The decision made from these results is H0: there is no significant improvement between the think pair share learning model and the qawaid and touch method in nahwu learning. Because, H1 is accepted, so it can be concluded that the think pair share learning model is effective for increasing the value of nahwu lessons for students at Pesantren Darussholah Bangkalan.