Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMETAAN EROSI DI WILAYAH KABUPATEN SITUBONDO Muhammad Kholilur Rohman; Indarto Indarto; Marga Mandala
Majalah Ilmiah Globe Vol. 22 No. 1 (2020): GLOBE VOL 22 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar lahan di wilayah Kabupaten Situbondo, merupakan lahan sub-optimal kering. Prediksi erosi secara menyeluruh dan mencakup wilayah yang cukup luas diperlukan sebagai dasar perencanaan dan tindakan konservasi sumber daya lahan dan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengklasifikasikan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) di wilayah Kabupaten Situbondo. Model USLE dan GIS digunakan sebagai tool utama dalam penelitian ini. Input data penelitian adalah peta digital, yang terdiri dari layer data hujan, jenis tanah, peruntukan lahan, dan data ASTER GDEM2. Adapun tahapan dalam penelitian meliputi (1) inventarisasi dan pengolahan data, (2) interpretasi faktor erosi (R, K, LS, CP), dan (3) menghitung dan mengklasifikasikan TBE. Faktor erosivitas (R) dihitung dari interpretasi data hujan tahunan. Faktor erodibilitas tanah (K) ditentukan dari analisis peta jenis tanah. Faktor panjang dan kemiringan lereng (LS) dihitung berdasarkan data ASTER GDEM2. Faktor pengelolaan tanaman dan tindakan konservasi (CP) ditentukan dari peta tata guna lahan. Peta tata guna lahan dihasilkan dari Peta Rupa Bumi Indonesia digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata laju erosi di wilayah Kabupaten Situbondo sebesar 73,37 ton/ha/tahun. Sekitar 65,60% dari luas wilayah Situbondo berada pada kelas TBE sangat ringan (0-15 ton/ha/tahun), 9,74% berada pada kelas ringan (15-60 ton/ha/tahun), 11,50% berada pada kelas sedang (60-180 ton/ha/tahun), dan 8,45% dari luas keseluruhan berada pada kelas berat (180-480 ton/ha/tahun). Hanya, sekitar 4,70% dari luas wlayah tergolong pada kelas sangat berat (>480 ton/ha/tahun).Upaya konservasi perlu direncanakan secara paralel dengan aktivitas peningkatan produktivitas lahan sub-optimal kering di wilayah Kabupaten Situbondo.
Penguatan Branding dan Pemasaran Digital pada UMKM Warung “Mbak Raisha” di Pantai Karang Jahe, Kabupaten Rembang Muhammad Kholilur Rohman; Aelia Rara Dianti; Siti Utami; Dian Anita Sari
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Agustus : NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v5i3.6497

Abstract

Karang Jahe Beach is one of the leading tourism destinations located in Rembang Regency. This area provides a great opportunity for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to develop and reach a wider market. One of the MSMEs in this area is Warung "Mbak Raisha" owned by Mrs. Inayah which has been operating since 2015. This stall is engaged in providing food and beverages for tourists. However, these MSMEs face various challenges in managing their business, including the lack of digital financial records, the lack of social media accounts as a means of digital promotion, the lack of a business logo, and the management of orders and product packaging that is not optimal. This condition causes limitations in terms of competitiveness, management efficiency, and marketing reach which has an impact on overall business growth and hinders the potential for future business development. Community service activities are carried out to help overcome these problems through strategies to strengthen branding and digital marketing. Some of the concrete steps taken are the creation of a logo as a brand identity, the installation of banners as a visual identity of the business, training on the use of social media (Instagram) as a means of promotion, the preparation of price lists, and digital financial recording using simple applications. In addition, education was also provided regarding the importance of attractive packaging to increase the selling value of products. The results of the mentoring show that Warung "Mbak Raisha" now has a stronger business identity, a more targeted promotion system, and more efficient management. This effort is expected to be able to encourage business growth and make MSMEs better prepared to face business challenges in the digital era.
Dampak Liberalisasi Perdagangan dalam Era Globalisasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Putri Lestari, Eka; Mamik Ika Widiastutik; Muhammad Kholilur Rohman; Moch Aden Haqiqi; Putri Catur Ayu Lestari
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Liberalisasi perdagangan merupakan salah satu pendorong utama globalisasi ekonomi yang membawa dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana liberalisasi perdagangan memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik dari sisi peluang maupun tantangan, khususnya terhadap sektor industri dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengkaji literatur, data sekunder, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa liberalisasi perdagangan memberikan dampak positif berupa peningkatan ekspor, masuknya investasi asing, transfer teknologi, dan peningkatan efisiensi ekonomi. Namun demikian, terdapat pula dampak negatif seperti meningkatnya persaingan produk impor, deindustrialisasi dini, serta ketergantungan terhadap pasar luar negeri. Bagi UMKM, liberalisasi menciptakan peluang akses pasar global namun juga menghadirkan tantangan besar terkait daya saing dan kesiapan teknologi. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pemerintah dalam memperkuat daya saing industri dan UMKM agar mampu menghadapi dinamika globalisasi dan memanfaatkan liberalisasi perdagangan secara optimal.