Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

RENCANA BISNIS KEBAB RENDANG Rini Wijayaningsih; Aisyha Destirani; Annisa Hediana; Awalia Romadon; Indira Salsabila; Muhammad Zidan Berampu; Rakha Randyka; Raymond Peres Johannes Loi
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v5i11.3762

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran sederhana tentang bisnis kepada siapa saja yang ingin memasuki dunia bisnis dan menambah pengalaman kewirausahaan mereka, terutama dalam menjalankan kegiatan bisnis. Selain itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi rencana bisnis kebab rendang, sebuah inovasi kuliner yang menggabungkan rendang dan kebab khas Timur Tengah. Analisis swot, analisis aspek teknik, strategi pemasaran, analisis operasional, dan analisis aspek finansial adalah semua bagian dari analisis ini. Fokus penelitian deskriptif kualitatif adalah analisis strategi pemasaran dan pengembangan bisnis kebab rendang. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber lain, seperti internet. Wawancara dan observasi adalah dua metode pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kebab Rendang memiliki peluang besar untuk bersaing dan berkembang dalam industri kuliner jika mereka menggunakan strategi pemasaran yang tepat dan manajemen operasional yang efektif. Dengan modal awal 3.727.000, bisnis ini akan menghasilkan laba bersih sebesar 2.175.000 rupiah setiap bulan dan mengembalikan investasi dalam waktu dua bulan. Rencana bisnis ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan bisnis kebab rendang yang lebih efisien dan produktif.
IMPLEMENTASI PERHITUNGAN BIAYA BERSAMA DALAM PERUSAHAAN INDUSTRI Achmad Fauzi; Triana Yuniati; Diani Fatimah; Indira Salsabila; Lathiffah Alya Fikri; Ririn Dwi Astuti; Widya Rahma Triwijayanti
IJESM Indonesian Journal of Economics and Strategic Management Vol. 2 No. 2 (2024): July
Publisher : Draf Solusi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69718/ijesm.v2i2.206

Abstract

Alokasi biaya bersama merupakan langkah kunci dalam akuntansi biaya, yang bertujuan untuk membagi biaya produksi secara akurat untuk menentukan biaya produksi setiap produk. Penelitian ini mengkaji penerapan biaya bersama pada perusahaan industri menggunakan metode tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan alokasi biaya bersama digunakan untuk memastikan harga jual yang ditetapkan konsisten dengan biaya produksi dan target keuntungan yang diharapkan. Selain itu alokasi biaya yang tepat dapat mempengaruhi analisis profitabilitas dan menjadi dasar pengambilan keputusan manajemen. Perbedaan laba sebelum dan sesudah alokasi biaya bersama menyoroti pentingnya penerapan penetapan biaya bersama dalam mencerminkan kinerja keuangan aktual dan mendukung keputusan manajemen yang lebih baik.
Pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Nilai Perusahaan dengan Return on Assets (ROA) Sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2025 Indira Salsabila; Hari Setiono; Nurdiana Fitri Isnaini
Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/apke.v1i1.2500

Abstract

This study examines the effect of the Loan to Deposit Ratio (LDR) and Debt to Equity Ratio (DER) on firm value, with Return on Assets (ROA) positioned as an intervening variable, in banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2025 period. The phenomenon motivating this research is the divergence between rising intermediation and leverage activity and the declining market valuation of banking firms amid Bank Indonesia's interest rate transition. A quantitative causal-associative approach was employed, drawing on secondary panel data from ten banks selected through purposive sampling. Data were analyzed using path analysis and the Sobel test to examine both direct and indirect effects. The results show that LDR and DER each exert a significant effect on ROA, that LDR and DER significantly affect firm value as measured by Price to Book Value (PBV), and that ROA significantly affects PBV. Furthermore, ROA is found to significantly mediate the effects of both LDR and DER on firm value. These findings indicate that liquidity management and capital structure decisions influence market valuation not only directly but also through the profitability channel, lending empirical support to agency theory and signalling theory in explaining value formation in the banking sector.
Pengaruh Content Marketing, Influencer Marketing, dan Electronic Word of Mouth (E-WOM) terhadap Keputusan Pembelian Produk Glad2Glow di TikTok Shop: Studi Kasus pada Generasi Z di Kabupaten Bekasi Indira Salsabila; Agus Dharmanto; Rycha Kuwara Sari
Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmki-widyakarya.v4i3.6572

Abstract

This study aims to identify and analyze the influence of content marketing, influencer marketing, and electronic word of mouth (e-wom) on purchasing decisions for Glad2Glow products on TikTok Shop among Generation Z in Bekasi Regency. This is a quantitative study using a sample of 108 respondents obtained through non-probability sampling with a purposive sampling technique. Primary data were collected using a questionnaire and analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 26. The results of the partial t-test indicate that content marketing has a positive and significant effect on purchasing decisions (t-count 3.557 > t-table 1.983), influencer marketing has a positive and significant effect (t-count 3.086 > t-table 1.983), and electronic word of mouth has a positive and significant effect (t-count 3.807 > t-table 1.983). The simultaneous F-test shows that content marketing, influencer marketing, and electronic word of mouth jointly have a positive and significant effect on purchasing decisions, with an F-count of 41.506 greater than the F-table of 2.69, and an adjusted R² of 0.532, indicating that the three independent variables explain 53.2% of the variation in purchasing decisions. These findings imply that beauty brands marketed through social commerce platforms need to simultaneously strengthen informative content, credible influencer collaboration, and positive consumer reviews to drive purchasing decisions among Generation Z consumers.