Purnama, Titi
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dengan Kejadian ISPA di Puskesmas Hialu Diana Puspa; Hamiru, La Ode; Purnama, Titi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.320

Abstract

Menurunnya kesadaran masyarakat akan pentingnya PHBS merupakan salah satu penyebab kejadian ISPA di provinsi Sulawesi Tenggara yang meningkat setiap tahunnya sebanyak 52,68%. Begitu pula Puskesmas Hialu di Kecamatan Landawe Kabupaten Konawe Utara yang angka kejadian ISPA terus mengalami peningkatan dalam 3 tahun terakhir sebanyak 79,2 % tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menggetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas Hialu.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitaif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 1.215 responden. Pemilihan sampel menggunakan teknik accidental sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 93 orang.  Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 61.3 % responden menderita ISPA dan sebanyak 38.7 % responden tidak menderita ISPA. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square di peroleh nilai ρ value untuk merokok yaitu 0,000, kebiasaan mencuci tangan yaitu 0,000 dan kebiasaan mengkonsumsi buah nilai ρ value yaitu 0,004.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara merokok, kebiasaan mencuci tangan dan kebiasaan konsumsi buah dengan kejadian ISPA. Saran untuk penelitian ini adalah mengembagkan variabel lainnya dan meningkatkan promosi kesehatan di masyarakat melalui penyuluhan.  
Ekstraksi Tulang Ikan Layang (Decapterus Sp.) Menjadi Gelatin Dengan Variasi Konsentrasi Asam Fosfat Selin, Arta; Saranani, Selpirahmawati; Purnama, Titi
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v3i4.119

Abstract

Gelatin adalah derivat protein dari serat kolagen yang ada pada kulit, tulang,dan tulang rawan. Susunan asam aminonya hampir mirip dengan kolagen. Setiap tahun jumlah impor gelatin dari beberapa negara semakin meningkat. Gelatin dari tulang ikan layang menjadi alternatif untuk memperoleh produk gelatin yang halal. Dengan adanya produksi gelatin dari tulang ikan layang yang besar diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian di indonesia dan mengurangi jumlah impor gelatin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah yang terbaik untuk ekstraksi gelatin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode ekstraksi tulang ikan.Sampel dalam penelitian ini adalah tulang ikan layang yang diekstraksi dengan konsentrasi asam fosfat yang berbeda yaitu 2% dan 6%. Kemudian dilakukan uji kualitas gelatin yang meliputi uji ph,organoleptik dan kadar air. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari pembuatan atau ekstraksi gelatin dari tulang ikan rendemen yang dihasilkan berkisar 1,33-1,93% gelatin yang dihasilkan berwarna kuning pucat sampai kuning kecoklatan sedangkan kadar air berkisar antara 9,7%-12,9% dan pH berkisar antara 4-5 secara keseluruhan kualitas gelatin yang didapatkan telah memenuhi kriteria standar mutu gelatin menurut SNI
Edukasi Dan Pemeriksaan Kesehatan (Kimia Darah & Hipertensi) Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Pada Masyarakat Desa Walelei Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat Purnama, Titi; Purnamasari, Wa Ode Gustiani; Yuhadi, Asfani; Sanatang, Sanatang
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.559

Abstract

Edukasi dan Pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan kimia darah seperti, glukosa darah, kolesterol, asam urat merupakan salah satu pemeriksaan penunjang utama untuk medeteksi adanya suatu gejala penyakit yang di alami oleh warga desa. Tujuan utama dari pemeriksaan-pemeriksaan ini adalah untuk mendeteksi dini adanya penyakit atau kondisi kesehatan yang berpotensi serius, seperti diabetes, gout, atau tekanan darah tinggi, dengan melakukan pemeriksaan rutin, dokter dapat mengidentifikasi masalah kesehatan sebelum berkembang menjadi lebih parah, sehingga memungkinkan intervensi dini yang efektif. Lokasi pengabdian dilaksanakan di Desa Walelei Kecamatan Barangka Kanupaten Muna barat Provinsi Sulawesi Tenggara. Jumlah Responden sebanyak 20 orang yang melakukan pemeriksaan kesehatan. Kesimpulan pada pengabdian ini adalah bahwa Edukasi dan Pemeriksaan kesehatan (Kimia Darah dan Hipertensi) di Desa Walelei Kecamatan Barangka  Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan komponen integral dalam manajemen kesehatan komprehensif, terutama bagi populasi berisiko tinggi seperti lansia. Pendekatan terpadu dalam pemeriksaan dan edukasi ini tidak hanya memfasilitasi deteksi dini dan manajemen yang efektif, tetapi juga memberdayakan individu untuk berpartisipasi aktif dalam perawatan kesehatan mereka sendiri serta dapat meningkatkan derajat kesehatan.
Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dengan Kejadian ISPA di Puskesmas Hialu Diana Puspa; Hamiru, La Ode; Purnama, Titi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.320

Abstract

Menurunnya kesadaran masyarakat akan pentingnya PHBS merupakan salah satu penyebab kejadian ISPA di provinsi Sulawesi Tenggara yang meningkat setiap tahunnya sebanyak 52,68%. Begitu pula Puskesmas Hialu di Kecamatan Landawe Kabupaten Konawe Utara yang angka kejadian ISPA terus mengalami peningkatan dalam 3 tahun terakhir sebanyak 79,2 % tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menggetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas Hialu.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitaif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 1.215 responden. Pemilihan sampel menggunakan teknik accidental sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 93 orang.  Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 61.3 % responden menderita ISPA dan sebanyak 38.7 % responden tidak menderita ISPA. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square di peroleh nilai ρ value untuk merokok yaitu 0,000, kebiasaan mencuci tangan yaitu 0,000 dan kebiasaan mengkonsumsi buah nilai ρ value yaitu 0,004.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara merokok, kebiasaan mencuci tangan dan kebiasaan konsumsi buah dengan kejadian ISPA. Saran untuk penelitian ini adalah mengembagkan variabel lainnya dan meningkatkan promosi kesehatan di masyarakat melalui penyuluhan.  
Edukasi Dan Pemeriksaan Hemoglobin Pada Masyarakat Pesisir Dan Pertambangan di Kecamatan Kapoila Desa Lalimbue Kabupaten Konawe Purnamasari, Wa Ode Gustiani; Purnama, Titi; Arif, Erick Erianto; Yuhadi, Asfani
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.744

Abstract

Edukasi dan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan hemoglobin merupakan salah satu pemeriksaan penunjang utama untuk mendeteksi adanya indikasi penyakit anemia. Lokasi pengabdian dilaksanakan di Kecamatan Kapoila Desa Lalimbue Kabupaten Konawe Selatan merupakan wilayah pesisir dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan yang rentan mengalami anemia akibat faktor nutrisi dan pola hidup. Anemia terjadi akibat penurunan kadar hemoglobin dalam darah akibat defisiensi zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat pesisir Desa Lalimbue. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kadar hemoglobin dan penyuluhan kesehatan pada 23 responden dengan rentang usia 29 – 45 dan 26 – 77 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan 57% responden memiliki kadar hemoglobin normal dan 43% mengalami kadar hemoglobin abnormal yang menunjukkan risiko anemia. Edukasi kesehatan mengenai pengenalan penyakit degeneratif. Kegiatan ini penting untuk deteksi dini anemia dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat khususnya kelompok rentan di wilayah pesisir.
Faktor Risiko Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Morosi Khoeriyah, Nur; Jayadipraja , Erwin Azizi; Purnama, Titi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.754

Abstract

World Health Organization (WHO) tahun 2020 merilis data persentase cakupan ISPA pada balita usia satu sampai lima tahun sebesar 42,91%. Berdasarkan data Puskesmas Morosi pada tahun 2023 ISPA pada balita mengalami peningkatan sebesar 35,0%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor risiko kejadia ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Morosi. Jenis penelitian ini menggunakan studi case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 171 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 104 sampel dimana 52 kasus dan 52 kontrol. Metode analisisnya menggunakan Uji Chi-Square dan Uji Odds Ratio. Penelitian menunjukkan hasil Uji Odds Ratio terhadap kebiasaan merokok dalam rumah diperoleh nilai OR sebesar 10,389, hasil Uji Odds Ratio terhadap ventilasi rumah diperoleh nilai OR sebesar 12,968, hasil Uji Odds Ratio terhadap kelengkapan imunisasi diperoleh nilai OR sebesar 0,909, hasil Uji Odds Ratio terhadap jarak rumah pada industri diperoleh nilai OR sebesar 0,924, hasil Uji Odds Ratio terhadap konsentrasi PM₂,₅ diperoleh nilai OR sebesar 1,364, hasil Uji Odds Ratio terhadap kelembaban diperoleh nilai OR sebesar 0,926, hasil Uji Odds Ratio terhadap suhu diperoleh nilai OR sebesar 1,765. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa semua variabel memiliki faktor risiko terhadap kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Morosi.