Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI KONEKTIVITAS Lutjanus gibbus PADA DAERAH KONSERVASI DAN DAERAH PENANGKAPAN DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA (WPP-NRI) 714 DENGAN MENGGUNAKAN DNA BARCODING Limmon, Gino V; Tetelepta, Johannes M S; Pattikawa, Jesaja A; Natan, Juliana; Laimeheriwa, Bruri M; Leatemia, Brigitha M
TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 20 No 1 (2024): TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Fisheries and Marine Science Faculty, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/TRITONvol20issue1page16-27

Abstract

Reef fish utilisation due to high demand has increased to over exploited in the Republic of Indonesia’s Fisheries Management Area (FMA-RI) 714. Lutjanus gibbus is one of the target reef fish species that is commonly fished because it’s high commercial value. This study aimed to analyse the diversity of genetic, variation of population characters and connectivity of L.gibbus in the conservation areas and fishing areas in Ambalau, Banda dan Kei in FMA-RI 714 using DNA barcoding. The reconstruction of phylogenetic trees from three populations of L. gibbus has shown the close genetic supported by the acquisition of small genetic distances with a range from 0.000 to 0.0164. The highest genetic diversity (Hd) ranges from 0.9 to 1.0 and the nucleotide diversity ranges from (π) 0.00325-0.00921, indicate the population of Ambalau Island, Banda and Kei has a high genetic diversity. Analysis of Fixation index (Fst) ranges from -0.20370 to -0.06965, the negative value indicates that the three population did not experience genetic differentiation due to gene flow. This causes close relationships between populations, so that due gene variation between population becomes low and mixing occurs population. L.gibbus connectivity shows the presence of gene flow in all three of these population. ABSTRAK Akibat tingginya permintaan maka tingkat pemanfaatan ikan karang menjadi over exploited di WPP-NRI 714. Lutjanus gibbus merupakan salah satu jenis ikan karang target yang umumnya ditangkap karena memiliki nilai komersial yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keragaman genetik, struktur populasi serta konektivitas populasi L.gibbus pada daerah konservasi dan daerah penangkapan di Ambalau, Banda dan Kei pada WPP-NRI 714 dengan menggunakan DNA barcoding. Hasil penelitian melalui rekonstruksi pohon filogenetik dari tiga populasi L. gibbus menunjukkan adanya kedekatan genetik yang didukung dengan perolehan jarak genetik yang kecil dengan kisaran nilai antara 0.000-0.0164. Nilai keragaman haplotipe (Hd) berkisar antara 0.9-1.0 dan keragaman nukleotida (π) berkisar antara 0.00325-0.00921, menunjukkan bahwa populasi Ambalau, Banda dan Kei memiliki keragaman genetik yang tinggi. Hasil analisis Fixation index (Fst) berkisar antara -0.20370 hingga -0.06965, nilai negatif tersebut mengindikasikan bahwa antar ketiga populasi tidak mengalami diferensiasi genetik karena adanya aliran gen. Hal ini menyebabkan kekerabatan antar populasi dekat sehingga variasi gen antar populasi rendah dan terjadinya percampuran antar populasi. Konektivitas L.gibbus pada seluruh populasi menunjukkan bahwa adanya aliran genetik pada ketiga populasi. Kata Kunci: Lutjanus gibbus, konektivitas populasi, analisa filogenetik, WPP-NRI 714, DNA barcoding
Analisis Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Berdasarkan Teori Perilaku Organisasi: Studi Kasus di SMP Negeri 5 Kupang Akbar Falah Tantri; Rusli Rusli; Desilina Arif; Brigitha Maurrenzha Leatemia; Chandika Lestariaji; Siti Maysaroh
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 4: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i4.15420

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor penting dalam menentukan mutu dan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kinerja tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasi, salah satunya adalah gaya kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah di SMP Negeri 5 Kupang dalam perspektif Teori Perilaku Organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan kepada 56 guru sebagai responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif statistik untuk mengetahui gambaran penerapan kepemimpinan transformasional kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,57. Kepala sekolah dinilai sangat mampu memotivasi dan menginspirasi guru, memberikan perhatian individual, mendorong kreativitas dan inovasi, serta menunjukkan keteladanan dalam disiplin dan integritas. Temuan ini sejalan dengan teori kepemimpinan transformasional Bass dan Avolio yang menekankan dimensi idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berperan strategis dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif dan mendukung peningkatan kinerja guru.
Sosialisasi Sistem Depurasi Kerang dan Keamanan Pangan Produk Kerang kepada Taruna/i Lintas Program Studidi Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong Akbar Falah Tantri; Brigitha Maurrenzha Leatemia; Chandika Lestariaji; Siti Maysaroh; Grace Lady First Bara; Ashr Hafiizh Tantr; Arnest Rachmawan Tantri
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9276

Abstract

Abstrak: Kerang merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi namun berpotensi menimbulkan risiko kesehatan akibat akumulasi mikroorganisme patogen, logam berat, dan biotoksin laut. Salah satu upaya mitigasi risiko keamanan pangan adalah penerapan sistem depurasi kerang sebelum dikonsumsi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman taruna/i lintas program studi di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong mengenai sistem depurasi kerang dan prinsip keamanan pangan produk kerang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep depurasi, faktor kontaminasi kerang, serta implikasinya terhadap kesehatan manusia. Kegiatan ini berkontribusi dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan untuk mendukung pengelolaan produk perikanan yang aman dan berkelanjutan.