Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Efektivitas Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara Dalam Peningkatan Pelayanan Publik Pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tana Tidung Jumia; Sabil, Ibnu; Malta
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.185

Abstract

Empowerment of regional apparatus in Tana Tidung Regency is one of the right policies to improve the performance of public services in all fields. The purpose of this study was to find out and analyze the effectiveness of ASN empowerment at the BKPSDM office of Tana Tidung Regency in improving public services, to find out and analyze what factors are obstacles in empowering ASN in improving the quality of public services, and to find out what solutions can be done by BKPSDM Tana Tidung Regency in the context of empowering regional apparatus to improve the quality of public services. The research method used is descriptive qualitative, with 14 respondents. The results of the study show that the effectiveness of ASN empowerment at the BKPSDM Office of Tana Tidung Regency in improving public services can be said to be quite good, when viewed from the work assignments given, work quality, work quantity, and cost effectiveness. While the timeliness in completing the work is not good enough. Some of the factors that become obstacles in ASN empowerment are: inadequate facilities, inadequate HR skills or skills in the office, the low level of discipline of Civil Servants at the Tana Tidung Regency BKPSDM office, and the employee performance evaluation program at the Tana Tidung Regency BKPSDM office has not been implemented properly. Responding to some of the existing weaknesses, the solution taken in the context of empowering regional apparatus to improve the quality of public services is to synchronize and harmonize the implementation of staffing regulations and optimize Bimtek and Training.
Implementasi Perda Nomor 03 Tahun 2013 Tentang Pajak Daerah di Kabupaten Tana Tidung : Pajak Penangkar Sarang Burung Walet Paris, Ramli; Sabil, Ibnu; Yumiati
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pajak Daerah bagi penangkar burung walet di Kabupaten Tana Tidung, dan  kendala apa saja dalam Implementasi Perda Nomor 3 Tahun 2013. Bentuk penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini yaitu : 1). Implementasi Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pajak Daerah bagi penangkar burung walet di Kabupaten Tana Tidung belum dapat diterapkan dengan baik, 2). Sampai saat ini Perbub Tana Tidung Nomor 12 Tahun 2017, mengenai petunjuk pelaksanaan pemungutan pajak sarang burung walet terhadap implementasi Perda Nomor 3 Tahun 2013 belum berjalan dengan sebagaimana mestinya. Hal ini ditunjukkan dengan rendahnya wajib pajak menyetor pajak sarang burung, dan 3). Kendala implementasi Perda Nomor 3 Tahun 2013 yaitu: minimnya jumlah aparat pemungut pajak yang terlatih, pemungutan pajak selama ini dirasa masih belum optimal,  kurangnya sosialisasi mengenai peraturan bupati Tana Tidung yang mengatur tentang pajak daerah, khususnya pajak pemilik sarang burung walet, kurangnya pengawasan penegak hukum, terkait pemilik sarang burung yang tidak menyetor pajak, dan rendahnya kesadaran wajib pajak
Optimalisasi Peran Tenaga Kependidikan dalam Sistem Manajemen SDM di Sekolah Dasar Negeri 22 Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Sabil, Ibnu; Siregar, Julmahdi; Rosmiaty, Rini; Harahap, Amin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan memahami optimalisasi peran tenaga kependidikan dalam sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) di SD Negeri 22 Bila Hulu Kabupaten Labuhan Batu. Peran tenaga kependidikan yang meliputi staf administrasi, penjaga sekolah, dan petugas kebersihan dinilai sangat penting dalam mendukung kelancaran proses pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan utama terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru senior, dan tenaga kependidikan. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun peran tenaga kependidikan telah menunjukkan kontribusi yang positif, masih terdapat kendala dalam pemahaman tugas, penggunaan teknologi, dan keterbatasan pelatihan. Upaya optimalisasi yang dilakukan meliputi pelatihan rutin berbasis teknologi, pelibatan dalam perencanaan kegiatan sekolah, pembagian tugas yang jelas, evaluasi kinerja berkala, dan penyediaan fasilitas kerja yang memadai. Kesimpulannya, optimalisasi peran tenaga kependidikan sangat berpengaruh terhadap efektivitas manajemen SDM dan peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 22 Bila Hulu, sehingga perlu didukung secara berkelanjutan oleh pihak sekolah dan instansi terkait.
Urgensi Rekrutmen Tenaga Guru untuk Peningkatan Kualitas Mutu Sekolah Putra, Darpansyah; Sabil, Ibnu; Siregar, Julmahdi
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2756

Abstract

Penelitian ini membahas peran rekrutmen tenaga guru dalam meningkatkan kualitas mutu sekolah dan mutu pendidikan. Proses rekrutmen yang efektif memastikan bahwa tenaga guru yang berkualitas dapat terpilih, yang berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan. Seleksi yang ketat dan penempatan yang tepat tidak hanya meningkatkan kinerja guru tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Dalam penulisan ini, pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan penelitian pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui rekrutmen dan seleksi memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan lembaga pendidikan. Rekrutmen dan seleksi tenaga guru memainkan peran krusial dalam menentukan kualitas lembaga pendidikan. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kuota tenaga pendidik, tetapi juga untuk memastikan bahwa individu yang direkrut memiliki kualifikasi, kompetensi, dan komitmen yang sesuai dengan visi dan misi lembaga. Dengan melakukan seleksi yang ketat, lembaga pendidikan dapat memperoleh tenaga pengajar yang tidak hanya ahli di bidangnya, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan mendukung perkembangan siswa.
Urgensi Rekrutmen Tenaga Guru untuk Peningkatan Kualitas Mutu Sekolah Putra, Darpansyah; Sabil, Ibnu; Siregar, Julmahdi
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2756

Abstract

Penelitian ini membahas peran rekrutmen tenaga guru dalam meningkatkan kualitas mutu sekolah dan mutu pendidikan. Proses rekrutmen yang efektif memastikan bahwa tenaga guru yang berkualitas dapat terpilih, yang berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan. Seleksi yang ketat dan penempatan yang tepat tidak hanya meningkatkan kinerja guru tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Dalam penulisan ini, pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan penelitian pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui rekrutmen dan seleksi memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan lembaga pendidikan. Rekrutmen dan seleksi tenaga guru memainkan peran krusial dalam menentukan kualitas lembaga pendidikan. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kuota tenaga pendidik, tetapi juga untuk memastikan bahwa individu yang direkrut memiliki kualifikasi, kompetensi, dan komitmen yang sesuai dengan visi dan misi lembaga. Dengan melakukan seleksi yang ketat, lembaga pendidikan dapat memperoleh tenaga pengajar yang tidak hanya ahli di bidangnya, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan mendukung perkembangan siswa.
Community Perceptions on Transparency and Accountability In Village Fund Management: A Case Study of Lassang Barat Village, Takalar Regency Nasrullah, Nasrullah; Muttalib, Abdul; Sabil, Ibnu
Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/9xtxbt52

Abstract

This study analyzes community perceptions of transparency and accountability in the management of Village Fund Allocation (Alokasi Dana Desa/ADD) in Lassang Barat Village, Polombangkeng Utara Subdistrict, Takalar Regency. The Village Fund program is designed to enhance rural welfare and quality of life through participatory governance and accountable financial management. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation involving village officials, community members, and other relevant stakeholders. The analysis focused on five stages of ADD management: planning, implementation, administration, reporting, and accountability. The findings indicate that in Lassang Barat Village, ADD management is generally perceived positively, as planning and implementation processes involve active community participation and compliance with established procedures. However, challenges persist in other contexts, including limited understanding of accounting principles, weak adherence to regional regulations, and inadequate human resource capacity. These issues reduce the overall effectiveness of ADD management and highlight the need for technical assistance and continuous capacity development. The study concludes that while the ADD program contributes positively to community development, inconsistencies in implementation and regulatory compliance remain. Strengthening capacity building, promoting community engagement, and enhancing monitoring mechanisms are recommended to improve transparency and accountability in village financial governance.
Pengendalian Motor Pompa pada Sistem Pengurasan dan Pengisian Akuarium Air Tawar Otomatis berbasis IoT Widhya Sasmojo, Duta; Sabil, Ibnu
Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung (Informatika & Sistem Informasi Bahasa dan Seni
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menghasilkan alat yang terbuat dari 3 sistem, yaitu sistem pemberian pakan ikan secara terjadwal, sistem pengurasan dan pengisian air menggunakan pompa air 12 VDC, sensor turbidity membaca kekeruhan dalam air, sensor ultrasonic untuk membaca, ketinggian air dan sensor infra merah sebagai proteksi bak pengisian dan bak pengurasan air, serta sistem memantau menggunakan smartphone sebagai interface untuk pemantauan dan pemberian perintah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor ultrasonic HC-SR04 mampu membaca ketinggian air dari 0 – 30 cm (0 – 100 %) dengan error sebesar 0.46%, sensor kekeruhan mampu membaca kekeruhan sampai 20 NTU dengan error sebesar 2.04%. Sistem pengaman pada bak penampungan air bersih mempunyai error sebesar 1.25 % dan bak penampungan air kotor sebesar 0 %. Servo pakan otomatis mempunyai error rata-rata sebesar 4.47% antara target berat dengan aktual berat yang dikeluarkan. Alat pemberian pakan otomatis dapat bekerja dengan baik dalam kondisi manual maupun otomatis, meskipun pada aktualnya pemberian pakan pada ikan tetra lebih sedikit dari perhitungan. Alat pengurasan dan pengisian air akuarium bekerja dengan baik dalam kondisi manual maupun otomatis dengan waktu yang masih sesuai dengan perhitungan.
Analysis of Social Factors on Immunization Refusal in Jungkat Village: Immunization Refusal Andika, Andika; Rupita, Rupita; Marini, Marini; Bakri, Abu Rizal; Ramada, Triadi; Sabil, Ibnu; Kurniawan, Edi
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 6 No. 1 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol6.Iss1/221

Abstract

Background: Immunization is one of the most effective and efficient health intervention programs to prevent various diseases in children. But there are still refusals of immunization in some areas in West Kalimantan, one of which is in Jungkat Village. The low number of fully immunized children in Jungkat Village is a serious problem. As a result of not being immunized, dangerous diseases that can be prevented by immunization still threaten children in Jungkat Village. This study aims to understand and identify the factors of refusal of complete basic immunization in Jungkat Village, Mempawah District, West Kalimantan. Methods: This research used a descriptive qualitative approach.  The number of participants in this study was six people who were selected using purposive sampling method. Of the six people, consisted of the head of the Jungkat Health Center, posyandu officers, and three mothers who had toddlers aged 0-24 months. Results: Traditional beliefs and experiences: people in Jungkat village believe that bad things will happen after immunization, family support: without family support, mothers in Jungkat village will be less motivated to participate in the immunization program, parents. There are parents who do not understand why immunization is important for their children's health. Conclusions: Research on the factors of refusal of basic immunization in Jungkat Village, found that the factors of belief in tradition and community experience, community experience, family support, and parental knowledge greatly influenced community attitudes towards immunization.
Service Quality Challenges and Strengths in a Remote Public Health Center: Tantangan dan Keunggulan Kualitas Layanan di Pusat Kesehatan Masyarakat Jarak Jauh Ului, Martinus; Sabil, Ibnu; Priyanto, Agus
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1798

Abstract

General Background: Quality primary healthcare services are essential in meeting increasing public expectations, particularly in remote regions. Specific Background: At the Sungai Boh Community Health Center, previous surveys reported low satisfaction scores, indicating persistent service quality issues. Knowledge Gap: Despite known challenges, empirical analysis across the SERVQUAL dimensions in remote health facilities remains limited. Aims: This study analyzes the quality of health services at the Sungai Boh Health Center based on five SERVQUAL dimensions: reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. Results: Findings reveal that responsiveness and empathy are relatively strong, supported by staff commitment and routine training; however, service reliability and assurance are hindered by infrastructural limitations, incomplete medical equipment, and inconsistent discipline. Tangible aspects such as waiting areas and diagnostic tools remain inadequate. Novelty: This study demonstrates how geographical isolation interacts with human resource capacity and infrastructural constraints to shape service quality outcomes within a rural Indonesian health center. Implications: Improvements in supporting facilities, continuous professional development, strengthened SOP implementation, and enhanced coordination with local health authorities are required to ensure efficient, equitable, and patient-centered healthcare delivery in remote areas. Highlights:  Strong responsiveness and empathy improve patient trust despite limited resources. Infrastructural and equipment gaps remain major barriers to service reliability. Continuous training and strengthened SOPs are crucial for sustaining quality care. Keywords: Health Service Quality, Servqual, Primary Healthcare, Patient Satisfaction, Remote Health Centers