Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Ny ʻʻnʼʼ dengan Kehamilan Gemelli dan dicurigai Hydrocephalus Ayu Nirmayanti; Suharmi
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 1 No. 1 (2023): Delima: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/delima.v1i1.70

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterine mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan. Lamanya kehamilan mulai dari ovulasi sampai partus kira-kira 280 hari (40 minggu ), dan tidak lebih dari 300 hari (43 minggu). Proses kehamilan kembar dapat terjadi dari dua sel telur yang dibuahi (kembardizigotik/non-identik) maupun berasal dari sebuah sel telur yang setelah dibuahi mengalami pembelahan menjadi dua bagian yang masing-masing berkembang menjadi mudigah (monozigotik/identik), (Sofian, 179, 2011). Metode: Studi Pustaka dilakukan Penulis dengan membaca dan mempelajari buku – buku serta literal yang berhubungan dengan kasus retensio plasenta. Kemudian melakukan Studi Kasus dengan menggunakan teknik: anamneses, observasi, pemeriksaan fisik ,pengkasian psikososial dan studi dokumentasi. Melakukan anamneses langsung pada Ny “N” suami dan keluarganya, guna untuk mendapatkan data yang diperlukan untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ny “N”. serta melakukan pengkajian status sosial emosional, pola interaksi ibu terhadap keluarga, tetangga, petugas kesehatan lingkungan, dan pengetahuan tentang kesehatan, serta respon terhadap keadaan yang dialaminya.Hasil Diagnosa: Inpartu Kala III dengan Retensio Plasenta dan Masalah Kecemasan karena plasentanya belum lahir setelah 30 menit lahirnya bayi Pembahasan : Sebelum menegakkan diagnose penulis melakukan pengkasian data kemudian di analisis untuk mendapatkan diagnose dan masalah setelah itu dalam pembahasan ini antara teoro dan asuhan yang diberikan di rumah sakit Umum Daerah Majene tidak terdapat kesenjangan. Kesimpulan Dari kasus retensio plasenta petugas harus memiliki keterampilan yang cukup dalam mengatasi kasus tersebut karena jika kasus tersebut tidak tertangani maka kasus pendarahan bisa terjadi pada ibu.
Bidan Sahabat Keluarga: Wujudkan Generasi Sehat Bebas Stunting dari Pustu Suharmi; Nurhidayanti.K
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang kegiatan ini adalah Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat, terutama terkait stunting, kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis. Berdasarkan data di wilayah kerja Pustu Kenje, pengetahuan ibu hamil tentang gizi seimbang masih rendah dan pemantauan tumbuh kembang balita belum optimal. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan praktik keluarga dalam pencegahan stunting serta mewujudkan generasi sehat di wilayah Pustu Kenje. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, demo praktik MPASI, skrining kesehatan, dan konsultasi individual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan (rata-rata nilai post-test 90 dari pre-test 60), teridentifikasinya balita berisiko stunting dan ibu hamil risiko KEK, serta antusiasme tinggi dari masyarakat. Implikasi manfaatnya mencakup peningkatan kesadaran keluarga dalam pemenuhan gizi optimal, potensi penurunan angka stunting, dan penguatan peran Pustu sebagai pusat edukasi kesehatan
Perbandingan Konseling Gizi Audiovisual dan Tatap Muka terhadap Efikasi Diri Ibu Hamil Risiko KEK Suharmi; St.Hairah; Afrida, Indri Sari; Arafika, Siti; K, Nurhidayanti
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2026): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) pada kehamilan berdampak buruk bagi ibu dan janin, sehingga diperlukan intervensi untuk meningkatkan efikasi diri ibu dalam mengelola nutrisi. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas konseling gizi berbasis bukti melalui media audiovisual dan tatap muka terhadap efikasi diri ibu hamil risiko KEK di Puskesmas Campalagian. Penelitian quasi-experimental dengan rancangan non-equivalent control group ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Campalagian. Sampel berjumlah 60 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil menunjukkan Kedua metode secara signifikan meningkatkan efikasi diri (p < 0,05). Namun, kelompok audiovisual mengalami peningkatan skor mean yang jauh lebih tinggi (11,70) dibandingkan kelompok tatap muka (4,70) dengan p-value 0,000. Konseling audiovisual lebih efektif dalam membangun keyakinan diri ibu hamil dalam menangani masalah gizi. Disarankan bagi layanan primer untuk mengintegrasikan media digital dalam edukasi antenatal guna menurunkan angka KEK secara inovatif.