Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEWIRAUSAHAAN PRODUKSI KERUPUK MERAH DESA TIMBUL REJO CURUP Ummi Kalsum; Meirani; Hilyati Milla; Erwani Yusuf; Novita
Setawar Abdimas Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v3i3.5937

Abstract

Warga di lingkungan  RT 01 RW 02 Timbul Rejo mayoritas mata pencaharian adalah Petani. Program pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan kerupuk merah sebagai usaha skala rumahan diharapkan mampu meningkatkan       kesejahteraan warga lingkungan Timbul Rejo. Produksi kerupuk yang dilakukan warga masih kategori sederhana. Mulai dari proses pengemasan menggunakan plastik dan tanpa merk yang dicantumkan, sehingga makanan kerupuk ini kurang menarik konsumen dan mudah rusak. Terlebih lagi warga yang ada disana tidak bisa menjual dengan harga yang layak sesuai dengan tenaga dan waktu yang telah mereka kerjakan. Permasalahan lain yang muncul terkendala dengan dana (modal). Warga RT 01 RW 02 Timbul Rejo sebagian besar juga tidak terlalu pandai menggunakan media sosial untuk berjualan secara online, mereka juga tidak memiliki dana yang cukup untuk pembiayaan produksi mereka agar layak bersaing di pasaran. Hal  ini  bertujuan  untuk  memberikan pengetahuan  dan  keterampilan  dalam  mengembangkan  kreativitas  Warga RT 01 RW 02 Timbul Rejo dengan   membuat usaha  Kerupuk Merah dari Ubi Kayu.   Kegiatan   ini   menggunakan   metode sosialisasi,   dan   praktik   langsung.   Pemilihan   metode   ini   dilakukan   agar   Warga RT 01 RW 02 Timbul Rejo,  mudah  mempunyai  keterampilan  membuat  usaha Kerupuk Merah  dan berkreativitas.   Perencanaan   meliputi:   Penyusunan   jadwal,   penyusunan   materi,   menyiapkan sarana   dan   prasarana   pendukung   kegiatan,   seperti:   Ubi Kayu,   sagu,   garam, pewarna merah dan   bahan pendukung lainnya. Berdasarkan kondisi lingkungan diatas maka melalui pemberdayaan masyarakat akan dilakukan kegiatan penyuluhan kewirausahaan berupa pelatihan pembuatan kerupuk merah, pengemasan dan pemasaran kerupuk merah yang lebih menarik dan inovatif.  Setelah pelatihan ini diharapkan warga memperoleh ilmu dan wawasan kewirausahaan serta manajemen yang baik dalam penjualan kerupuk merah. Kata kunci : Pemberdayaan, Kerupuk, Wirausaha
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 DALAM ADAPTASI TEKNOLOGI CANVATERHADAP GURU DI SMPN 39 BENGKULU UTARA Fantika Mella Andini; Nasral; Hilyati Milla
Setawar Abdimas Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v3i2.6621

Abstract

Pendidikan merupakan sebagai pondasi utama bagi kemajuan suatu negara, tak hanya itu salah satunya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat tetapi juga menentukan daya saing suatu bangsa di panggung global. Pembangunan pendidikan nasional tidak terlepas dari kualitas guru dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi terhadap tujuan pendidikan. Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) berupaya mengatasi masalah yang terjadi di sekolah dengan menugaskan para mahasiswa untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama salah satunya adalah SMPN 39 Bengkulu Utara. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa ikut terjun dan bertanggung jawab dalam membantu sekolah dalam mengembangkan bidang literasi, numerasi, maupun adaptasi teknologi. Fokus kegiatan ini yaitu pada peran mahasiswa kampus mengajar angkatan 7 terhadap adaptasi teknologi khusnya aplikasi canva terhadap guru di SMPN 39 Bengkulu Utara serta dampaknya terhadap guru setelah adanya pendampingan dari mahasiswa kampus mengajar. Kegiatan ini menerapkan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari dilakukanya kegiatan ini menunjukkan pendampingan aplikasi canva terhadap guru membawa dampak yang signifikan seperti guru menjadi lebih percaya diri dan tertarik dalam mengembangkan keterampilan dalam memanfaatkan teknlogi contohnya menggunakan aplikasi canva dalam kinerjanya. Kata kunci: Adaptasi Teknologi, Aplikasi Canva, Guru.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMAN 2 BENGKULU SELATANN 2 BENGKULU SELATAN Hilyati Milla; Herwan MDK; Ummi Kalsum; Muhamad Agung Andre
Jurnal Economic Edu Vol. 5 No. 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jee.v5i01.6591

Abstract

Penelitian pembelajaran dengan metode Mind Mapping ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Ekonomi kelas XI SMAN 2 Bengkulu Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPS 2 SMAN 2 Bengkulu Selatan, yang berjumlah 32 siswa dan objek penelitianya yaitu materi mata Pelajaran Ekonomi . Alat pengumpulan data yaitu tes dan observasi. Teknik analisis data melalui analisis tes dan analisis hasil observasi. Dari hasil analisa yang telah dilakukan dengan menggunakan uji t pada taraf signifikan dan derajat kebebasan 31 yang menunjukan bahwa t hitung = 9,48 ≥ t tabel 2,040 artinya terlihat bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa yang dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Mind Mapping sangat Efektif dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Ekonomi di Kelas XI IPS SMAN 2 Bengkulu Selatan. Kata Kunci: Mind Mapping, Hasil Belajar.
PENGENALAN NILAI NILAI PENDIDIKAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SDN 159 REJANG LEBONG Herni Puspita Sari; Ade Irma Suryani; Hilyati Milla
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i1.7150

Abstract

Pembentukan karakter siswa SDN 159 Rejang lebong merupakan salah satu tujuan utama dalam pendidikan, yang bertujuan untuk mengembangkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi. Implementasi nilai-nilai pendidikan dalam pembentukan karakter siswa mencakup penanaman nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa hormat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai pendidikan diimplementasikan dalam pembentukan karakter siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pendidik dalam mengoptimalkan strategi pendidikan karakter di sekolah. Pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam pembinaan moral siswa yang berkaitan dengan konsep moral, sikap moral, dan perilaku moral. Ketiga aspek tersebut harus mendapat dikembangkan agar dapat mewujudkan siswa yang berkarakter mulia. Sehubungan dengan konsep manajemen sekolah pendidikan karakter perlu diinternalisasikan melalui kegiatan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan intrakurikuler. Pembentukan karakter melalui faktor lingkungan dapat dilakukan melalui beberapa strategi, antara lain yaitu, observasi keteladanan, pelaksana dan cerita , cerita dan yang dilakukan secara konsisten dan penguatan. Dengan kata lain, perkembangan dalam pembentukan karakter memerlukan keteladanan yang ditularkan, intervensi melalui proses pembelajaran, pelatihan, pembiasaan terus-menerus dalam jangka panjang yang dilakukan secara kontinu dan penguatan, serta harus diimbangi dengan nilai-nilai luhur.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMPN 21 KOTA BENGKULU suharmi; Hilyati Milla; SELTIKA
Jurnal Economic Edu Vol. 5 No. 02 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jee.v5i02.7608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah ( PBL ) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII pada Mata Pelajaran IPS di SMPN 21 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui metode deskriftif dengan membandingkan motivasi belajar siswa sebelum tindakan siklus 1 tindakan motivasi belajar siswa siklus 2 dan subjek penelitian siswa kelas 7 yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian observasi pra siklus dengan motivasi belajar siswa yang cukup meningkat menjadi baik di siklus I, dan sangat baik di siklus II. Hal ini dapat dilihat dari bahwa tidak ada siswa yang memiliki motivasi sangat kurang dan cukup, 8 (26%) siswa yang motivasi belajarnya baik, dan 23 (74%) siswa yang memiliki motivasi belajar sangat baik.
Digital Literacy: Understanding Improving Norms and Ethics in the Online Field Hilyati Milla; Rifa'i Rifa'i; Duharman Duharman
Dynamics Social : International Journal of Social Sciences and Communication Vol. 1 No. 2 (2025): International Journal of Social Sciences and Communication
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/dynamicssocial.v1i2.210

Abstract

The purpose of this research is to see how Digital Literacy: Understanding Norms and Ethics in the Online Field. In general, this study aims to assess the extent of understanding and practice of digital ethics in various groups. Measuring interventions (workshops/socialization) in improving ethical behavior online. Identify gaps in areas prone to norm violations, such as privacy breaches, unauthorized uploads, and the spread of hoaxes. Develop a model or recommendation for literacy programs that is grounded in social norms and values. Research methods The form of this research is descriptive, analytical, and critical. Therefore, the author can comprehensively explain how Digital Literacy: Understanding Norms and Ethics in the Online Field. In this study, the author optimally used two data sources related to this research, namely. Primary data sources and secondary data sources. The result of this study is that digital literacy and ethics are effective in reducing hoaxes and hate speech. Strengthening methods include e-learning, digital media, and school literacy movements. The challenges are the limited skills of students, the lack of parental supervision, and the need for teachers who need to continue to develop.
PENGELOLAAN MASJID NURUL ISLAM SEBAGAI PUSAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER UMAT DI REJANG LEBONG Faizhal Febrian Tsany; Meirani; Hilyati Milla; Mariska Pratimi
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.7148

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan fungsi Masjid Nurul Islam di Kecamatan Pasar Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, sebagai pusat pendidikan Islam dalam membentuk karakter masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program meliputi tiga tahapan utama Perencanaan kegiatan, mencakup penyusunan program pengajaran dan pembinaan karakter yang berbasis nilai-nilai Islam, Silaturrahim dan wawancara bersama imam masjid, guna menggali informasi mendalam terkait kondisi masjid, tantangan, serta kebutuhan pendidikan dan pembinaan masyarakat di sekitar masjid, Pelaksanaan kegiatan, yang terdiri dari Pengajian rutin Majelis Ta’lim, dengan tema-tema akidah, akhlak, dan fiqih sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Masjid Nurul Islam memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan Islam yang aktif dan mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat. Beberapa hasil yang jelas dari kegiatan ini antara lain Peningkatan jumlah peserta TPQ sebesar 40%, dari semula 25 anak menjadi 35 anak dalam waktu dua bulan, Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengajian meningkat, terlihat dari kehadiran jamaah pengajian yang sebelumnya rata-rata 15 orang kini menjadi lebih dari 30 orang setiap sesi, Pembentukan kelompok remaja masjid (Remas) yang terstruktur, dengan program mingguan seperti kajian remaja dan pelatihan baca Al-Qur’an, Terjalinnya kolaborasi antara mahasiswa dan pengurus masjid, yang menghasilkan program kerja bersama selama tiga bulan ke depan untuk pengembangan kegiatan keagamaan, Peningkatan literasi keislaman masyarakat, yang tercermin dalam wawancara pasca-kegiatan, di mana 80% responden menyatakan mendapatkan pemahaman baru yang bermanfaat dari kegiatan-kegiatan yang diadakan.
The Validity of an Ethnomathematics Based Student Worksheet Using Sekundang Batik Motifs in Plane Geometry Oriented to Contextual Teaching and Learning (CTL) Marizka Purnamayana; Winda Ramadianti; Hilyati Milla
International Journal of Mathematics and Science Education Vol. 3 No. 1 (2026): February : International Journal of Mathematics and Science Education
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijmse.v3i1.281

Abstract

Teaching plane geometry often faces challenges due to the abstract nature of geometric concepts, which are often detached from students’ real-life contexts. This study is a development research (Research and Development) using a modified 4D model reduced to 3D (Define, Design, Develop) aimed at producing and testing the validity of a Student Worksheet based on ethnomathematics with Batik Sekundang motifs on plane geometry material oriented toward Contextual Teaching and Learning (CTL). Validation was conducted by two mathematics education experts who assessed the feasibility of content/material, media, and language/readability using a Likert scale instrument. The data were analyzed quantitatively in a descriptive manner using percentage formulas to determine the level of validity. The results showed that the student worksheet obtained a validity percentage of 87.50% in content feasibility (very valid), 80.76% in media (valid), and 87.50% in language (very valid), with an overall average of 85.25%, which falls into the very valid category. Based on these results, the ethnomathematics-based student worksheet with Batik Sekundang motifs is declared suitable to be used as a supporting teaching material for contextual and meaningful plane geometry learning for students in South Bengkulu.