Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA DERMATITIS DI DESA BARU KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Raziansyah, Raziansyah; Rahmatika, Gina
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v11i2.131

Abstract

Pendahuluan: Dermatitis pada kulit sebagai respon terhadap pengaruh faktor eksogen dan endogen yang menimbulkan kelainan klinis berupa efloresensi polimorfik ditandai rasa gatal berupa bintil kemerahan mengelompok atau tersebar, kadang bersisik, berair dan lainnya. Tujuan :  Mengetahui faktor-faktor terjadinya dermatitis di Desa Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Metode : Desain observasional deskriptif dengan  populasi 118  orang  penderita dermatitis dan sampel 100 orang dengan quota sampling,instrumen menggunakan kuesioner. Hasil : Kedua faktor eksogen dan endogen sebanyak 60% dengan katagori rendah. Faktor eksogen berada pada kategori rendah 76%. Faktor endogen berada pada kategori Tinggi 65%. Kesimpulan : Mayoritas kejadian dermatitis dari faktor eksogen yang meliputi meliputi bahan iritan, faktor lingkungan berada pada kategori rendah dan mayoritas kejadian dermatitis dari faktor Endogen yaitu faktor  jenis kelamin, usia,  lokasi kulit berada pada kategori Tinggi. Mayoritas faktor-faktor terkejadinya dermatitis dari faktor eksogen dan faktor endogen berada pada kategori rendah. Saran: motivasi positif dalam pelayanan kesehatan berupa penyuluhan, simulasi ataupun bentuk lain untuk dapat memberikan pelayanan prima kepada pasien dermatitis.
UPAYA PENINGKATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT KAMPUNG JANDA DI KOTA BANJARBARU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BUKET SNACK Susi, Susi; Sari, Sasi Gendro; Millati, Tanwirul; Shafa, Ulan Fajrdhya; Mardhiyah, Rodhiyatam; Rahmatika, Gina; Aisyiah, Siti; Sa'adah, Nik'mah; A.T, Paquita Sandy
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.2993

Abstract

Kampung Janda adalah sebuah kampung yang berlokasi di Kelurahan Kemuning Kota Banjarbaru Propinsi Kalimantan Selatan. Sesuai dengan namanya, hampir 90% perempuan di kampung tersebut hidup tanpa suami. Nama asli kampung ini adalah kampung Batuah yang terletak di Jalan Zamzam Jaelani, RT 03 RW 01 Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru. Mayoritas warga Kampung Janda bekerja di sektor informal dengan penghasilan di bawah Rp1.500.000 per bulan, sehingga tergolong pra-sejahtera. Untuk meningkatkan taraf hidup, tim pengabdian menjalankan program pelatihan pembuatan buket sebagai sumber pendapatan alternatif. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan, membuka peluang usaha, dan mendorong kemandirian finansial keluarga, selaras dengan upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan berbasis potensi lokal. Pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan buket snack pada mitra kelompok PKK RT 03 RW 01 dan para remaja putri serta pendampingan pemasaran buket.  Pelatihan diikuti oleh 24 peserta ibu ibu dan remaja putri dengan rentang umur 18 – 61 tahun. Peserta dibagi dalam 12 kelompok dan setiap 2 kelompok didampingi oleh 1 orang mahasiswa.  Dari pelatihan ini setiap kelompok menghasilkan 1 buah buket snack yang siap dipasarkan.  Kelompok PKK diberikan pendampingan untuk pemasaran dengan membuat kelompok buket, serta difasilitasi untuk mendapatkan pembinaan usaha berlanjut oleh Forum PUSPA (Partisipasi Publik Kesejahteraan Perempuan dan Anak ) Banjarbaru dan LMI (Lembaga Manajemen Infaq) Kalimantan Selatan. Mitra bersemangat untuk menindaklanjuti usaha buket sebagai alternatif penopang pendapatan keluarga.