Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EDUKASI DAN PENGENALAN MANFAAT JUS BUAH BIT(Beta vulgaris L.) SEBAGAI MENCEGAH PENUAAN DINI Surbakti, Christica Ilsanna; Alfian Rejekinta Munthe; Hestina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan atau aging merupakan perubahan manusia yang diakibatkan oleh faktor usia, psikologi, dan sosial. Pada umumnya aging diartikan sebagai perubahan fisik manusia. Perubahan fisik dapat dihambat dengan salah satunya menggunakan anti aging seperti obat atau kosmetik (Maria, 2007). Penuaan juga dipengaruhi oleh faktor reactitive oxygen species (ROS)yang dihasilkan dalam sel. ROS adalah produk sampingan dari respirasi aerobic yang terlibat dalam beberapa modifikasi reaksi seluler seperti paparan logam berat, radiasi pengion maupun zat anti oksidan. Secara normal ROS dapat dihilangkan oleh adanya antioksidan endogen seperti superoksida dismutase (SOD, katalase (CAT), glutathione peroksidase (GPx) dan glutathione reduktase (GR) (Nur et.al, 2017)Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dimana data vitamin C dan aktivitas antioksidan kombinasi jus buah bit didapatkan melalui pemeriksaan laboratorium secara kuantitatif. Dalam penelitian Putri (2016) aktivitas antioksidan buah bit memiliki nilai IC50 79,73 µg/mL yang termasuk kategori kuat Kandungan gizi dalam makanan atau minuman, dalam hal ini zat besi dan vitamin C dalam kombinasi jus buah bit perlu dianalisis agar masyarakat dapat mengetahui jumlah yang harus dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan zat gizi harian. Selain itu sebagai upaya mencegah penuaan dini. Edukasi dan pengenalan manfaat jus buah bit (Beta vulgaris L.) sebagai mencegah penuaan dini pada masyarakat perlu dilakukan agar pemanfaatan jus buah bit semakin baik di masyrakat. Jus buah bit dengan kandungan zat besi, vitamin C dan aktivitas antioksidan tertinggi adalah formulasi K4 yang terbuat dari 25% buah bit dan 75%. Edukasi dan pengenalan manfaat jus buah bit (Beta vulgaris L.) sebagai mencegah penuaan dini, jus buah bit dapat dijadikan alternatif minuman.
UJI EFEKTIVITAS DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN BENALU KOPI (Macrosolen cochinchinensis (Lour.) V.Tiegh TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN BAKTERI Pseudomonas aeruginosa Lifiani, Rialita; Alfian Rejekinta Munthe; Sondang Purba
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat tradisional saat ini banyak digunakan karena menurut beberapa penelitian tidak menimbulkan efek samping dan salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional adalah ubi jalar ungu (Ipomoea Batatas L) dari famili Convolvulaceae. Luka sayat adalah jenis luka yang disebabkan oleh benda tajam seperti pisau. Daun ubi jalar ungu diekstraksi dengan cara maserasi dengan etanol 96%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun ubi jalar ungu terhadap penyembuhan luka sayat pada punggung tikus putih jantan. Penelitian ini menggunakan ekstrak daun ubi jalar ungu menggunakan 24 hewan uji dengan 4 kelompok perlakuan yaitu tidak ada luka sebagai kontrol negatif (-), Povidone-iodine 10% sebagai kontrol positif (+), salep ekstrak daun ubi jalar ungu 200 mg ( 20%) dan salep ekstrak daun ubi jalar ungu 400mg (40%). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) dapat mempercepat penyembuhan luka sayat pada tikus putih (Rattus norvegicus) dengan dosis paling efektif 400 mg (40%). Efektivitas salep ekstrak daun ubi jalar ungu terhadap penyembuhan luka pada tikus putih, data dianalisis secara deskriptif dengan melihat tidak adanya eritema, pembengkakan, dan penutupan luka pada sayatan.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kaktus Centong (Opuntia cochenillifera) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylacoccus epidermidis Dengan Media Buatan Pati Pisang Kepok (Musa paradisiaca) Manuppak Irianto Tampubolon; Natanael Priltius; Alfian Rejekinta Munthe
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Centong Cactus (Opuntia cochenilifera) is one of the plants used to treat health problems, but this is done based on hereditary experience. This plant contains flavonoids, tannins, saponins, and steroids. The purpose of this study was to see the antibacterial activity of the ethanol extract of Centong cactus (Opuntia cochenillifera) using alternative media of Kepok banana starch and Muller Hilton Agar Media. This study was conducted experimentally. Samples were extracted by maceration method using 96% ethanol as solvent. Antibacterial activity was tested by disk diffusion method with paper backing technique. The parameters observed were zone of inhibition. Based on the result of the inhibition zone research, the best results were obtained on the banana starch media with a concentration of 40% 18,7mm and on Muller Hilton Agar media with a concentration of 40% 20,1mm. The antibacterial test result stated that the ethanolic extract of Centong cactus could provide an effective inhibition again Staphylococcus epidermidis bacteria. Antibacterial activity using Mullerr Hilton Agar media in order to have a larger zone of inhibition than using kapok banana starch.
FORMULASI SEDIAAN SABUN CUCI TANGAN CAIR DARI MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) Ginting, Ferdinand Paulus; Alfian Rejekinta Munthe; Nettietalia Br Brahmana; Maudina Audila Sam
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virgin coconut oil is a modification of the manufacture of coconut oil so as to produce a product with a lower water content and acid content, with a clear color. The purpose of this study was to determine the formulation of liquid hand soap preparations using virgin coconut oil (VCO). The sample used in this study is old coconut which will be processed into pure coconut oil VCO (Virgin Coconut Oil). This research method was carried out experimentally, the processing of virgin coconut oil was carried out using the inducement method. The main ingredients used in the formulation of soap preparations are virgin coconut oil and potassium hydroxide using a stirrer. From the research results it is known that virgin coconut oil VCO (Virgin Coconut Oil) can be used as a basic ingredient for liquid hand soap formulations and inhibits the antibacterial activity of Staphylococcus aureus at a concentration of 3% with an inhibition zone of 2.75 mm, a concentration of 6% with an inhibition zone of 5, 50 mm and a concentration of 9% with an inhibition zone of 9.75 mm. Pure coconut oil liquid hand soap VCO (Virgin Coconut Oil) has antibacterial activity against Staphylococcus aureus bacteria.