Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FENOMENA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK PRO PADA KALANGAN MASYARAKAT DI  KELURAHAN  DWIKORA  KOTA MEDAN Niscaya Hia; Eva Margareth Sarah; Leni Martalena Gulo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/cezd2m10

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan Facebook Pro di Kelurahan Dwikora, Kota Medan, khususnya oleh mahasiswa dan ibu rumah tangga yang menjadikannya bagian dari aktivitas sehari-hari. Facebook Pro tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, mengekspresikan diri, hiburan, hingga peluang ekonomi, meskipun intensitas penggunaan yang tinggi berpotensi menimbulkan dampak negatif berupa berkurangnya interaksi sosial langsung serta munculnya ketergantungan pada media sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui motivasi, pola, aktivitas, dan dampak penggunaan Facebook Pro dengan menggunakan teori Uses and Gratifications yang menekankan peran aktif individu dalam memilih media berdasarkan kebutuhan informasi, identitas diri, integrasi sosial, hiburan, dan efisiensi komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan penelitian terdiri atas empat orang, yakni satu informan kunci dan tiga informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi utama penggunaan Facebook Pro adalah memperoleh informasi, menjaga komunikasi jarak jauh, mengekspresikan diri, serta hiburan, dengan aktivitas dominan berupa membaca dan membagikan postingan, menonton video, memberi komentar, dan memperbarui status, sementara sebagian informan juga memanfaatkannya untuk monetisasi konten. Namun, penggunaan berlebihan berdampak pada menurunnya kualitas interaksi sosial dan menimbulkan rasa cemas ketika tidak mengakses platform ini, sehingga diperlukan kesadaran serta literasi digital agar pemanfaatan Facebook Pro tetap positif dan seimbang.
Pendampingan Digital Marketing untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Pemasaran Masyarakat Kelurahan Dwikora dalam Memasarkan Produk UMKM Eva Margareth Sarah; Niscaya Hia; Dewi Ervina Suryani; Pelita Telaumbanua; Ludovikus Defianto Bazikho
Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan Vol. 3 No. 1 (2026): Januari : Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksinyata.v3i1.2866

Abstract

The digital era continues to evolve and bring innovation and change to various industries. Through digital transformation and strategies needed to overcome obstacles in the digital era, organizations can adapt and change. To achieve their goals, MSMEs must implement efficient marketing techniques in their operations. This community service method uses the PAR (Participatory Action Research) technique. This is in line with the conditions of the partner, Dwikora Village, which has human resources that are well known to both village officials and residents. The results found that due to a lack of understanding of digital marketing communication management procedures, they were unfamiliar with digital marketing techniques, different social media platforms, or how to measure their effectiveness. The Community Service Team conveyed their understanding of the importance of digital marketing communication in improving the knowledge and skills of residents as an effort to improve their marketing communication skills. This was because many residents, especially mothers, did not understand how to use digital marketing to promote their MSMEs. The team formed a content creation team or digital marketing communication managers, socialized the value of digital marketing communication to the sub-district residents in improving their knowledge and skills, and implemented a digital marketing communication message management strategy on Instagram. After these activities, partners can create interesting and relevant content that suits the interests of the target audience in Dwikora Village, namely its residents.