Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Potensi Penambahan Limbah Batu Bara sebagai Penyedia Hara Pertumbuhan Tanaman Cabai: Identify the potential for adding coal waste as a provider of nutrients for chili plant growth Suri, Nabilah Atika; Rieswana, Yuried Diilan; Aisah, Aisah; Nandini, Atika; Fansuri, Hamzah; Nurherdiana, Silvana Dwi
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2024.008.01.04

Abstract

Fly ash sebagai limbah pembakaran batu bara memiliki beragam kandungan senyawa utama seperti CaO, SiO2, Al2O3, Fe2O3, MgO, MnO, Na2O, K2O dan sebagian logam berat. Limbah sekam padi mencapai 20-30% dari gabah yang dihasilkan dan belum termanfaatkan secara optimal oleh petani. Oleh karena itu, pemanfaatan campuran fly ash dan sekam memerlukan kajian lebih lanjut sebagai inovasi produk pembenah tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemanfaatan fly ash dan sekam padi menjadi pembenah tanah atau pupuk berbasis ramah lingkungan. Fly ash dicampurkan pada komponen organik seperti sekam bakar, kotoran kambing dengan komposisi yang berbeda. Produk yang diperoleh selanjutnya diletakkan pada tanah tumbuhan cabai melalui metode sebar 0.5 g pada 1.5 kg tanah. Pengujian dilakukan pada tanah terkait nilai derajat keasaman, kelembaban dan pertumbuhan tanaman cabai sebagai indikator adanya pengaruh penambahan fly ash pada pertumbuhannya. Hasil  limbah fly ash dapat dimanfaatkan sebagai pembenah tanah dengan kisaran derajat keasaman antara 6,5 hingga 8,5 fly ash dengan kandungan nitrogen 0,49%, fosfor 0,18%, kalium 0,6% dengan nilai karbon 6,9% dan rasio C/N 14,08. Kondisi tersebut baik bagi tanah untuk tanaman cabai. Penambahan tinggi meningkat pada hari ke 1 hingga 9, sedangkan lebar daun cenderung tetap pada hari ke 3 hingga 9.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Darah (Anadara granosa) sebagai Media Penjernih Air di Desa Segoro Tambak: Utilization of Blood Cockle Shell (Andara granosa) Waste as Water Purifier Media in Segoro Tambak Village Febriyanto, Moh Rizal; Suri, Nabilah Atika; Pudjiastuti, Caecilia; Jaufillail, Tazkia; Putri, Nabila Romadloni Abdillah; Sa’diyah , Ummi Aminatus; M. Fahrul Nabilur R
Jurnal Abdimas Le Mujtamak Vol. 5 No. 2 (2025): Le MUJTAMAK 2025: Juli - Desember
Publisher : Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jal.v5i2.1256

Abstract

Desa Segoro Tambak di Kabupaten Sidoarjo menghadapi permasalahan lingkungan akibat akumulasi limbah cangkang kerang darah (Anadara granosa) yang dibuang tanpa pengolahan. Limbah ini, meskipun melimpah, belum dimanfaatkan secara produktif dan justru menjadi sumber pencemaran di wilayah pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih masyarakat dalam mengolah limbah tersebut menjadi media penjernih air berbasis kalsium karbonat (CaCO₃), yang dikenal efektif sebagai agen adsorben logam berat. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: sosialisasi mengenai dampak dan potensi limbah, pelatihan teknis pembuatan media filtrasi, serta uji efektivitas produk secara eksperimental menggunakan air tambak tercemar. Proses pengolahan mencakup pembersihan, pengeringan, penggilingan, dan penyeragaman ukuran partikel. Hasil uji selama tujuh hari menunjukkan peningkatan pH dari 5,0 menjadi 7,0–8,1 dan penurunan total dissolved solids (TDS) dari 761 ppm menjadi 348 ppm, dengan hasil terbaik pada massa adsorben 120 gram. Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan kualitas air, tetapi juga memberdayakan masyarakat dalam produksi, pengemasan, dan strategi pemasaran produk ramah lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pengelolaan limbah lokal berbasis ekonomi sirkular dapat menjadi solusi berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, edukasi, dan kewirausahaan desa.