Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Kualitas Air pada Budidaya Ikan di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang Herawati, Heti; Subhan, Ujang; Wirawan Arief, Mochamad Candra
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53018

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan oleh Tim Dosen Departemen Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan kelompok pembudidaya ikan di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada anggota pembudidaya ikan dalam rangka penguatan dan peningkatan kemampuan kelompok pembudidaya ikan. Informasi mengenai manajemen kualitas air untuk kegiatan budidaya ikan menjadi salah satu kebutuhan sehingga akan mempengaruhi hasil dari budidaya yang dilakukan oleh kelompok karena permintaan terhadap hasil budidaya cukup tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendekatan yang melibatkan anggota kelompok yang terdapat di Desa Sukasari. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan untuk memberikan pengetahuan secara empiris untuk anggota kelompok. Hasil dari kegiatan PKM ini memberikan dampak positif bagi kelompok pembudidaya karena mereka mendapatkan tambahan informasi dan pengetahuan tentang bagaimana manajemen kualitas air yang baik dalam kegiatan budidaya ikan.
Inventarisasi dan Kondisi Vegetasi Mangrove di Muara Sungai Cipalawah Cagar Alam Leuweung Sancang, Kabupaten Garut Surahmat, Reanita Juhaeriah; Chuzaimah, Syakirah; Jelita, Rikha; Nugraha, R. Raffly Yogaswara; Putra, Daffa Manggala; Wirawan Arief, Mochamad Candra; Hartatik, Sri Een
Akuatika Indonesia Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v8i2.45059

Abstract

Cagar Alam Leuweung Sancang (CALS) adalah kawasan konservasi yang memperoleh tekanan lingkungan dari beberapa sungai, terutama Sungai Cipalawah. Sebagai kawasan konservasi informasi mengenai sebaran, kerapatan, dan kondisi vegetasi mangrove di CALS masih jarang ditemukan. Riset dilaksanakan pada tanggal 1-3 Juli 2022 di muara Sungai Cipalawah CALS untuk mengetahui sebaran, kerapatan dan kondisi vegetasi mangrove dengan menggunakan metode Transect Line Plot (TLP). Stasiun pengambilan data ditentukan berdasarkan perbedaan karakteristik lokasi. Berdasarkan hasil riset, ditemukan 10 spesies mangrove dengan spesies yang paling berpengaruh pada stasiun 1 adalah Sonneratia caseolaris dengan INP sebesar 202.16%, stasiun 2 adalah Bruguiera parviflora dengan INP sebesar 213.25%, dan stasiun 3 adalah Sonneratia alba dengan INP sebesar 225.67%. Kondisi vegetasi mangrove di muara Sungai Cipalawah CALS dikategorikan dalam kondisi rusak dan jarang ditumbuhi vegetasi dengan nilai kerapatan sebesar 366.67 ind/ha – 666.67 ind/ha, sedangkan nilai Indeks Keanekaragaman (H’) berkisar diantar 0.43 – 0.99 termasuk kategori rendah.
Daya Dukung dan Nilai Ekonomi Kawasan Ekowisata di Kabupaten Pangandaran Herawati, Heti; Angellica, Maria Stevanie; Apriliani, Izza Mahdiana; Wirawan Arief, Mochamad Candra
Akuatika Indonesia Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v8i2.44881

Abstract

Daya dukung merupakan jumlah maksimum manusia yang dapat ditampung oleh suatu tempat pada saat yang sama tanpa menyebabkan kerusakan fisik, ekonomi atau sosial budaya, dan hal yang menyebabkan berkurangnya kualitas kepuasan pengunjung. Upaya penghitungan daya dukung salah satunya agar tidak terjadi kerusakan pada kawasan wisata yang diakibatkan oleh kelebihan jumlah pengunjung. Nilai ekonomi merupakan nilai yang diberikan bagi suatu kawasan wisata. Penghitungan nilai ekonomi dilakukan untuk mengetahui berapa biaya yang dapat dihasilkan dan digunakan untuk melakukan pengelolaan pada kawasan wisata. Riset ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung dan nilai ekonomi pada Kawasan Ekowisata Mangrove yang berada di Kabupaten Pangandaran yaitu Kawasan Ekowisata Mangrove Bojong Salawe, Nusawiru, dan Batu Karas. Metode yang digunakan adalah metode survei yang disebarkan secara online melalui google form kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan total responden sebanyak 108 responden. Hasil riset ini menunjukkan bahwa Kawasan Ekowisata Mangrove di Kabupaten Pangandaran belum melebihi kapasitas daya dukung pada masing-masing kawasan. Kawasan dengan daya dukung tertinggi adalah Kawasan Ekowisata Mangrove Batu Karas sebanyak 67 pengunjung per hari, sedangkan kawasan dengan daya dukung terendah adalah Kawasan Ekowisata Mangrove Nusawiru sebanyak 20 pengunjung per hari. Kawasan yang memiliki nilai ekonomi tertinggi adalah Kawasan Ekowisata Mangrove Batu Karas dengan nilai ekonomi sebesar Rp 2.566.110.000 per tahun, sedangkan kawasan yang memiliki nilai ekonomi terendah adalah Kawasan Ekowisata Bojong Salawe dengan nilai ekonomi sebesar Rp 237.857.000 per tahun.