Program P5 merupakan salah satu langkah yang ditempuh sekolah untuk menanamkan kepedulian lingkungan kepada peserta didik sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana implementasi program P5 di SDN Semangat Dalam 2, sekaligus menelaah dampak, tantangan, dan hambatan yang muncul selama pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus, sedangkan data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi kegiatan yang di peroleh dari pendidik nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P5 di sekolah telah dirancang selaras dengan kebijakan pemerintah melalui tiga tahap utama. Pada tahap pertama, seluruh wali kelas mulai dari kelas 1 sampai 6 menentukan jenis proyek yang akan menjadi fokus kegiatan selama satu semester. Tahap kedua menekankan pemilihan tema pemanfaatan sampah, sehingga siswa diberikan pemahaman mengenai perbedaan sampah organik dan non organik sebelum pembelajaran dilakukan di luar kelas. Tahap ketiga, pendidik memberikan contoh nyata kedua jenis sampah tersebut, kemudian siswa mempraktikkan secara langsung kegiatan memilah sesuai kategori masing - masing. Program ini memberikan berbagai dampak positif, terutama meningkat nya antusiasme dan rasa ingin tahu siswa, serta berkembangnya kemampuan mereka dalam mengenali dan mengelompokkan sampah organik maupun non organik. Temuan ini menegaskan bahwa pembiasaan yang dibangun melalui program P5 mampu menumbuhkan kreativitas peserta didik.