Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ELSA Speak: Piquing Demotivated Students to Self-Improve Their Pronunciation with an AI-powered English Speaking Coach Khalizah, Nur; Damanik, Emeliya Sukma Dara
Elsya : Journal of English Language Studies Vol. 6 No. 1 (2024): Elsya : Journal of English Language Studies
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/elsya.v6i1.18727

Abstract

The heightened global expectation of English proficiency is equally matched with the demand for students of this generation to be adept at handling technology, leading to the boom of artificial intelligence application in education. This paper is a contribution from a local teacher’s attempt to adapt and use an AI English speaking coach called ELSA Speak. This study determines the impact of using the app in enhancing junior high school students’ speaking skills through a pre-experimental study and establish a state-of-the-art understanding of the extent of the collective exploration of this AI. The first research design is a pre-experimental study and utilised the quantitative analysis approach, involving 23 third-grade pupils from MTs Zia Salsabila Percut Sei Tuan as the sample. The second research design is a systematic literature review of a total of 491 papers published from 2015 to 2024. Findings from the primary data proved that ELSA Speak app effectively enhances students' speaking proficiency in five aspects (grammar, vocabulary, pronunciation, fluency, and content) and successfully held the attention of students whose history prior to the use had very low motivation to learn and practice English as a foreign language. However, the systematic review revealed that this type of study is the furthest point of current investigation on ELSA Speak app, and thus calls for the need for more robust studies to develop a better understanding of whether the short-term success of using the AI can last for long-term and in what other ways can it be integrated into the teaching syllabus.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak SDIT Al Firdaus Banjarmasin Alpadhila, Gina; Husniyah, Husniyah; Perdana, Muhammad Satria Yuda; Khalizah, Nur; Shafitri, Pirda Rizki; Madina, Raudhatul; Suriansyah, Ahmad; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.361

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi informasi tentang implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak SDIT Al Firdaus Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan suatu objek kondisi, dan penomena sesuai dengan kondisi alamiah atau riil tentang gambaran umum yang sistematis, rinci, faktual dan akurat. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah penggerak telah memasuki tahun ketiga dan sudah dilaksanakan secata optimal. Walaupun dalam pelaksanaannya masih mengalami beberapa kendala dan kekurangan. Kurikulum merdeka memberikan ruang bagi pendidik untuk berinovasi dalam kegiatan pembelajaran sehingga dapat lebih menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa sekolah penggerak mampu mengembangkan kurikulum yang lebih kontekstual dan relevan dengan lingkungan sekitar, meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, dan mendorong keterlibatan pendidik dalam pengembangan professional. Secara keseluruhan, implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah penggerak menunjukkan potensi besar dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia, namun memerlukan dukungan dan pembinaan yang konsisten agar dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
PENERAPAN TERAPI SENAM OTAK TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA : LITERATURE REVIEW Safrudin, M. Bachtiar; Widyastuti, Dwi; Amanda, Devi Clarisa; Azzahra, Sekar Putri; Anggreini, Niken; Almadaniyah, Hanun; Nurjanah, Nurjanah; Safitri, Dwi Amelia; Khalizah, Nur; Putri, Anisa Duwi; Sadien, Rayshifa; Anata, Agil
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43537

Abstract

Demensia adalah gangguan yang memengaruhi kemampuan berpikir, mengingat, dan memahami informasi, yang sering terjadi pada individu lanjut usia. Salah satu pendekatan non-obat yang dapat membantu menjaga serta meningkatkan fungsi kognitif adalah terapi senam otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manfaat senam otak dalam meningkatkan kemampuan kognitif lansia yang mengalami demensia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi-eksperimental dengan membandingkan kondisi kognitif peserta sebelum dan setelah menjalani terapi senam otak secara rutin. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa senam otak memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia. Intervensi ini terbukti efektif meningkatkan skor kognitif, dengan perbaikan yang signifikan pada aspek orientasi, ingatan, dan bahasa. Selain itu, senam otak juga meningkatkan pengetahuan lansia tentang demensia, memperbaiki interaksi sosial, serta menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic. Dibandingkan dengan reminiscence therapy, senam otak menunjukkan hasil yang lebih efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia. Secara keseluruhan, senam otak merupakan terapi yang efektif dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup lansia, baik dari sisi kognitif, fisik, maupun sosial.
The Application of Meditation/Mindfulness Therapy for Stress and Insomnia in the Elderly: A Literature Review Safrudin, Bachtiar; Widyastuti, Dwi; Anata, Agil; Almadaniyah, Hanun; Azzahrah, Sekar Putri; Amanda, Devi Clarisa; Nurjanah, Nurjanah; Khalizah, Nur; Putri, Anisa Duwi; Safitri, Dwi Amelia; Sadien, Rayshifa; Anggreini, Niken
INDOGENIUS Vol 5 No 1 (2026): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v5i1.910

Abstract

Background & Objective: Older adults often experience psychological and physiological changes that lead to stress and sleep disorders such as insomnia. Mindfulness and meditation therapy have been widely applied as non-pharmacological interventions to improve sleep quality and reduce anxiety among elderly populations. This literature review aims to analyze and synthesize evidence from Indonesian studies regarding the effectiveness of meditation and mindfulness therapy in reducing stress and insomnia in older adults. Method: A literature review was conducted using Google Scholar, Garuda, and Neliti databases for Indonesian studies published from 2019–2025. Eighteen eligible articles were analyzed, including three local studies by Bachtiar Safrudin focusing on yoga, physical activity, and elderly exercise as relaxation interventions. Result: Most studies demonstrated that meditation and mindfulness significantly reduce stress and improve sleep quality in the elderly. Local findings also supported these effects through yoga and relaxation exercises. Conclusion: Meditation and mindfulness are effective, simple, and safe interventions that can be integrated into community-based nursing programs to enhance elderly mental health.
Upaya Pengenalan Gizi Seimbang Pada Anak Usia Dini Melalui Menu Hamburger Bergizi Di TK Walidah Rahmat, M. Yusran; Aqilah, Nur Ghina; ., Supiana; Salsabilla, Roihanatus; Wulandari, Risma; Amelia, Rezti Suci; Putri, Adelia; Khalizah, Nur
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The golden age period is an important phase in forming healthy eating habits in early childhood. In Indonesia, the challenges that often arise are not just food availability, but low nutritional literacy and the tendency of children to reject vegetables due to taste preferences and the phenomenon of food neophobia. This research aims to describe the effectiveness of nutritious hamburgers as an innovative medium for introducing the concept of balanced nutrition to children aged 4-6 years at Walidah Kindergarten. The method used is descriptive qualitative involving students, teachers and parent representatives. Data was obtained through participatory observation during the manufacturing and consumption process, unstructured interviews, and field documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model.Hamburgers are modified with high-fiber wheat bread, patties mixed with meat and chopped vegetables (carrots and spinach) as a camouflage technique, as well as vegetable toppings arranged to resemble interesting characters. The results show that children are more enthusiastic, especially when assembling their own food. Active involvement increases a sense of ownership, reduces resistance to vegetables, and makes it easier to understand nutrition through simple analogies. These findings confirm that modification of popular foods can be an effective strategy for balanced nutrition education and is worthy of being integrated into PAUD programs through collaboration between schools and parents. as well as further mixed-methods-based research to measure the sustainability of the long-term impact on stunting prevention and the formation of healthy eating behavior.