Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Proyek Pengembangan Sistem Informasi PPDB dengan Metode Agile Scrum Siahaan, Nafi Beckhamsyah; Yahfizham Yahfizham
Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Volume 4, No. 1, Juli 2024 Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmb.v4i1.3916

Abstract

Abstrak. SMP Swasta Ikal Medan masih menerapkan pendekatan konvensional dalam menerima peserta didik baru, dengan proses pengelolaan data yang dilakukan secara manual yakni menggunakan Microsoft Excel, yang terkadang memakan waktu lama dan kurang efisien. Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan mengatasi kendala tersebut, penelitian ini dilakukan untuk manajemen proyek mengembangkan sistem penerimaan peserta didik baru. Sistem ini dirancang dengan mengikuti alur data yang sudah ada dalam sistem konvensional yang saat ini digunakan oleh sekolah. Metode pengumpulan data untuk pengembangan sistem ini dilakukan melalui wawancara dan observasi yang mengacu pada metode agile scrum. Pemanfaatan metode Agile Scrum efektif dalam merencanakan, merancang, mengembangkan dan mengelola proyek Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Swasta Ikal Medan. Perancangan dan implementasi mencapai target dari kebutuhan product backlog. Review Sprint menyatakan bahwa sebagian besar daftar product backlog telah berhasil dikerjakan tepat waktu. Namun, terdapat product backlog untuk fitur tambahan yang belum selesai karena masih berada dalam tahap pengerjaan. Prioritas untuk menyelesaikan fitur tambahan tersebut menjadi penting untuk memastikan keseluruhan backlog dapat diselesaikan dengan efisien dalam waktu yang ditetapkan. Abstract. SMP Swasta Ikal Medan still applies a conventional approach in accepting new students, with data management processes carried out manually using Microsoft Excel, which sometimes takes a long time and is less efficient. In an effort to improve efficiency and overcome these constraints, this research is conducted to project manage the development of a new student admission system. This system is designed to follow the existing data flow in the conventional system currently used by the school. Data collection methods for system development are conducted through interviews and observations that adhere to the Agile Scrum method. The utilization of Agile Scrum method is effective in planning, designing, developing, and managing the New Student Admission (PPDB) project at SMP Swasta Ikal Medan. The design and implementation have achieved the target from the product backlog requirements. Sprint reviews indicate that most of the product backlog items have been successfully completed on time. However, there are backlog items for additional features that are not yet completed as they are still in progress. Prioritizing the completion of these additional features is crucial to ensure that the entire backlog can be efficiently completed within the specified time frame.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Terkait Asupan Nutrisi Anak Untuk Pencegahan Stunting di Desa Mangkai Lama Nasution, Adnan Buyung; Siahaan, Nafi Beckhamsyah; Megarani, Omega; Sastika, Weni; Ramadhani, Silvia; Ainun, Nur; Khairani, Devia Astry; Febrianti, Yuli; Erlinda, Nur; Oktafianti, Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15233

Abstract

Stunting is a condition where a child's height does not develop according to the average for their age, indicating abnormal physical growth. Toddlers who experience stunting are in a chronically poor state of health. If not properly addressed, this condition can pose serious health risks. This activity aims to encourage and educate the public to provide proper nutrition through exclusive breastfeeding, fruits, vegetables, protein-rich foods, and regular immunizations to optimize the prevention of stunting from an early age. The results showed a significant improvement in mothers' knowledge about stunting, with 83.3% demonstrating good understanding and 16.6% showing less understanding. Before the education session, the majority of mothers had a good level of knowledge at 55.5%. Activities like this must continue to ensure parents increase their understanding of the causes of stunting and how to prevent it from an early stage. Abstrak. Stunting adalah kondisi di mana tinggi badan anak tidak berkembang sesuai dengan usia pada umumnya, menunjukkan pertumbuhan fisik yang abnormal. Balita yang mengalami stunting berada dalam kondisi kesehatan yang sangat buruk secara kronis. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat agar memberikan asupan gizi yang baik melalui ASI eksklusif, buah, sayur, makanan yang mengandung protein tinggi, serta rutin imunisasi untuk memaksimalkan pencegahan stunting sejak anak usia dini. Hasil yang didapat tingkat pengetahuan stunting terjadi peningkatan yang baik terhadap pengetahuan ibu balita yaitu sebesar 83,3% dan terdapat 16,6% kurang baik. Sebelum diberikan sosialisasi pengetahuan ibu sebagian besar baik sebesar 55,5%. Kegiatan seperti ini harus tetap berkelanjutan untuk terus meningkatkan pengetahuan orang tua dalam mengetahui penyebab stunting serta cara mengcegahnya sejak dini.