Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Need to Belong terhadap Hubungan Interpersonal pada Remaja Hafizoh, Hafizoh; Febriani, Risna; Rifandi, Akhmad
Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jipmconnectedness.v3i2.4578

Abstract

Abstract. This study aims to examine the role of need to belong to interpersonal relationship in adolescents. The reseach method used is a quantitative method with correlational design. The data collection tool used is the need to belong scale and interpersonal relationship. The subject taking technique used purposive sampling with the criteria of adolescents aged 16–20 years who have friends in the city of Banjarmasin. The total subjects is 234. The data analysis used is simple linear regression analysis. The results showed that need to belong significantly predict interpersonal relationship in adolescents. Need to belong can play a role in predicting interpersonal relationship by 41% (R2=0,410; sig < 0,000). Based on these results, the research hypothesis is accepted, namely that there is a role of need to belong to interpersonal relationship ini adolescents.
PSIKOEDUKASI UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM DAN PENERIMAAN TEMAN SEBAYA SISWA REGULER DI SEKOLAH Setiawati Hariyono, Dyta; Ariyani, Herda; Hafizoh, Hafizoh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.741-746

Abstract

Pesatnya penyebaran pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan secara tidak langsung menyebabkan peserta didik reguler menjalin pertemanan dan berinteraksi langsung dengan peserta didik berkebutuhan khusus. Permasalahan yang terjadi di SMAN 1 Banjarbaru ialah minimnya kesadaran peserta didik reguler terhadap Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), kesulitan bersosialisasi dengan teman sebaya serta adanya kecemasan dan stress yang di alami peserta didik sehingga berpengaruh pada self-esteem mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menguatkan budaya inklusi melalui psikoedukasi guna meningkatkan self-esteem, penerimaan teman sebaya, pemahaman serta pengelolaan stress dan kecemasan yang baik pada peserta didik reguler di sekolah inklusi SMAN 1 Banjarbaru. Metode yang digunakan adalah pemberian pre test dan post test menggunakan instrumen Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan kuesioner pengetahuan. Pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah secara langsung mengenai self-esteem, pendidikan inklusi dan pemahaman teman sebaya, manajemen kecemasan dan tata laksana pengobatan non farmakologi. Evaluasi kegiatan dan tingkat kepuasaan mitra sebagai tahap akhir pelaksanaan kegiatan.
PSIKOEDUKASI UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM DAN PENERIMAAN TEMAN SEBAYA SISWA REGULER DI SEKOLAH Setiawati Hariyono, Dyta; Ariyani, Herda; Hafizoh, Hafizoh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.741-746

Abstract

Pesatnya penyebaran pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan secara tidak langsung menyebabkan peserta didik reguler menjalin pertemanan dan berinteraksi langsung dengan peserta didik berkebutuhan khusus. Permasalahan yang terjadi di SMAN 1 Banjarbaru ialah minimnya kesadaran peserta didik reguler terhadap Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), kesulitan bersosialisasi dengan teman sebaya serta adanya kecemasan dan stress yang di alami peserta didik sehingga berpengaruh pada self-esteem mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menguatkan budaya inklusi melalui psikoedukasi guna meningkatkan self-esteem, penerimaan teman sebaya, pemahaman serta pengelolaan stress dan kecemasan yang baik pada peserta didik reguler di sekolah inklusi SMAN 1 Banjarbaru. Metode yang digunakan adalah pemberian pre test dan post test menggunakan instrumen Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan kuesioner pengetahuan. Pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah secara langsung mengenai self-esteem, pendidikan inklusi dan pemahaman teman sebaya, manajemen kecemasan dan tata laksana pengobatan non farmakologi. Evaluasi kegiatan dan tingkat kepuasaan mitra sebagai tahap akhir pelaksanaan kegiatan.