Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Influence of Leadership and Culture on Performance through the Work Environment Idris, Muhammad; Hafidulloh, Hafidulloh; Haryati, Endri
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 22 No 2 (2025): Juli
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v22i2.25938

Abstract

Transformational leadership has a major influence on improving employee performance, not only in carrying out tasks, but also in terms of providing motivation and inspiration to achieve more optimal work results. Organizational culture also plays a role in shaping behavioral patterns and dynamics of interaction in the work environment. The purpose of this study is to analyze the impact of transformational leadership and organizational culture on employee performance, by considering the role of the work environment as a mediator variables. This study uses a quantitative approach and involves employees of PT. Vermindo Utama Semarang. Data analysis was carried out using the SEMPLS method. The results of the study indicates that transformational leadership directly and indirectly (through the work environment) has a positive and significant influence on performance. The work environment is proven to play an important role as a mediator variables. However, organizational culture does not show a significant influence on the work environment or employee performance, so it cannot be considered as the main factor in improving work performance
Penguatan Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Pendidikan Karakter Berbasis OBE di Kota Surabaya Haryati, Endri; Widodo, Agus Purbo; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1996

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembentukan kepribadian peserta didik, terutama di era globalisasi yang penuh tantangan moral dan etika. Dalam konteks pendidikan di Indonesia, peran guru bimbingan dan konseling (BK) menjadi krusial dalam membimbing siswa agar memiliki karakter yang kuat dan berintegritas. Namun, implementasi pendidikan karakter sering kali masih bersifat konseptual tanpa pendekatan yang terstruktur dan terukur. Oleh karena itu, pendekatan Outcome-Based Education (OBE) menjadi solusi inovatif dalam memperkuat efektivitas pendidikan karakter. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi penguatan peran guru BK dalam menerapkan pendidikan karakter berbasis OBE di SMA dan SMK di Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan, pendampingan, dan evaluasi berbasis OBE, di mana guru BK dibekali pemahaman mengenai perancangan tujuan pembelajaran berbasis capaian, metode asesmen yang berorientasi hasil, serta teknik bimbingan yang mendukung perkembangan karakter siswa.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan OBE mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru BK dalam menerapkan pendidikan karakter yang lebih sistematis, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru BK yang terlibat dalam program ini mengalami peningkatan kompetensi dalam merancang program bimbingan yang berbasis capaian pembelajaran serta lebih mampu mengukur dampak pendidikan karakter terhadap siswa. Dengan demikian, implementasi pendidikan karakter berbasis OBE berpotensi menjadi strategi yang efektif dalam membangun karakter siswa yang lebih baik di tingkat pendidikan menengah.
Improving Police Performance through Human Resource Quality, Motivation, Discipline, and Organizational Culture Eka Apriyanto, Andy; Hafidulloh, Hafidulloh; Haryati, Endri
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 23 No 1 (2026): Januari
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v23i1.26568

Abstract

The West Surabaya Police Department represents a police organization in an urban area with a high level of task complexity. It exhibits significant variation in personnel performance, with some members still receiving ratings in the "sufficient" or even "poor" categories. The performance of Polri members is a fundamental factor in realizing a professional, effective, and integrity-based law enforcement institution. This study aims to analyze the influence of human resource quality, work motivation, and work discipline on personnel performance, with organizational culture as a mediating variable. The research approach was quantitative, using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 3.0. Data were collected from 70 respondents and analyzed to test validity, reliability, and structural relationships between variables. The results show that human resource quality, motivation, and work discipline have a significant influence on performance, both directly and indirectly through organizational culture. These findings emphasize the urgency of strengthening organizational culture to foster discipline, motivation, and human resource development, thereby improving police institutional performance
Personal Grooming and Public Speaking Untuk Excellent Service to Impression Haryati, Endri; Hidayati, Nurul; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3200

Abstract

Kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja tidak hanya bergantung pada penguasaan kompetensi teknis (hard skills), tetapi juga pada keterampilan non-teknis (soft skills) yang mendukung citra profesional dan kualitas pelayanan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses, hasil, dan dampak dari kegiatan pengabdian masyarakat berbentuk seminar dan workshop bertema “Personal Grooming dan Public Speaking untuk Excellent Service to Impression”. Kegiatan dilaksanakan di Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya (IKBIS) dengan melibatkan 68 mahasiswa lintas disiplin dari lima program studi: Manajemen, Akuntansi, Kebidanan, Gizi, dan Keperawatan. Metode pelaksanaan mengintegrasikan tiga tahap utama: (1) seminar konseptual untuk membangun pemahaman dasar, (2) workshop simulasi dan role-play yang dikontekstualisasikan dengan bidang keahlian masing-masing jurusan, dan (3) sesi evaluasi dan refleksi dengan umpan balik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif (pemahaman konsep), afektif (kepercayaan diri dan kesadaran profesional), serta psikomotorik (keterampilan komunikasi verbal dan nonverbal). Analisis mendalam mengungkap bahwa pendekatan pembelajaran eksperiensial dan kolaboratif lintas disiplin tidak hanya efektif dalam menutup kesenjangan antara teori dan praktik, tetapi juga berhasil memicu pergeseran paradigma (mindset shift) peserta mengenai integrasi antara penampilan profesional dan kemampuan komunikasi sebagai satu kesatuan dalam membangun pelayanan unggul (excellent service). Kegiatan ini telah memberikan dampak berlapis, mulai dari transformasi personal mahasiswa, penguatan kompetensi yang langsung teraplikasi, hingga penciptaan nilai tambah dan komitmen keberlanjutan bagi institusi mitra. Dengan demikian, model intervensi yang diterapkan direkomendasikan sebagai strategi penguatan soft skills mahasiswa yang efektif, aplikatif, dan relevan dengan tuntutan dunia kerja kontemporer.
Mengoptimalkan Peran Guru BK sebagai Career Bridge Builder: Pelatihan Strategi Link and Match untuk SMA/SMK/MA se-Kabupaten Trenggalek Haryati, Endri; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3201

Abstract

Latar Belakang: Kesenjangan kompetensi (skills gap) antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja merupakan tantangan serius, termasuk di Kabupaten Trenggalek. Kebijakan link and match menuntut peran aktif seluruh pemangku kepentingan, di mana Guru Bimbingan dan Konseling (BK) berpotensi menjadi career bridge builder yang strategis. Namun, kapasitas Guru BK dalam mengoperasionalkan konsep link and match ke dalam layanan bimbingan karir yang kontekstual masih memerlukan penguatan. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kapasitas Guru BK sebagai career bridge builder melalui penguasaan strategi link and match, (2) memfasilitasi penyusunan Rencana Program Tindakan (RPT) bimbingan karir yang relevan, dan (3) membentuk jejaring berkelanjutan antara Guru BK dengan dunia industri dan pemerintah daerah. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap menggunakan pendekatan partisipatoris. Tahap persiapan meliputi analisis kebutuhan dan penyusunan modul. Tahap pelaksanaan berupa pelatihan satu hari (29 Januari 2026) yang berisi transfer pengetahuan, seminar dan workshop interaktif penyusunan RPT. Tahap evaluasi dan tindak lanjut mencakup analisis pre-test/post-test, pendampingan online, dan evaluasi dampak. Hasil: Peserta berjumlah 52 Guru BK dari berbagai jenjang. Analisis menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan gain score normalisasi sebesar 0,68. Sepuluh draft RPT yang inovatif dan kontekstual berhasil dihasilkan, menunjukkan pergeseran paradigma menuju pendekatan outward-looking. Terbentuknya komunitas praktisi dan komitmen kolaborasi lintas sekolah menjadi modal sosial untuk keberlanjutan. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif dalam mengoptimalkan peran Guru BK sebagai career bridge builder dan ecosystem orchestrator. Keberhasilan ini ditopang oleh metode pelatihan yang aplikatif dan kontekstual. Implikasi kegiatan mencakup penguatan layanan bimbingan karir di sekolah, penyediaan calon tenaga kerja yang lebih siap bagi industri, serta kontribusi pada pengembangan ekonomi daerah. Keberlanjutan program memerlukan dukungan kebijakan, pendampingan berjenjang, dan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan
Strategi Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong: Pembelajaran dari Webinar dan Kunjungan KJRI Haryati, Endri; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3202

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan kultural yang kompleks selama masa kerja maupun setelah kembali ke tanah air. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada 21–23 Oktober 2025 mencakup kunjungan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong serta penyelenggaraan berbagai webinar edukatif yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan PMI dalam mengelola keuangan, merencanakan usaha mandiri, serta memanfaatkan peluang bisnis lintas wilayah. Kunjungan ke KJRI memberikan wawasan tentang dinamika kehidupan PMI, termasuk pemanfaatan waktu luang untuk interaksi sosial dan kegiatan ekonomi kreatif. Sementara itu, webinar pemberdayaan perempuan dan webinar peluang bisnis di Macao–Hong Kong memberikan edukasi praktis bagi PMI untuk mengembangkan potensi usaha pasca pekerjaan formal dan pemahaman literasi finansial. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis data kegiatan, tanggapan peserta, dan rekomendasi dari pemangku kepentingan terkait pemberdayaan PMI. Hasil temuan menunjukkan bahwa intervensi edukatif melalui forum dialog, kolaborasi kelembagaan, dan penyebaran informasi strategis dapat memperkuat kapasitas PMI dalam merancang masa depan yang mandiri secara ekonomi. Implikasi dari kegiatan ini merekomendasikan pengembangan program berkelanjutan yang melibatkan instansi pemerintah, organisasi masyarakat, serta pelaku usaha untuk memperluas akses informasi, modal usaha, dan jaringan pasar bagi PMI baik di luar negeri maupun setelah pulang ke Indonesia.