Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A Literature Review of Effect of Moringa Oleifera Leaf Extract Toward Lipid Profile Level in Hyperlipidemia Patients Waode Fitrah Sari; Suwondo, Ari; Arwani
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 5 No. 3 (2022): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v5i3.581

Abstract

Background: Hyperlipidemia is a lipid disorder characterized by increased total serum cholesterol, LDL (Low-Density Lipoprotein), triglycerides, and a decrease in HDL levels. Objective: This research aims to identify the effectiveness of Moringa oleifera leaf extract on lipid profile levels (total cholesterol, LDL, HDL, and triglycerides) in hyperlipidemic patients. Method: The research design of a Systematic Literature Review was done by identifying, evaluating, and interpreting all available relevant research, especially on problem formulation. The journal search process was done by screening, assessing journal quality, analysis, and conclusions. Results: That process obtained 25 national and international journals. Then, the writer's analysis concluded that Moringa oleifera leaf extract was more effective in increasing HDL levels with a yield of 34% and lowering LDL levels with a journal yield of 24%. On the other hand, giving Moringa oleifera leaf extract was less effective in reducing total cholesterol and triglyceride levels in the blood by a 21% yield percentage. Conclusion - The intervention effectiveness of Moringa oleifera leaf extract is effective in increasing HDL serum (High-Density Lipoprotein) levels and decreasing LDL serum (Low-Density Lipoprotein) levels in hyperlipidemic patients. Recommendation: The author recommends other researchers examine the effectiveness of giving moringa leaf extract in liquid dosage forms and Moringa leaf extract in powder or powder with doses of moringa leaf extract of 300mg/kg-BW and 700 mg/kg-BW for more than 14 days
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dan Gadget Dengan Perkembangan Anak Usia 4-6 Tahun Di TK Mepanga Aisyah Fitriany Nur; Ni Nyoman Udiani; Vidya Urbaningrum; Waode Fitrah Sari
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2025): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i1.1276

Abstract

Usia 4-6 tahun dapat disebut sebagai anak usia prasekolah dan termasuk dalam masa kanak-kanak. Pada masa ini merupakan masa yang sangat penting dan berarti karena anak akan memasuki lingkungan yang baru dan belum dikenal. Perkembangan anak dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal misalnya kondisi fisiologi dan kondisi psikologi, dan faktor eksternal yaitu lingkungan, pola asuh orang tua, pengalaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan gadget dengan perkembangan anak usia 4-6 tahun di TK Negeri 1 Mepanga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif obsevasional analitik, dengan rancangan penelitian Cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunaan porpusive sampiling dengan jumlah sebanyak 46 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pola asuh orang tua penggunaan gadget dan Format DDST. Hasil penelitian ini menggunaan uji Chi-squeare, diperoleh nilai pengetahuan dan sikap p = 0,000 (p =<0,005). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan pola asuh orang tua dan gadget pada perkembangan anak usia 4-6 tahun. Saran dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi dan dapat mengembangkan pola asuh yang diberikan kepada anak-anak, dan selalu mengawasi penggunaan gadget yang tepat pada anak-anak.
Hubungan Durasi Paparan Screen Time Dengan Perilaku Emosional Pada Anak Usia Prasekolah di TK Mutiara Hati Kota Palu: Penelitian Elsa Dwi Putri Oktavianti; Waode Fitrah Sari; Elifa Ihda Rahmayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5729

Abstract

Perkembangan teknologi menyebabkan meningkatnya penggunaan perangkat digital pada anak usia prasekolah. Kondisi ini membuat durasi paparan screen time menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi perkembangan emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi paparan screen time dengan perilaku emosional anak usia prasekolah di TK Mutiara Hati Kota Palu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 61 anak yang dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner durasi screen time dan kuesioner perilaku emosional anak. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki durasi paparan screen time kategori tinggi (50,8%) dan perilaku emosional berada pada kategori berat (45,9%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value 0,000 dan r-value 0,770, yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara durasi paparan screen time dengan perilaku emosional anak. Semakin tinggi durasi paparan screen time, semakin besar risiko munculnya masalah perilaku emosional pada anak usia prasekolah. Pihak TK Mutiara Hati Kota Palu diharapkan melakukan pendampingan dan pemantauan rutin terhadap penggunaan screen time pada anak. Selain itu, perlu diberikan edukasi kepada orang tua terkait batasan penggunaan gadget sesuai usia serta penyelenggaraan penyuluhan atau kelas parenting secara berkala untuk mendukung perkembangan emosional anak secara optimal.