Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemilihan Moda Transportasi Antara Bus Damri dan Kendaraan Pribadi Pada Jalur Kendari –Amolengo–Baubau Evendi, Rustam; Putra, Adris Ade; Ridwansyah, Ridwansyah; Lawelendo, Lawelendo
Jurnal Manajemen Rekayasa (Journal of Engineering Management) Vol 6, No 1 (2024): Mei Tahun 2024
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmr.v6i1.49054

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pilihan moda transportasi penumpang bila terjadi perubahan-perubahan terhadap biaya, jadwal keberangkatan, frekuensi perjalanan dan kenyamanan; hubungan antara karakteristik penumpang terhadap variabel pemilihan moda transportasi Bus Damri dan Kendaraan pribadi; dan harapan penumpang agar beralih dari menggunakan kendaraan pribadi ke bus Damri pada jalur Kendari – Amolengo – Baubau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik state preference. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pelaku perjalanan yang menggunakan bus Damri dan kendaraan pribadi, yang dianalisis menggunakan SEM PLS. Hasil analisis data, yaitu kendaraan pribadi merupakan pilihan moda transportasi mayoritas penumpang dibanding bus Damri pada jalur Kendari – Amolengo - Baubau pada semua variabel yang ditinjau; Karakteristik responden seperti jenis kelamin, pekerjaan, penghasilan dan pendidikan memiliki hubungan atau pengaruh yang positif terhadap pemilihan moda transportasi sedangkan usia memiliki hubungan yang negatif; dan Harapan penumpang agar mau beralih untuk menggunakan kendaraan bus Damri yaitu: (37%) responden menganggap tarif Damri masih cukup mahal dan (28%) mengharapkan adanya penurunan tarif agar bus Damri lebih terjangkau, (62%) responden berharap agar waktu tempuh dapat lebih cepat, (85%) berharap bus Damri berangkat pukul 08.00, (99,33%) responden berharap keberangkatan bus damri lebih dari tiga unit atau tiga kali dalam sehari, (80%) berharap Bus Damri full AC, armada baru, dan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas. Selain itu ada pula harapan adanya tarif khusus untuk mahasiswa. Kata Kunci: Pemilihan moda, bus damri, dan kendaraan pribadi.
Healthy Settlements with Septic Tanks and High Groundwater Table for Waste Management Kadir, Ishak; Kotta, M. Husni; Ma’ruf, Annas; Lawelendo, Lawelendo; Rachman, Ranno Marlany; Ahdiyani, Wisdha
Journal of Universal Community Empowerment Provision Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Universal Community Empowerment Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55885/jucep.v5i3.799

Abstract

The KKN-Thematic Community Service Program in Leppe Village, Soropia District, Konawe Regency, focuses on enhancing environmental health by implementing adaptive septic tanks in areas with high groundwater tables. The village, located in a coastal region with high groundwater levels, faces significant challenges in waste management, contributing to groundwater contamination and health issues. This program aims to educate the community on the importance of proper sanitation systems, specifically septic tanks, to prevent waterborne diseases and improve overall public health. Through participatory methods, the program involves residents in the planning, construction, and maintenance of septic tanks designed to withstand high water tables. The community is also trained in regular maintenance, ensuring long-term sustainability of the systems. The project is part of a broader effort to improve the quality of life in rural coastal areas by promoting hygienic practices and environmentally friendly waste management solutions. The outcomes of this initiative include increased awareness, improved sanitation infrastructure in the village, and the establishment of a replicable model for other coastal areas. The project has fostered collaboration between local authorities, academic institutions, and the community, laying the groundwork for ongoing environmental health improvements in the region.