Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN ARSITEKTUR HIJAU PADA SEKOLAH ISLAM TERPADU DI KOTA KENDARI Bayu, Dwy; Kotta, M. Husni; Sjamsu, Arief Saleh
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSekolah Islam Terpadu (SIT) adalah sarana yang sangat ideal sebagai tempat pembelajaran tentang pendidikan umumdan pendidikan agama Islam. Pendirian SIT di kota Kendari terbilang masih sedikit, terutama pada satuan pendidikansetingkat SMP hanya ada satu sekolah yakni SMPIT Al-Qalam yang berdiri sejak tahun 2014. Perencanaan desainbangunan Sekolah Islam Terpadu ini juga harus mampu menjadi sebuah sekolah moderen baik dari segi bangunan maupundari segi tampilan. Pembanguna gedung sekolah sangat diperlukan untuk memperhatikan aspek lingkungan, baik dalam halmaterial, cara membangun, maupun bentuk dari bangunan itu sendiri. Persoalan desainnya adalah bagaiana dapatmenerapkan konsep arsitektur yang hemat energi pada bangunan sebagai usaha pengurangan energy dan biaya namun tetapnyaman digunakan sebagai tempat pembelajaran siswa. Tujuan dari perancanaan ini adalah untuk mengurangi dampak darikerusakan lingkungan sebelum pembangunan, ketika dalam tahap pembangunan, dan setalah pembangunan. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif yaitu pengambilan data dengan studi pustaka, survei data, wawancara, dan studi banding.Hasil dari penelitian ini berupa lokasi sekolah yang sesuai fungsi bangunan sebagai Sekolah Islam Terpadu denganPendekatan Arsitektur Hijau serta dapat menampung semua aktifitas pengguna bangunan dalam penerapananya sebagaibanguna dengan konsep arsitektur hijau.Kata kunci: Sekolah islam terpadu, arsitektur hijau.ABSTRACTIntegrated Islamic School (IIS) is an ideal facility as a place for learning about general education and Islamiceducation. Constraction of IIS in Kendari is still few, especially in the High School-level education unit, there is only oneschool, namely Al-Qalam which was built in 2014. Design for the building of the Integrated Islamic School must be able tobecome a modern school both in terms of buildings and from appearance. Construction of school buildings is needed tokeep environmental aspects, both in terms of materials, how to build, and the shape of the building itself. The designproblem is how to apply energy-efficient architectural concepts to buildings as an effort to reduce energy and costs but stillbe comfortable to use as a place for learning. The aim of this planning is to reduce environmental damage beforedevelopment, during the development stage, and after development. This research uses qualitative methods, namely datacollection with literature study, survey data, interviews, and comparative studies. The result of the research is a schoollocation that suitable for the building function as Integrated Islamic School with a Green Architectural Approach and cancapture all activities of building users in its application as building with green architectural concept.Keywords: Integrated islamic school, green architecture.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU PADA SEKOLAH ISLAM TERPADU DI KOTA KENDARI Bayu, Dwy; Kotta, M. Husni; Sjamsu, Arief Saleh
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSekolah Islam Terpadu (SIT) adalah sarana yang sangat ideal sebagai tempat pembelajaran tentang pendidikan umumdan pendidikan agama Islam. Pendirian SIT di kota Kendari terbilang masih sedikit, terutama pada satuan pendidikansetingkat SMP hanya ada satu sekolah yakni SMPIT Al-Qalam yang berdiri sejak tahun 2014. Perencanaan desainbangunan Sekolah Islam Terpadu ini juga harus mampu menjadi sebuah sekolah moderen baik dari segi bangunan maupundari segi tampilan. Pembanguna gedung sekolah sangat diperlukan untuk memperhatikan aspek lingkungan, baik dalam halmaterial, cara membangun, maupun bentuk dari bangunan itu sendiri. Persoalan desainnya adalah bagaiana dapatmenerapkan konsep arsitektur yang hemat energi pada bangunan sebagai usaha pengurangan energy dan biaya namun tetapnyaman digunakan sebagai tempat pembelajaran siswa. Tujuan dari perancanaan ini adalah untuk mengurangi dampak darikerusakan lingkungan sebelum pembangunan, ketika dalam tahap pembangunan, dan setalah pembangunan. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif yaitu pengambilan data dengan studi pustaka, survei data, wawancara, dan studi banding.Hasil dari penelitian ini berupa lokasi sekolah yang sesuai fungsi bangunan sebagai Sekolah Islam Terpadu denganPendekatan Arsitektur Hijau serta dapat menampung semua aktifitas pengguna bangunan dalam penerapananya sebagaibanguna dengan konsep arsitektur hijau.Kata kunci: Sekolah islam terpadu, arsitektur hijau.ABSTRACTIntegrated Islamic School (IIS) is an ideal facility as a place for learning about general education and Islamiceducation. Constraction of IIS in Kendari is still few, especially in the High School-level education unit, there is only oneschool, namely Al-Qalam which was built in 2014. Design for the building of the Integrated Islamic School must be able tobecome a modern school both in terms of buildings and from appearance. Construction of school buildings is needed tokeep environmental aspects, both in terms of materials, how to build, and the shape of the building itself. The designproblem is how to apply energy-efficient architectural concepts to buildings as an effort to reduce energy and costs but stillbe comfortable to use as a place for learning. The aim of this planning is to reduce environmental damage beforedevelopment, during the development stage, and after development. This research uses qualitative methods, namely datacollection with literature study, survey data, interviews, and comparative studies. The result of the research is a schoollocation that suitable for the building function as Integrated Islamic School with a Green Architectural Approach and cancapture all activities of building users in its application as building with green architectural concept.Keywords: Integrated islamic school, green architecture.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP ARSITEKTUR ISLAM PADA PERENCANAAN PONDOK PESANTREN TAHFIDZ AL-QUR’AN DI KOTA KENDARI Syahida, Yusrafian Galabin; Kotta, M. Husni; Sjamsu, Arief Saleh
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSalah satu program Pemerintah kota Kendari adalah bebas buta aksara Al-Qur’an dan membumikan Al-Qur’an ditengah masyarakat Islam kota Kendari. Hal ini perlu didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadaisebagai penunjang untuk mempelajari Al-Qur’an.Oleh karena itu, kota Kendari memerlukan sebuah pesantren tahfidz Al-Qur’an yang dalam perancangannya menerapkan nila-nilai yang terkandung dalam syariat Islam. Tujuan rancangan iniadala hmenghasilkan obyek desain yang dapat menampung aktifitas belajar-mengajar Al-Qur’an sehingga dapatmeningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap ajaran Islam. Rancangan dilakukan dengan Metode deskriptif, yaitumenceritakan atau menerangkan data-data mengenai masalah perencanaan dan analisa komparatif yaitu mengumpulkandata-data melalui studi perbandingan dengan sarana-sarana sejenis. Rancangan bangunan dilakukan denganmempertimbangkan hal-hal antara lain; kesesuaian dengan fungsi bangunan sebagai fasilitas kegiatan Islam yang terbukabagi semua usia, bersifat umum, fleksibel dan dinamis, karakter dan citra bangunan Islami yang ingin ditampilkan, unsurunsurarsitektural (skala, proporsi, ritme, kesatuan dan keseimbangan), kesesuaian dengan ajaran Islam yang ada (indah,sederhana, tanpa reduplikasi makhluk hidup), serta mempunyai fleksibilitas dalam peletakannnya. Hasil dari penelitian iniberupa konsep dan desain bangunan.Kata kunci: Arsitektur Islam, Pesantren Tahfidz Al-Qur’anABSTRACTOne of the programs of the Kendari city government is to be free of literacy from the Al-Qur'an and to make Al-Quranin the middle of the Muslim community of Kendari city.This needs to be supported by the availability of adequate facilitiesand infrastructure to support learning the Al-Qur'an.Therefore, the city of Kendari needs a tahfidz Al-Qur'an Islamicboarding school which in its design applies the values contained in Islamic law.The purpose of this design is to produce adesign object that can accommodate Al-Qur'an teaching and learning activities so as to increase understanding and love ofIslamic teachings.The design is carried out using descriptive methods, namely telling or explaining data about the problemof planning and comparative analysis, namely collecting data through comparative studies with similar means.The buildingdesign is carried out by considering several things, among others;suitability with the function of the building as a facilityfor Islamic activities that is open to all ages, so that it is general, flexible and dynamic, the character and image of theIslamic building that you want to display, architectural elements (scale, proportion, rhythm, unity and balance), conformityto teachingsThe existing Islam (beautiful, simple, without the reduplication of living things), and has flexibility in itsplacement.The results of this study are in the form of building concepts and designs.Keywords: Islamic architecture, Tahfidz Al-Qur'an Islamic Boarding School
PUSAT PENJUALAN BUKU DAN ALAT TULIS KANTOR (ATK) DI KOTA KENDARI DENGAN PENDEKATAN KENYAMANAN THERMAL Irawati, Linda; Kotta, M. Husni; Rianty, Hapsa
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPusat Penjualan Buku dan Alat Tulis Kantor (ATK) merupakan bangunan komersial dibidang bisnis retail bertujuan untukmembantu masyarakat dengan mudah dalam mendapatkan informasi, penambah wawasan ilmu pengetahuan melalui buku ataumedia cetak serta untuk memenuhi kebutuhan penunjang lainnya. Penelitian di tunjukan untuk: (1), menentukan tapak/site yangsesuai dengan Pusat Penjualan Buku dan Alat Tulis Kantor di Kota Kendari. (2), Untuk merancang Pusat Penjualan Buku danAlat Tulis Kantor di Kota Kendari. (3), Untuk menerapkan konsep Kenyamanan Thermal pada Pusat Penjualan Buku dan AlatTulis Kantor di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu data diambil dengan studi literatur,pengumpulan data, survey, wawancara dan studi banding. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik analisisdata dilakukan dengan cara data direduksi dan data disajikan. Berdasarkan hasil desain penelitian ini disimpulkan tapak beradadi area strategis yang merupkan kawasan pendidikan tinggi, pemerintahan, dan perdagangan jasa. Pada tapak terdapat jaringanutilitas kota. Penerapan kenyamanan thermal lebih diaplikasikan pada penataan ruang dalam bangunan dan bahanmaterial yang dipakai.Kata Kunci : Pusat Penjualan Buku dan Alat Tulis Kantor, Kenyamanan Thermal, Kota KendariABSTRACTThe Center for Sales of Books and Office Stationery (ATK) is a commercial building in the retail business sector which aimsto help the public easily obtain information, increase knowledge through books or print media and to meet other supportingneeds. The research is aimed at: (1) determining the appropriate site for the Center for Sales of Books and Office Stationery inKendari City. (2), To design a Sales Center for Books and Office Stationery in Kendari City. (3), To apply the concept ofThermal Comfort at the Center for Sales of Books and Office Stationery in Kendari City. This study uses qualitative methods,namely data taken by literature studies, data collection, surveys, interviews and comparative studies. Data sources consist ofprimary and secondary data. The data analysis technique was carried out by reducing the data and presenting the data. Basedon the results of this research design, it is concluded that the site is in a strategic area which is an area of higher education,government, and trade in services. At the site there is a city utility network. The application of thermal comfort is more appliedto the spatial arrangement in the building and the materials used.Keywords : Book and Office Stationery Sales Center, Thermal Comfort, Kendari City
PERENCANAAN PUSAT EDUKASI SAMPAH TPA PUUWATU KENDARI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGI Asror, Muhammad Tajul; Kotta, M. Husni; Aspin, Aspin
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSampah plastik menjadi salah satu permasalahan yang dialami oleh berbagai negara di dunia karena sifatnyayang sulit diurai dan menjadi salah satu faktor terbesar pencemaran lingkungan. Di Indonesia salah satu kotapenyumbang sampah yaitu Kota Kendari, dimana penyumbang sampah terbesar di Kota Kendari berada pada daerah– daerah yang merupakan wilayah sentral perekonomian.Penelitian ini ditujukan untuk Bagaimana merancangdesain bangunan yang dapat mewadahi kegiatan Pusat Edukasi Sampah TPA Puuwatu dengan pendekatanArsitektur Ekologi. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data lapangan melalui wawancara tidakterstruktur dan studi pustaka maupun studi literatur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkankonsep perancangan, desain, serta maket. Desain Pusat Edukasi Sampah TPA Puuwatu Kota Kendari DenganPendekatan Konsep Arsitektur Ekologi bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat kota kendaritentang sampah dan dampak yang ditimbulkan oleh sampah yang mencemari lingkungan dengan cara pencegahanmelalui penyediaan wadah dan fasilitas pendidikan dengan metode teori dan praktek.Kata Kunci : Edukasi, TPA ,Ekologi.ABSTRACTPlastic waste is one of the problems experienced by various countries in the world because it is difficult todecompose and is one of the biggest factors in environmental pollution. In Indonesia, one of the cities thatcontributes to waste is Kendari City, where the largest waste contributor in Kendari City is in areas which are thecentral areas of the economy. The design was carried out using field data collection methods through unstructuredinterviews and literature studies as well as literature studies. Then proceed with data analysis that produces designconcepts, designs, and mockups. The design of the Puuwatu TPA Waste Education Center in Kendari City with anEcological Architectural Concept Approach aims to provide an understanding for the Kendari city community aboutwaste and the impact caused by waste that pollutes the environment by means of prevention through the provision ofeducational containers and facilities with theoretical and practical methods.Keywords: Education, TPA, Ecology.
STUDI KENYAMANAN TERMAL PADA BANGUNAN HUNIAN BUGIS (TIMPALAJA) TRADISIONAL KOTA MAKASSAR (TINJAUAN KENYAMANAN RUANG LUAR BANGUNAN) Muhammad Husni Kotta; Ainussalbi Al Ikhsan; Muhammad Arzal Tahir; Sitti Rosydah
Jurnal Malige Arsitektur Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Malige Arsitektur
Publisher : Jurnal Malige Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKeberadaan suatu hunian sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor kenyamanan termal pada bangunan huniantradisional Bugis (Timpalaja), menggunakan metode pendekatan kuantitatif atau studi pendekatan pengukuranlapangan. Variabel Kenyamanan termal berdasarkan kenyamaman termal melalui pengukuran temperatur,kelembaban, kecepatan angin, dan radiasi sinar matahari , penentuan kasus penelitian ini melalui penelitianberdasarkan kriteria material atap timpalaja dan kondisi lingkungan di ruang luar bangunan, terutama tumbuhanatau pepohonan (Vegetasi). Data pengukuran digunakan dengan menggunakan alat ukur antara lain: Thermo-Hygrometer, Altimeter, Anenometer, dan radiasi cahaya matahari (suns radiation).Sedangkan pengamatankemampuan pengendalianradiasi sinar matahari dipengaruhi oleh kerapatan dan ketebalan tajukpepohonan.Tujuan dari Penelitian untuk mendapatklan kenyamanan termal bangunan hunian dan lingkunganluar bangunan (Out door thermal). Hasil perekaman dan pengukuran di analisis secara kuantitatif denganmenggunakan standar ASHRAE kenyamanan termal penelitian terdahulu. Hasil penelitian di dinding sisiBangunan Tradisional menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara timpa laja atap bambu dengantimpa laja atap seng, membuktikan pada pagi hari timpa laja atap bambu lebih rendah temperaturnya (0 C) sekitar25,5 0 C, dan siang hari timpalaja atap seng tertinggi 26,5 0 C, Sedangkan di Bangunan tradisional, siang haritimpa laja atap bambu mencapai suhu terendah 30,5 0 C, dan suhu tertinggi timpa laja atap seng, suhu tertinggisekitar 35 0C, namun kelembaban (RH) timpa laja atap bambu tertinggi sekitar 75% dari pada atap timpalajaatap seng terendah 68%, Hasil uji regresi untuk mengetahui variable X1 (faktor pepohonan / tumbuhan) yangberpengaruh terhadap variabel Y1(atap bambu),dan Y2 (atap seng) yaitu suhu udara/ temperatur ( faktor MaterialAtap ) menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan taraf kesalahan 5% ( p < 0,05 ), ternyata suhu udara/temperatur ( material atap ) dan dipengaruhi oleh lingkungan manusia dan pakaian sebesar 50,70 %, sedangkan49,30% dipengaruhi oleh faktor kenyamanan ruang luar (pepohonan / tumbuhan).Kata Kunci : Bangunan tradisional, Bugis, Kenyamanan Termal, Ruang Luar, TimpalajaABSTRACKThe are with property as very effects in factor-factor thermal comport as Bugis Tradisional so haves toapproach kuantitatif methode as nears measurement feasibility out door. Variable thermal comfort as basicthermal comfort, the are measurement Temperature, Humidity,Wind Velocity and suns radiation, The issuesresearch this is measures as basic material sfecification roof timpalaja and environment condition outdoor building, the sfecification of vegetation. The measure of references as have in parameter ad:. Thermo-Hygrometer, Altimeter, Anenometer, and Suns Radiation. Besaids ability measuredradiation as controllingas very-very at nearest and asolid vegetation and thicknes canopy vegetation. The purpose as with to hadscomfort thermal building property and out door building environment out door thermal. The fhinish at recordand measures in analysis be of kuantitatif with had to used standart ASHRAE research termal comfortpradesign. The fhinish research in behind Building Traditional about, and justick the are not all significant atbetween as roof timpalaja bamboo and roof timpalaja zinc, the realisation in day morning at lowtemperature 25,5 0 C, and at day siang the usead roof timpa laja zinc at highs temperature 26,50C, Besaids atday siang in area , uses Building Traditional Timpalaja roof bamboo at low temperature 30,50 C, andtemperature at hights as roof timpalaja zinc at hights temperature 35 0C, and justick the Humidity (RH)timpa laja roof bamboo, tempetatur 78%, besides the Humidity (RH)used timpa laja roof timpalaja zinc, withas lows temperature68%.The testing finaly fhinish as regretionif to realize variable X1 ( vegetation factor) theeffects with variable Y1 (temperature ) are just significant different across signed 5 % ( p < 0,05 ), The justickas effects vegetation factor 50,70%, and besides 49,30 % as effect comport thermal out door.Keyword : Building Tradisional, Bugis, Comfort Thermal, Out Door, Timpalaja
PEMILIHAN TUMBUHAN PESISIR SEBAGAI ALTERNATIF TUMBUHAN PENYERAPAN CO2 PADA PELESTARIAN LINGKUNGAN DI KAWASAN PESISIR RUANG TERBUKA HIJAU Husni Kotta; Waode Zulkaidah; Laode Amrul Hasan; Arief Saleh Sjamsu
Jurnal Malige Arsitektur Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Malige Arsitektur
Publisher : Jurnal Malige Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMasalah kebutuhan tumbuhan mangrove semakin terdesak dan mengalami degradasi sekitar 5% khususnyapada kawasan pesisir dan meningkatnya lahan, untuk mengatasi lahan dan tumbuhan yang efektif di kawasanpesisir pada Ruang Terbuka Hijau (RTH) melalui pendekatan model teknologi alternatif pelestarian lingkunganpesisir yang cocok dan ramah lingkungan yang berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan. Manfaatlangsung yang dirasakan pada penelitian ini adalah sebagai acuan pengganti tumbuhan alternatif mangrove danadanya luasan sebaran RTH sebagai perlakuan tanaman yang efektif dalam mengatasi pencemaran lingkungandan bahan rekomendasi dalam menentukan keseimbangan lingkungan pesisir pantai perkotaan. Tujuan khususyang ingin dicapai dalam penelitian ini dapat meminimalisasi pencemaran udara dan menentukan emisi serapanCO2 tumbuhan alternatif, dalam hal ini juga sebagai bahan perlengkapan bahan peralatan uji Emisi tanamanpesisir terhadap luasan sebaran RTH kawasan pesisir pantai.Adapun metode yang digunakan berupa metodeanalisis Regresi Linear Sederhana (Matjik, 2002) dalam menentukan teknologi alternatif perlakuan tumbuhanalternatif, serta pengaruh emisi dan nilai Absorbsi / serapan CO2 di satu ruangan (Rumah uji tumbuhan) daribahan terpal diber plastik transparan pada perletakan model RTH dan sebarannnya dengan bantuan orientasibantuan cahaya matahari. Adapun Hasil penelitian uji lapangan dan Laboratorium menunjukkan TumbuhanAlternatif Pandan Pantai Muda dan Tua) ternyata Pandan Muda tingkat absorbsi CO2nya lebih besar sekitar266.76 Gr/daun. liter , tingkat konsentrasi (ppm) lebih kecil sekitar 1,33% , Sedangkan tumbuhan pembandingAcassia tingkat Absorbsi CO2 sekitar lebih besar 5.295 Kg/pohon.thn dibandingkan dengan tumbuhan Mahonilebih kecil 2.957 Kg/pohon.tahun dan Trembesi 2.844Kg/pohon.thn ,dimana kondisi tumbuhan uji inidipengaruhi oleh suhu ruang lebih nyaman (meningkat sekitar 1 – 30 C).Kata Kunci : Pemilihan tumbuhan, Fhotosintetis, Alternatif tumbuhan, Absorbsi CO2ABSTRACTMangrove plants are getting badly needed since the number of them is decreased about 5% especially incoastal area while the amount of land is getting increased, in order to overcome land and effective plants incoastal area, Green Open Space is needed which is done through alternative technology model approach ofcoastal environmental conservation suitable and environmentally friendly oriented for sustainable development.The direct benefit obtained in this study / research is as a substitute reference of mangrove for alternative plantsand the spreading extent of Green Open Space as an effective plants treatment to overcome environmentalpollution and a recommendation material to determine the environmental balance of urban coastal area. Thespecific purpose of this study is that it can minimize air pollution and determine the CO2 absorption emissions ofalternative plants, in this case it is also as equipment and emissiontesting devices supply of coastal plants to thespreading extent of Green Open Space of coastal areas. As for the method used, Simple Linier Regressionanalysis method (Matjik, 2002) is theone used to determine alternative technology of alternative plantstreatment, as well as emission effect and the value of CO2 absorption in one room (plant testing house) fromtarpaulin material with transparent plastic on model placement of Green Open Spaceand its spreading with thehelp of sunlight orientation. The results of the field and Lab research shows that alternative plants (Young andOld Coastal Pandanus) turn out that Young Pandanus has bigger CO2 absorption rate which is 266.76 Gr/leaf/liter, concentration rate (ppm) is smaller about 1.30% for comparative plants, Acassia has bigger CO2absorption rate which is about 5.295 kg/tree/year compared to Mahoni plants which is smaller about 2.957kg/tree/year and Trembesi is about 2.844 kg/tree/year in which the condition of this testing plant is affected bymore pleasant room temperature (increased by about 1-3oC).Key words : Plants selection, Photosynthesis, Plants alternative, CO2 absorption
SUHU NETRAL DAN RENTANG SUHU NYAMAN MANUSIA INDONESIA (Studi Kasus Penelitian Pada Bangunan Kantor Di Makassar) M. Husni Kotta
Metropilar - Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Vol 6, No 1 (2008): Metropilar
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.074 KB)

Abstract

The current standart for thermal in Indonesia is based on  ASHRAE 55-1999 (the American Standard) This standard recommends a neural temperature of 240 C, with the range of comfort between 22,50 C and 26 0C to result a thermal comfort. Study done by the author in Makassar in 2005, in which some 596 office workers from seven  multi-storey office buildings were participated in this study,showedthat these  values  were fairly to low to the average requirement of the Indonesian workers   who were(about 95% of the sample population) still comfortable within the range temperature of 24,9 0C to 28,50 C in terms of air temperature(To)or 25,10 C to 27,90 C in terms of operative temperature(To). The Lower the values of the standard would result to the higher energy consumption in the air condioned Buiding. the frinciple comparative in value divus and global there date value the had processing are kuality conditions in conditions date sky. The long day,are 97 day Clear Sky (30%), in 179 day Intermediate sky  (56%) and 44 day Overcast sky  (14%) Keywords: air temperature, operative temperature, neutral (comfort) temperature, thermal sensation, illumination, radiation.
PENERAPAN ARSITEKTUR ISLAM PADA PONDOK PESANTREN MODEREN DI MUNA BARAT la ashak; Muh Husni Kotta; Sitti Rosyidah
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i2.25204

Abstract

Pondok Pesantren Moderen di Muna Barat didesain dengan arsitektur Islam. Perencanaan ini sangat memperhatikan ciri dan prinsip dari arsitektur islam itu sendiri dimana bangunan yang dihasilkan tidak terdapat gambar atau ornament makhluk hidup secara utuh, terdapat ornament yang mengingatkan kepada Allah SWT, tidak ditunjukan untuk pamer, ruang-ruang yang didesain bisa menjaga akhlak dan prilaku, dan keberadaan bangunan tidak merusak alam. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk Merancang Pondok Pesantren Moderen yang merepresentasikan kegiatan  Santriwan dan santriwati di Muna Barat; (2) Untuk Mewujudkan   Hasil   rancangan   Pondok   Pesantren   Moderen   dengan pendekatan Arsitektur Islam.; Penelitian ini menggunakan metode perancangan arsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer antara lain data tapak. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara data direduksi, data disajikan, dan data disimpulkan. Berdasarkan proses penelitian diproses perancangan diperoleh: Pertama, perencanaan sarana dan prasarana Pondok Pesantren modern yang memmenuhi segala kebutuhan santriwan dan santriwati yang ada pada Pondok pesantren tersebut; Kedua penerapan Arsitektur Islam pada Pondok Pesantren Moderen di Muna Barat yakni: Pemisahan zona antara ikhwan dan akhwat, sirkulasi antara ikhwan dan akhwat dibuat terpisah, pada bentuk dasar menerapkan  bentuk geometri, dan pada tampilan bangunan mendominasi bentuk geometri berulang dan ornamentasi kaligrafi agar pengguna bangunan senantiasa mengingat Allah SWT, dan pada bangunan masjid didesain dengan skala monumental sebagai bentuk penerapan konsep Hablumminallah yakni hubungan antara manusia dan Allah SWT.
HUBUNGAN KEARIFAN LOKAL, INTEGRASI LANSKAP DENGAN BANGUNAN SERTA KEBERLANJUTAN TERHADAP PENATAAN RUMAH JABATAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KOLAKA UTARA SEBAGAI IKON DAERAH Sahrul Sahrul; Arman Faslih; M. Husni Kotta; Ishak Kadir; Abdul Kadir; Halim Halim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan dan menganalisis penataan lanskap rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kolaka Utara menjadi ikon Kabupaten ditinjau dari aspek kearifan lokal, integrasi dengan bangunan serta mengedepankan aspek keberlanjutan; Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2025 di Kabupaten Kolaka Utara dengan fokus pada penataan landscape kawsan Rujab Bupati dan Wakil Bupati. Jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi ketiga aspek tersebut menghasilkan lanskap yang tidak hanya estetis dan fungsional secara ekologis, tetapi juga menjadi simbol identitas daerah yang mencerminkan budaya, sejarah, dan karakter masyarakat. Lanskap ini layak dijadikan ikon daerah karena mampu meningkatkan daya tarik visual, memperkuat citra institusi pemerintahan, serta memberikan nilai tambah sosial, budaya, dan ekologis secara berkelanjutan, sehingga mendukung strategi pembangunan ruang publik yang berkarakter dan representatif.