Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Pengalaman Mahasiswa Farmasi Angkatan 2021 dalam Pembelajaran Daring selama Pandemi COVID-19 di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang Noviyanto, Fajrin; Shobah, Afifah Nur; Cantika, Salkia Bunga; Sari, Via Novita; Renata, Deo; Ardianto, Teguh
Metakognisi Vol 6 No 1 (2024): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v6i2.110

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengalaman mahasiswa Farmasi Angkatan 2021 di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang dalam pembelajaran daring selama pandemi COVID-19. Metode digunakan penelitian deskriptif kualitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner daring kepada 127 mahasiswa melalui Google Form dan melakukan wawancara mendalam pada beberapa responden. Untuk mengetahui distribusi frekuensi dan nilai rata-rata, data dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Selanjutnya, data dikategorikan menjadi rendah, sedang, dan tinggi. Hasil survei menunjukkan bahwa aspek belajar mengajar dalam pembelajaran daring dikategorikan sebagai "Sedang" dengan nilai rata-rata 3,38, mengindikasikan perlunya peningkatan dalam membantu mahasiswa memahami teori dan keterampilan yang diberikan secara daring. Sementara itu, kemampuan dosen dalam pembelajaran daring dikategorikan "Tinggi" dengan nilai rata-rata 4,02, dan sarana serta prasarana untuk pembelajaran daring juga dikategorikan "Tinggi" dengan nilai rata-rata 3,96. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pengalaman mahasiswa farmasi dalam pembelajaran daring dan aspek-aspek yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan efektivitasnya di masa depan, serta dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan saat membuat kebijakan dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa farmasi.
EVALUASI TERAPI NON-FARMAKOLOGI PENYAKIT BATUK DAN PILEK DI KELURAHAN KEMANISAN, CURUG, KOTA SERANG Nur Shobah, Afifah; Noviyanto, Fajrin; Fathiyati, Fathiyati; Fairuza, Filda; Mardianti, Lina; Halimatusyadiah, Leni; Rizqi, Syifa Maulidia; Saefurrohman, Zulius Aditia; Renata, Deo
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1067

Abstract

Community service on "Evaluation of Non-Pharmacological Therapy for Coughs and Cold in Kemanisan Village, Curug, Serang City" was carried out to determine the community's understanding of the causes, prevention and non-pharmacological therapy to treat coughs and colds. The methods used include counseling, distribution of leaflets, masks and hand sanitizer as well as question and answer sessions. Based on the questionnaire, 87% use traditional medicine when they cough and have a kerokan/kerikan, 86% do it, 72% use a mask and 81% hydrate the body. This activity is important to increase awareness of clean and healthy living in treating coughs and cold
Promosi Kesehatan Bijak Menggunakan Antibiotik Pada Santriwati di Ponpes Ath-Thohariyah 2 Desa Sindanghayu Saketi Pandeglang Banten Noviyanto, Fajrin; Shobah, Afifah Nur; Halimatusyadiah, Leni; Renata, Deo; Ulfah, Selvi Maria; Khairunnisa, Iqlima Raina; Agustine, Yensi Widiasti; Rahmadhant, Alfi; Permatasari, Desi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/j5katb97

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di lingkungan pesantren yang memiliki tingkat interaksi tinggi sehingga berisiko terhadap penyebaran penyakit infeksi. Kurangnya pengetahuan santri mengenai indikasi, dosis, dan durasi penggunaan antibiotik dapat meningkatkan kejadian resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan serta efektivitas promosi kesehatan dalam meningkatkan pemahaman santriwati mengenai penggunaan antibiotik yang bijak. Penelitian ini menggunakan desain pre-ekperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 80 santriwati di Pondok Pesantren Ath-Thohariyah 2, Pandeglang, Banten. Intervensi dilakukan melalui promosi kesehatan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan pemberian leaflet. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan total skor jawaban benar meningkat dari 654 pada pre-test menjadi 1078 pada post-test (selisih 424). Peningkatan terbesar terjadi pada pemahaman terkait penggunaan antibiotik untuk infeksi virus, pentingnya menghabiskan antibiotik, serta bahaya penggunaan tanpa resep. Disimpulkan bahwa promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan santriwati mengenai penggunaan antibiotik secara rasional. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk membentuk perilaku penggunaan antibiotik yang tepat guna mencegah resistensi antibiotik di lingkungan pesantren.
Promosi Kesehatan Bijak Menggunakan Antibiotik pada Santriwati di Ponpes Ath-Thohariyah 2 Desa Sindanghayu Saketi Pandeglang Banten Noviyanto, Fajrin; Shobah, Afifah Nur; Halimatusyadiah, Leni; Renata, Deo; Ulfah, Selvi Maria; Khairunnisa, Iqlima Raina; Agustine, Yensi Widiasti; Rahmadhanti, Alfi; Permatasari, Desi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/n550xe03

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di lingkungan pesantren yang memiliki tingkat interaksi tinggi sehingga berisiko terhadap penyebaran penyakit infeksi. Kurangnya pengetahuan santri mengenai indikasi, dosis, dan durasi penggunaan antibiotik dapat meningkatkan kejadian resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan serta efektivitas promosi kesehatan dalam meningkatkan pemahaman santriwati mengenai penggunaan antibiotik yang bijak. Penelitian ini menggunakan desain pre-ekperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 80 santriwati di Pondok Pesantren Ath-Thohariyah 2, Pandeglang, Banten. Intervensi dilakukan melalui promosi kesehatan berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan pemberian leaflet. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan total skor jawaban benar meningkat dari 654 pada pre-test menjadi 1078 pada post-test (selisih 424). Peningkatan terbesar terjadi pada pemahaman terkait penggunaan antibiotik untuk infeksi virus, pentingnya menghabiskan antibiotik, serta bahaya penggunaan tanpa resep. Disimpulkan bahwa promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan santriwati mengenai penggunaan antibiotik secara rasional. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk membentuk perilaku penggunaan antibiotik yang tepat guna mencegah resistensi antibiotik di lingkungan pesantren.