Sitompul, Muhammad Rizky Ramadhan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) ON RUJAK ULEK TRADERS IN BANDAR KHALIPAH VILLAGE, DELI SERDANG DISTRICT IN 2024 Ashar, Yulia Khairina; Melisa, Melisa; Dalimunthe, Halimatus Sa'diyah; Lubis, Syahrani; Ar-ramdhani, Adinda Aulia; Sagala, Rahmadani; Yusrina, Tania; Sitompul, Muhammad Rizky Ramadhan
HEARTY Vol 12 No 3 (2024): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v12i3.17310

Abstract

Based on the website of the Centre for Food and Drug Policy Analysis, in Indonesia in 2023 there were 1772 incidents due to food poisoning. North Sumatra Province is the fifth highest case in Indonesia in the scope of the region due to food poisoning. Good implementation should be applied in the HACCP food management quality system. Making rujak ulek from production to the final stage to consumers allows the fruit to be contaminated with pollutants because the fruit contains almost 100% water so it is easily damaged. This study aims to identify hazards related to the process of making rujak ulek in Bandar Khalipah Village, Deli Serdang Regency in 2024. This research is qualitative type with descriptive observational method using HACCP approach. The total sample used was 32 rujak ulek traders specifically on Jalan Pasar 7, Bandar Khalipah Village. This study uses research instruments in the form of interview guidelines, observation forms and stationery. The results showed that most of the rujak ulek traders have not fulfilled Personal Hygiene, Place/Sanitation Facilities, Processing/Serving of Good Food according to the Indonesian Minister of Health No. 942/Menkes/SK/VII/2003. Based on hazard identification there are 2 potential hazards and critical control points there are 4 processes identified in the process of making rujak ulek. There are researcher recommendations for rujak ulek traders related to personal hygiene and place/sanitation infrastructure and it is recommended to develop a HACCP system.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH MASYARAKAT DI LORONG MESJID LK IV BAGAN DELI BELAWAN Nanda, Meutia; Dalimunthe, Halimatus Sa'diyah; Sitompul, Muhammad Rizky Ramadhan; Ritonga, Indah Rahayu; Hasibuan, Ismi Larasati; Saragih, Dini Azila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31177

Abstract

Pengelolaan sampah pada dasarnya merupakan langkah penting dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang dalam melakukan pengelolaan sampah, yaitu pengetahuan, sikap dan pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan perilaku pengelolaan sampah masyarakat di Lorong Mesjid Lk IV Bagan Deli Belawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan rancangan cross sectional. Populasi terdiri dari seluruh masyarakat di lorong mesjid lingkungan IV Bagan Deli Belawan, dengan jumlah keseluruhan populasi sebanyak 456 kk. Sampel penelitian berjumlah 88 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan perilaku pengelolaan sampah (p-value=0.052>0.05). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pengelolaan sampah (p-value=0.008<0.05). Ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku pengelolaan sampah (p-value=0.006<0.05). Di sarankan bagi masyarakat Lorong Mesjid Lk IV Bagan Deli Belawan agar dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik melalui pendidikan dan sosialisasi. Dan bagi pemerintah disarankan menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai.