Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS STEM TEMA TEKANAN DI SEKITARKU UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Rochim, Achmad Nur; Trisnowati, Eli; Siswanto
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa merupakan STEM. STEM membantu siswa dalam mempelajari dan menganalisis pembelajaran untuk mendukung dan mengasah kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis kevalidan, efektivitas dan kepraktisan LKPD berbasis STEM tema tekanan di sekitarku untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan model ADDIE dalam pengembangannya. Instrumen pada penelitian ini adalah angket ahli dan angket respon siswa terhadap LKPD. Subjek penelitian ini merupakan kelas VIII A SMP N 1 Mertoyudan. Penelitian ini menghasilkan perolehan rata-rata aspek kelayakan LKPD oleh ahli 0,91 dengan kategori sangat valid. Kepraktisan dinilai melalui angket respon siswa diperoleh rata-rata presentase 88% dengan kategori sangat praktis. Efektivitas dilakukan menggunakan soal pretest-posttest dengan nilai N-gain sebesar 0,63 dan dikategorikan sedang serta effect size 2,63 dengan kategori tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah LKPD berbasus STEM tema tekanan di sekitarku layak digunakan, sangat praktis dan mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
The Effectiveness of the Discovery Learning Model Assisted by Javalab and Hands-on Activities to Improve Students' Conceptual Understanding Rochim, Achmad Nur; A Lende, Retno Sari Dewi; Nurohman, Sabar; Natadiwijaya, Ismail Fikri
Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 14, No 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.14.1.2026.67-76

Abstract

Conceptual understanding is essential to science learning, yet Indonesian students still struggle, as evidenced by their low PISA 2022 science literacy score (383). Conventional teacher-centred instruction and limited laboratory facilities further limit opportunities to meaningfully explore and construct scientific concepts. This study aims to analyse the effectiveness of a discovery learning model integrated with JavaLab and hands-on activities in improving students’ conceptual understanding of work and energy. This Research used a pre-experimental one-group pretest-posttest involving 23 eighth-grade students at SMP Muhammadiyah 3 in Depok. Data were collected using a validated concept understanding test to assess reliability and analysed using descriptive statistics, normality tests, paired-samples t-tests, N-gain, and effect sizes. The findings showed that the mean score increased from 52.2 to 85.6, indicating a significant difference (Sig. = 0.000), with an N-gain of 0.69 (moderate). These results suggest that integrating virtual laboratories and hands-on activities within discovery learning can facilitate students’ conceptual understanding through exploration, verification, and concept generalisation. These findings suggest that teachers can adopt this approach to teach abstract concepts in schools with limited laboratory facilities. Future Research should use a quasi-experimental design with a control group and explore its application across broader topics and populations.
Profil Literasi Sains Peserta Didik SMP pada Materi Zat dan Perubahannya di Kecamatan Mertoyudan, Magelang, Indonesia Rochim, Achmad Nur; Aminatun, Tien; Wiyarsi, Antuni; Rahmawati, Laifa
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p192-204

Abstract

Capaian literasi sains Indonesia yang rendah pada PISA 2022 menunjukkan perlunya pemetaan empiris yang terfokus pada materi IPA spesifik dan konteks wilayah tertentu. Penelitian ini bertujuan memetakan profil literasi sains peserta didik SMP pada materi zat dan perubahannya serta menganalisis perbedaan capaian antarsekolah di Kecamatan Mertoyudan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dari tiga sekolah yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda, wawancara semi-terstruktur, dan observasi. Capaian literasi sains secara keseluruhan berada di kategori rendah dengan rerata 47,95%, yang meliputi indikator menjelaskan fenomena secara ilmiah (44,44%), mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah (52,31%), serta menafsirkan data dan bukti ilmiah (46,83%). Temuan ini menunjukkan bahwa peserta didik mengalami hambatan dalam mengintegrasikan konsep IPA dengan fenomena nyata, merancang penyelidikan ilmiah, serta menggunakan bukti untuk mendukung argumentasi ilmiah. Temuan ini menjadi dasar empiris bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran berbasis inkuiri dan fenomena, bagi sekolah untuk memperkuat kurikulum berorientasi literasi sains, serta bagi pemangku kebijakan dalam merancang program peningkatan kompetensi guru IPA secara kontekstual.