Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN GURU PPKN DALAM MENCIPTAKAN SUASANA PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN INOVATIF DI SMP N 35 MEDAN Alissa Putri Simbolon; Mantasia Hasibuan; Vinolya Lidevia Br Manik; Seevaira Chyta Simanullang; Rahmi Siregar; Florensia Silaban; Liber Siagian; Fazli Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.164

Abstract

Seorang guru merupakan fasilitator dalam kelas yang akan mengarahkan murid untuk melaksanakan pembelajaran. Guru yang kreatif akan menyediakan pembelajaran yang menarik untuk membuat siswa paham dengan materi yang disediakan dan dapat menciptakan pembelajaran yang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru PPKn dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan inovatif di SMP N 35 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PPKn sangat penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan inovatif di SMP. Seorang guru PPKn harus memiliki kemampuan untuk menyampaikan materi pelajaran dengan cara yang menarik dan mendidik sehingga siswa dapat memahami konsep-konsep yang diajarkan secara lebih baik.
KONSEP MULAJADI NABOLON DALAM AGAMA PARMALIM:TINJAUAN TENTANG SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA Alissa Putri Simbolon
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1401

Abstract

Agama Parmalim adalah kepercayaan tradisional yang berkembang di kalangan suku Batak di Indonesia. Konsep ketuhanan dalam agama ini, yang berpusat pada Debata Mulajadi Na Bolon, memegang peranan penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Batak. Meski demikian, pemahaman mendalam tentang bagaimana sila ketuhanan tercermin dalam kehidupan sehari-hari umat Parmalim masih diperlukan. Agama ini tidak hanya tentang hubungan vertikal antara manusia dan Tuhan, tetapi juga hubungan horizontal antara sesama manusia. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan fokus pada analisis literatur. Penelitian ini akan melibatkan analisis literatur terkait Agama Parmalim, termasuk teks keagamaan, literatur etnografi, studi sejarah, serta artikel dan publikasi ilmiah yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana sila ketuhanan dalam Agama Parmalim diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana konsep ini memengaruhi tatanan sosial dan budaya masyarakat Batak. Hasil penelitian yaitu konsep Ketuhanan Yang Maha Esa tercermin dalam upacara-upacara dan ritual-ritual yang dilakukan oleh penganut agama ini. Upacara Sipaha Sada dan Sipaha Lima, misalnya, dilakukan untuk bersyukur atas panen yang diperoleh dan menghimpun dana sosial untuk masyarakat yang membutuhkan. konsep Ketuhanan Yang Maha Esa juga tercermin dalam kitab sucinya, Pustaha Habonaron, yang berisi aturan dan bacaan untuk ibadah. Kitab ini mempengaruhi cara penganut Parmalim beribadah dan berinteraksi dengan Tuhan, serta mempengaruhi cara mereka melihat diri mereka sendiri dan hubungan mereka dengan alam semesta.Dalam sintesis, Sila Ketuhanan Yang Maha Esa memiliki relevansi yang signifikan dalam konsep agama Parmalim. Konsep ini mempengaruhi cara penganut Parmalim beribadah, berinteraksi dengan Tuhan, dan melihat diri mereka sendiri dan hubungan mereka dengan alam semesta.
Analisis Faktor-Faktor Determinan Dalam Pemilu : Suatu Tinjauan Terhadap Perspektif Mahasiswa PPKN Unimed Stambuk 2023 Fariz Aditya; Alissa Putri Simbolon; Ertika Susanti Pasaribu; Eka Putriani Sihombing; Julia Ivanna
Public Service and Governance Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Januari : Public Service and Governance Journal
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/psgj.v5i1.1227

Abstract

General elections (Pemilu) are a key element in strengthening the foundation of democracy, where voter participation, especially among students, plays a crucial role in shaping the direction of a country's democracy. This research explores the determinant factors influencing the decisions of young voters, particularly students in the Civic Education Program (PPKN) at Universitas Negeri Medan (Unimed) with Stambuk 2023. The primary focus of this study is to understand the motivations and barriers to young voter participation in elections. The research aims to analyze determinant factors in general elections, emphasizing the perspective of PPKN students at Unimed with Stambuk 2023. Through a survey approach and quantitative research design, the study reveals that student voters tend to make decisions based on in-depth understanding, personal beliefs, and active participation in political activities. These findings provide profound insights into the dynamics of student voter preferences and decision-making. Campaign strategies that prioritize effective communication regarding political parties, candidates' track records, visions and missions, work programs, and freedom of expression can enhance the potential for garnering support. Further understanding of personal values and individual experiences is also crucial in designing campaigns that align with the expectations and values of young voters. With this deeper understanding, the research aims to provide a foundation for formulating relevant policy recommendations to increase young voter participation at the university level.
Penerapan Hukum Acara dalam Penyelesaian Sengketa di Pengadilan: : (Studi Kasus Tindak Pidana Narkotika di Pengadilan Negeri Binjai) Siti Zahra Siagian; Parlaungan G. Siahaan; Dewi Pika L. Batu; Alissa Putri Simbolon; Devi Permata Br. Bangun; Seevaira Chyta Simanullang
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v5i2.7020

Abstract

This study aims to analyze the application of criminal procedural law in resolving narcotics crime cases at the Binjai District Court, focusing on compliance with the due process of law principle and the protection of the defendant’s rights. The research employs an empirical juridical approach through direct observation (field research) of case Number 200/Pid.Sus/2025/PN Bnj involving the defendant Novri Syahputra, who was charged as an intermediary in the sale and purchase of Class I narcotics (methamphetamine) weighing 40.81 grams net. Data were collected through direct observation of the trial proceedings and examination of relevant legal documents, including the Criminal Procedure Code (KUHAP) and Law No. 35 of 2009 on Narcotics. The findings indicate that the implementation of procedural law at the Binjai District Court was consistent with the provisions of KUHAP, covering all stages from the reading of the indictment, witness examination, evidence presentation, to the final judgment. The panel of judges demonstrated professionalism and independence while considering both aggravating and mitigating factors. However, rehabilitative and humanistic approaches have not been fully incorporated into the court’s consideration, as the sentencing remains predominantly deterrent-oriented. The study concludes that, while the formal procedural aspects of criminal procedural law have been effectively implemented, there remains a substantive need to strengthen restorative and rehabilitative justice values in future narcotics case policies.