Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Kader Kesehatan dalam Penanganan Balita Stunting di Kelurahan Plamongansari Aisah, Siti; Al Jihad, Much Nurkharistna; Setyawati, Dewi; Agustin, Lia; Sri Wahyuni, Dwi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i1.394

Abstract

Latar belakang. Masalah kesehatan stunting saat ini masih menjadi perhatian untuk diatasi dan dicegah. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi stunting dengan pendekatan pelayanan posyandu merupakan cara efektif yang berbasis masyarakat. Masyarakat dalam hal ini kader posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan posyandu untuk dapat ditingkatkan kemampuannya dalam penanganan dan pencegahan stunting. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan kemampuan kader posyandu dalam penanganan dan pencegahan stunting melalui pemberdayaan kader di RW XI Kelurahan Plamongasari Kota Semarang. Metode pemberdayaan kader meliputi brainstorming, penyegaran dan pelatihan kader posyandu, pendampingan keluarga dan kunjungan rumah keluarga balita, serta evaluasi kemampuan kader. Hasil Kegiatan pemberdayaan kader diawali koordinasi dan brainstorming dengan pihak mitra. Penyegaran dan pelatihan kader posyandu dilakukan selama 2 hari. Lingkup materi mencakup pengetahuan dan praktik/ krtrampilan. Materi Pengetahuan deteksi stunting, penanganan dan pencegahan stunting, sedangkan materi praktik / ketrampilan meliputi cara pengukuran antropometri dan memasak menu modifikasi bahan pangan lokal. Kemampuan kader sebelum dilakukan pelatihan tingkat pengetahuan kader dalam penanganan dan pencegahan stunting memasuki kategori kurang, praktik pengukuran antropometri serta  modifiksi menu bahan lokal dalam kategori kurang. Kemampuan kader  setelah dilakukan pelatihan pengetahuan kader dalam penangan dan pencegahan stunting memasuki kategori cukup, serta melakukan pengukuran antropometri dan modifikasi menu bahan pangan lokal dalam kategori cukup. Kesimpulan hasil pengabdian pemberdayaan kader posyandu dapat meningkatkan kemampuan pengetahuan serta praktik/ ketrampilan kader dalam penanganan dan pencegahan stunting pada tatanan keluarga dan masyarakat.
Insect Diversity in Dramaga Protected Forest Area Bogor West Java Al Khairina, Amelia Rizqia; Sri Wahyuni, Dwi; Meilisha Putri Pertiwi; Feri Rahman
Journal Of Biology Education Research (JBER) Vol. 6 No. 1 (2025): JBER (Journal Of Biology Education Research), Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/jber.v6i1.35

Abstract

Dramaga Protected Forest is a good habitat for various fauna, including insects. Insects have a positive role as pollinators, decomposers, predators and environmental bioindicators, and have a negative impact as pests. Insects have a wide habitat distribution, such as the surface of the ground or underground, fresh water, air, mud, remains of organisms, and parasites on various plants and animals. The presence of insects can be influenced by environmental conditions as their habitat. Therefore, this study aims to determine the diversity of insects in the Dramaga Protected Forest. The study was conducted in the Dramaga Protected Forest with four research methods, namely Pitfall Trap, Sweep Net, Yellow Sticky Trap and Active Searching. Insect catch data were analyzed for diversity index, evenness index and dominance index. The results of this study were a total of 1359 insect individuals consisting of 14 families. The diversity of insects with the four research methods was relatively low because there were dominant families, namely Formicidae, Acrididae, Blattelidae and Cicadellidae. It can be concluded that the determination of insect diversity is more effective using the Sweep Net method. The results of abiotic measurements at the research location showed optimal conditions so that the Dramaga Protected Forest has a good habitat for insect life.