Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EMPOWERMENT EMPOWERMENT OF HOUSEWIVES IN EARLY DETECTION OF CHILDREN'S PULMONARY TB IN THE RW 8 AREA, PUTAT JAYA DISTRICT SURABAYA: - Sari, Ethyca; M.Nancye, Pandeirot M.Nancye; Intiyaswati
Community Development Journal Vol 8 No 1 (2024): Community Development Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cdj.v8i1.5286

Abstract

Tuberculosis (TB) in Indonesia has been detected to be increasing in recent years. Community involvement in tackling TB disease is very necessary. Child TB cases are not clearly visible if the family does not understand the signs and symptoms they cause. There is a need for knowledge regarding early detection of pulmonary TB in children through TB ​​screening. In an effort to reduce the increase in children's TB, the participation of the family is needed, especially the mother who is currently the closest to the child. The aim of this community service is to increase the knowledge of housewives in early detection of TB disease in children. Community service activities include counseling, presentation of material, simulations and applying TB screening tests directly to children. This activity is carried out by 20 housewives from each RT, represented by 2 people. The activity lasts for 2 days. Empowerment and education through counseling proven to be able to increase the knowledge of housewives in carrying out TB screening in children in the area. It was found that the number screened was 152 children, consisting of cases without risk, 111 children, at risk/exposed: 26 people at risk, 15 people. It is hoped that this empowerment of housewives can continue optimally and sustainably so that the results of the discovery of suspected TB cases in children can be followed up by health workers at Community Health Centers in an effort to prevent and reduce the incidence of TB in children.
EDUKASI STOP STIGMA HIV/AIDS PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU DISKRIMINASI TERHADAP ODHA Aprilia, Devi; Tono, Sendy Firza Novilia; Intiyaswati
Jurnal Booth Dharma Medika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/n0gwrf23

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan dapat berkembang menjadi Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Stigma sosial terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menjadi tantangan besar dalam pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS, terutama di kalangan remaja yang memiliki persepsi keliru mengenai cara penularan virus ini. Stigma ini muncul akibat ketakutan, persepsi moral yang keliru, serta kurangnya edukasi di masyarakat. Akibatnya, ODHA sering menghadapi perlakuan diskriminatif yang menghambat akses mereka terhadap perawatan medis dan dukungan sosial. Remaja memiliki peran penting dalam mengurangi stigma ini melalui edukasi, penyebaran informasi yang benar, serta penggunaan media sosial secara positif. Pengabdian masyarakt ini berfokus meningkatkan kesadaran dengan memberikan pemahaman yang benar tentang HIV/AIDS kepada remaja guna menghapus stigma kesalah pahaman yang ada dengan mendorong prilaku hidup sehat,meningkatkan empati serta dukungan sosial dan memberikan informasi terbaru mengenai layanan informasi kesehatan. Melalui metode penyuluhan interakti, efektivitas program kegiatan dievaluasi dengan perbandingan skor pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pada pengetahuan penyuluhan mengenai stop stigma HIV pada remaja terhadap tingkat pengetahuan remaja. Kegiatan ini terbukti meningkatkan pemahaman bagi remaja tentang stop stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dan penting bagi remaja untuk menumbuhkan sikap empati dan toleransi terhadap ODHA dalam menjalani kehidupan yang sehat dan bermartabat. Upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan individu, sangat diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
EDUKASI REMAJA: HYGIENE REPRODUKSI PADA REMAJA UNTUK MENCEGAH INFEKSI DI SMA Santiasari, Retty Nirmala; Intiyaswati; Mahayati, Lina
Jurnal Booth Dharma Medika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/x140bq24

Abstract

Pendahuluan: Remaja merupakan fase perkembangan penting dalam kehidupan manusia, yang ditandai dengan adanya perubahan fisik. Kesehatan itu sendiri adalah hal yang utama dalam sebuah kehidupan manusia. Personal hygiene pada organ reproduksi sangat penting dan di perlukan pada remaja untuk mencegah terjadinya infeksi saluran reproduksi. Perilaku kebersihan dan perawatan organ reproduksi meliputi mencuci dengan air mengalir, tidak menggunakan pakaian ketat dan penggunaan sabun bilas. Edukasi Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan Upaya yang dapat dilakukan pada remaja dalam pencegahan penyakit infeksi pada organ reproduksi. Tujuan kegiatan pengabdian Masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja pada perawatan kesehatan reproduksi. Metode: pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dengan melibatkan 62 siswa remaja di SMA Kr. Dharma Mulya. Peserta pengabdian sangat antusias saat pelaksanaan kegiatan, yang terlihat saat diskusi, mereka aktif saat sesi tanya jawab. Hasil: terdapat peningkatan pengetahuan remaja SMA sebelum diberikan edukasi dengan setelah diberikan edukasi melalui media penyuluhan dan leaflet. Remaja yang dibagi menjadi dua kelompok laki-laki dan Perempuan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari yang awalnya cukup menjadi baik. Diskusi: kegiatan penyuluhan yang dilakukan memberikan dampak positif pada remaja atau Masyarakat, hal tersebut merupakan metode kegiatan pengabdian Masyarakat yang masih efektif dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat.