Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Akupresur Titik BL23, GV3, GV4, dan BL40 dalam Mengurangi Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan Robaniyah, Ulfatu; Purnamasari, Agus; Retnowati, Yuni; Farahdiba, Idha; Aryanti, Ririn; Rusmiati, Rusmiati
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.535

Abstract

Sekitar 50-70% dari wanita hamil pada umumnya mengeluh nyeri punggung bawah yang bisa dirasakan disemua tingkat usia kehamilan tidak diatasi dapat menimbulkan komplikasi dan mempengaruhi pekerjaan ibu serta insomnia yang menyebabkan keletihan dan iritabilitas. Terapi farmakologis dapat menimbulkan komplikasi seperti depresi pernafasan pada janin maupun efek ketergantungan. Sehingga nonfarmakologis (akupresur) perlu dilakukan dengan penekanan titik pengaktif (triggerpoint) yang merangsang pengeluaran hormon endorphin serta meningkatkan suplai darah dan oksigen pada daerah yang sakit sehingga nyeri punggung bawah berkurang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh akupresur titik BL23, GV3, GV4 dan BL40 dalam mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasy experimen dengan pendekatan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah ibu hamil trimester III dengan keluhan nyeri punggung yang berjumlah 167 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 orang yang dipilih menggunakan tehnik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan.  Analisa Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil didapatkan p value 0,000 < 0,05 sehingga didapatkan hasil penelitian dengan kesimpulan terdapat pengaruh akupresur titik BL23, GV3, GV4 dan BL40 dalam mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil Trimester III di Puskesmas Karang Rejo. Pelayanan Komplementer akupresur titik BL23, GV3, GV4 dan BL40 dapat direkomenasikan sebagai terapi nonfarmakologi untuk mengurangi rasa nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III.
Biological Analysis of Factors Influencing the Acceleration of Menopause Age in Indonesian Women Nursitiyaroh; Sari, Rosfika; Martiani, Dian; Jayanti, Erta; Rahma; Aryanti, Ririn; Nurdianah, Siti; Komalasari, Desi; Rini, Diah Mustika; Liawati, Emi; Widayati, Irna; Megawati, Sustini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 9 (2024): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i9.8975

Abstract

Menopause marks the end of a woman's menstrual cycle, typically around age 51 in Indonesia. Early menopause, before age 45, increases the risk of cardiovascular disease, osteoporosis, and mental health issues. This study examined factors affecting menopause age, including BMI, excess weight, menstrual disorders, genetics, collagen supplement use, diabetes history, parity, hormonal contraception, age at menarche, fast food consumption, and nutritional status. Data from 1683 menopausal women were collected through questionnaires, BMI calculations, and analyzed using chi-square tests with SPSS 25. Results showed no significant influence of BMI, excess weight, genetics, collagen supplements, diabetes, fast food, or nutritional status on menopause age (p > 0.05). However, parity, hormonal contraception, age at menarche, and menstrual disorders significantly influenced menopause timing (p < 0.05). These findings offer insights for improving women’s reproductive health and guiding preventive measures.
Optimalisasi Potensi Ikan Nila Lokal Melalui Inovasi Bakso Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Perikanan Di Kelurahan Pulau Pedalaman Putri, Laeli; Pebrianti, Wenny; Fitriani, Adelia; Muharani; Wulandari, Suci; Aryanti, Ririn
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v8i2.4267

Abstract

The training program on processing tilapia into fish meatballs and its variation (pentol mercon) in Pulau Pedalaman Village, Mempawah Regency, was a collaboration between the KKM-PKM team of the Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura, and the official village program entitled Youth Empowerment in Developing Fisheries Innovation. This program aimed to enhance technical skills, creativity, and entrepreneurial motivation among local housewives, young women, and youth by utilizing local fishery potential. The implementation method used a Community Development (CD) approach with stages including preparation, field observation, demonstration-based training, and evaluation. The core participants consisted of 10 people who actively participated in the full practice session, supported by the involvement of youth and village officials. The results showed that all participants were able to apply the fish meatball making techniques, and new product ideas and simple marketing plans emerged. This activity contributed to improving community skills and utilizing tilapia as a home-based business opportunity.