Padad, A. Tenri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Depresi Berbasis Kelompok Dukungan Sebaya pada Mahasiswa Kesehatan AS, A. Nur Anna.; Padad, A. Tenri; Jauhar, Muhamad
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.287

Abstract

Fenomena depresi pada remaja yang mengakibatkan kejadian bunuh diri perlu mendapatkan perhatian lebih dari berbagai pihak. Meningkatnya jumlah kasus gangguan kesehatan mental khususnya depresi pada remaja secara signifikan setiap tahun baik global maupun nasional. Depresi pada remaja disebabkan oleh tuntutan peran baru, tugas-tugas, adaptasi dengan lingkungan baru, pengambilan keputusan, dan penentuan tujuan masa depan. Depresi dapat mengakibatkan percobaan bunuh diri bahkan kematian. Konseling sebaya menjadi salah satu strategi menyelesaikan masalah depresi melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan remaja. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini melakukan manajemen depresi melalui kelompok dukungan sebaya pada mahasiswa kesehatan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk konseling sebaya dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) pada 87 mahasiswa kesehatan. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Juli 2023 di Universitas Muhammadiyah Makassar melalui luring dan daring. Konseling sebaya diberikan oleh psikiater, perawat praktisi, dan perawat akademisi. Media yang digunakan materi power point dan modul. Variabel yang dinilai yaitu tingkat depresi mahasiswa kesehatan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa setengahnya mahasiswa kesehatan yaitu sebanyak 41 mahasiswa (47,1%) memiliki tingkat depresi ringan. Hal ini menjadi peluang untuk dapat melakukan upaya pencegahan depresi melalui konseling sebaya. Model intervensi ini dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran selama mahasiswa menjalani program Pendidikan tinggi kesehatan.
EDUKASI DAN PELATIHAN PSYCHOLOGICAL FIRST AID PADA RELAWAN PENANGGULANGAN BENCANA MUHAMMADIYAH SULAWESI SELATAN Suarniati, St.; AS, A. Nur Anna; Padad, A. Tenri; Hasanuddin, Fitria
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27217

Abstract

Abstrak: Jumlah penyintas bencana yang beresiko mengalami gangguan kesehatan mental jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah tenaga profesional kesehatan mental. Relawan bencana Muhammadiyah, memiliki potensial menjadi pemberi PFA di lokasi bencana jika memiliki pengetahuan dan keterampilan memberikan PFA. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman relawan RLB Muhammadiyah Kabupaten Gowa mengenai dukungan psikologis awal atau PFA. Metode kegiatan berupa ceramah dan presentasi menggunakan media powerpoint dan simulasi keterampilan melakukan PFA. Kegiatan ini diikuti oleh 20 relawan. Evaluasi pengetahuan relawan dilakukan dengan cara pemberian kuisioner pre test dan post test. Hasil posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 70% berpengetahuan baik dan 30% memiliki pengetahuan yang cukup. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi mengenai PFA. Abstract: The number of disaster survivors who are at risk of experiencing mental health disorders is far greater than the number of mental health professionals. Muhammadiyah disaster volunteers have the potential to become PFA providers at disaster locations if they have the knowledge and skills to provide PFA. This community service activity aims to increase the knowledge and understanding of Gowa Regency Muhammadiyah RLB volunteers regarding initial psychological support or PFA. The activity method is in the form of lectures and presentations using PowerPoint media and simulations of PFA skills. This activity was attended by 20 volunteers. Evaluation of volunteers' knowledge is carried out by administering pre-test and post-test questionnaires. The post test results showed an increase in participants' knowledge by 70% with good knowledge and 30% with sufficient knowledge. The results of the activity showed that there was an increase in participants' knowledge after being given education about PFA.