Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Dalam Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Hasanuddin, Fitria
Journal of Health Education and Literacy Vol 3 No 1 (2020): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v3i1.790

Abstract

Latar belakang : Diabetes Mellitus (DM) merupakan sekelompok kelainan hetorogen yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah. DM merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian yang disebabkan oleh tingginya kadar glukosa darah. Untuk mengatasi agar gula darah dapat terkontrol dengan baik dengan cara pengaturan pola makan yang sesuai dengan aturan 3J (jumlah, jadwal, jenis), jumlah kalori yang diberikan harus habis berdasarkan diet yang diberikan, jadwal diet harus sesuai interval, jenis-jenisnya yang harus dihindari ialah yang mengandung banyak gula, lemak, natrium. Tujuan : peneliti ini bertujuan untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan pada pasien DM dalam pemenuhan kebutuhan Nutrisi. Metode : penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang menggunakan wawancara dan observasi Hasil : berdasarkan data yang didapatkan setelah pengkajian: klien mengatakan nyeri perut, klien mengatakan ada penurunan BB, klien Nampak lemas, HGB: 10,1 g/dl merasa cepat lelah, sering BAK sering kram, GDS: 7 mg/dl, GDP: 168 mg/dl. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari pada Ny.S dengan diagnosa ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, klien mengatakan nafsu makan mulai meningkat, klien mengatakan sudah bisa duduk lama, sedangkan diagnosa kedua yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah GDS 221 mg/dl dan keadaan klien masih lemas. Kesimpulan : berdasarkan data yang didapatkan untuk diagnosa pertama masalah tidak teratasi, sedangkan diagnosa kedua masalah tidak teratasi. Saran :diharapkan perawat melakukan pengkajian selama 24 jam, untuk menegakkan diagnosa berdasarkan data yang didapatkan, perawat tetap mengobservasi pemeriksaaan GDS, Hb dan albumin untuk memantau status nutrisi dan hiperglikemia
Latihan batuk efektif terhadap keefektifan jalan napas pada pasien tuberkulosis paru Hasanuddin, Fitria
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.2016

Abstract

Introduction : Pulmonary tuberculosis is a disease caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis which is also known as acid-fast bacillus (BTA). The entry of tuberculosis bacteria will infect the respiratory tract, reduce the work function of the cilia and will result in the accumulation of secretions in the airways and will cause ineffective airway clearance nursing problems. . Effective cough is a cough method where the client can expend energy and expel phlegm maximally. Objective: To obtain an overview related to the application of effective coughing in pulmonary tuberculosis patients in meeting oxygenation needs. Methods: This study used a quasi-experimental pre and post test design method with data collection methods using observation sheets and interviews. Results: After giving effective coughing exercises, it showed that there was a difference in results from before and after giving effective coughing exercises characterized by reduced coughing, sputum production from 2 cc to 1.1 cc, breath frequency from 28×/mnt to 24×/mnt, No crackles were found, regular breathing rhythm, the type of sputum that changed color, viscosity and the patient was able to produce sputum. Conclusion: There is an effect of giving effective coughing exercises on airway clearance in pulmonary tuberculosis patients. Recommendation: The application of effective coughing exercises can be used as one of the nursing interventions in treating patients with a diagnosis of airway clearance in pulmonary tuberculosis patients who have impaired oxygenation.
Penguatan kapasitas relawan penanggulangan bencana melalui edukasi emergency first aid Suarniati, Sitti; Anna. AS, A. Nur; Padad, A. Tenri; Hasanuddin, Fitria
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i3.22096

Abstract

Bencana yang telah terjadi di Indonesia menyebabkan banyak korban meninggal maupun luka-luka. Relawan bencana telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penanggulangan bencana di Indonesia. Relawan Muhammadiyah Disaster Manajemen Centre (MDMC) merupakan salah satu organisasi relawan penanggulangan bencana yang telah banyak berkiprah dalam kegiatan penanggulangan bencana di Indonesia sehingga sangat penting meningkatkan kapasitas relawan dalam melakukan pertolongan pertama pada korban bencana yang mengalami kondisi kegawatdaruratan agar korban bencana terhindar dari kematian dan kecacatan melalui kegiatan pemberian edukasi dan pelatihan emergency first aid. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada Tanggal 27 April 2024 di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Gowa yang diikuti oleh 20 relawan MDMC dengan tahapan identifikasi pengetahuan awal tentang emergency first aid, pemberian materi, simulasi dan praktek mandiri serta evaluasi pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan bahwa setelah pemberian edukasi dan pelatihan, 100% peserta memiliki pengetahuan yang baik, 50% memiliki keterampilan yang cukup dan 50% memiliki keterampilan yang baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai emergency first aid setelah pemberian edukasi dan pelatihan. Kegiatan Pengabdian ini diharapkan dapat dilanjutkan pada relawan MDMC di berbagai wilayah di indonesia dan organisasi relawan bencana lainnya yang aktif berespon terhadap penanggulangan bencana di Indonesia.
Deteksi Dini Diabetes Mellitus Tipe 2 Terhadap Kegawatdaruratan Hiperglikemia Dan Hipoglikemia Melalui Screening GDS Rahmawati, Rahmawati; Hasanuddin, Fitria; Purqan Nur, Muhammad; Samudra, Hijriah. S; Maiyo, Nurlinda Maiyo
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/xntdd078

Abstract

tar Belakang: IDF melaporkan  prevalensi diabetes secara global sebanyak 537 juta pada tahun 2021, diperkirakan akan meningkat menjadi 643 juta pada tahun 2030 dan 783 juta pada tahun 2045. Angka kematian di atas 6,7 juta pada tahun 2021, 1 kematian setiap 5 detik. Indonesia menempati urutan kelima dengan 19,5 juta pada tahun 2021. Lebih dari 90% menderita T2D akibat faktor sosial ekonomi, demografi, lingkungan, dan genetik. Kegawatdaruratan hipoglikemia dan hiperglikemia dapat menyebabkan Ketoasidosis Diabetikum dan Status Hiperosmolar Hiperglikemi yang mengancam jiwa, sehingga perlu deteksi dini melalui screening GDS. Tujuan: Mengetahui adanya kegawatdaruratan hiperglikemia dan Hipoglikemia melalui Screening GDS. Metode: Penelitian menggunakan desain analisis deksriptif dengan pendekatan cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan secara survey observasional retrospektif pada 343 sampel. Hasil: Berdasarkan screening GDS menunjukkan hipoglikemia ringan 3,8%, sedang (0,6%) dan hiperglikemia ringan (23,9%), sedang 34,7%) dan berat (24,4%). Analisis korelasi Pearson menunjukkan terdapat korelasi positif yang signifikan antara nilai GDS dan kegawatdaruratan hiperglikemia (r=0,308, p=0,000). Namun, tidak terdapat korelasi antara GDS dan kegawatdaruratan hipoglikemia (r=0,022, p=0,682).Kesimpulan: Screening GDS dapat digunakan untuk deteksi dini kegawatdaruratan hiperglikemia dan hipoglikemia, dimana penderita telah teridentifikasi mengalami gejala kegawatdaruratan hiperglikemia dan hipoglikemia.
Pendidikan Kesehatan Manajemen Nyeri Sebagai Upaya Terapi Non Farmakologi pada Pasien dan Keluarga di Rumah Sakit Pelamonia Makassar Sudirman, Andi Aridhasari; Rahmawati; Hasanuddin, Fitria
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i1.63

Abstract

Nyeri merupakan pengalaman subjektif yang bersifat sensoris dan emosional yang dapat memengaruhi kenyamanan serta proses penyembuhan pasien. Apabila tidak ditangani sejak awal, nyeri dapat berkembang menjadi krisis nyeri yang memicu ketidakstabilan hemodinamika. Banyak pasien dan keluarga belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam melakukan manajemen nyeri secara mandiri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien dan keluarga dalam manajemen nyeri non-farmakologis. Metode yang digunakan adalah ceramah edukatif mengenai jenis dan pengkajian nyeri serta manajemen nyeri non-farmakologis, dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan demonstrasi teknik seperti kompres, reposisi tubuh, dan latihan pernapasan. Sebanyak 33 peserta terdiri dari 12 pasien, 15 pendamping, dan 6 pengunjung mengikuti kegiatan ini. Evaluasi dilakukan dengan desain pretest-posttest satu kelompok menggunakan kuesioner 10 item dan daftar periksa keterampilan. Hasil uji t berpasangan menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari 52% menjadi 91% (p < 0.001) dan keterampilan manajemen nyeri dari 47% menjadi 89% (p < 0.001). Edukasi terstruktur secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola nyeri. Program serupa direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin di lingkungan klinis maupun komunitas.
Edukasi dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar pada Sentra Komunikasi Mitra Polri Provinsi Sulawesi Selatan Nur, Muhammad Purqan; Suarniati, St.; Hasanuddin, Fitria; Ismunandar, Ismunandar
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Oktober - Desember
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i4.2443

Abstract

Indonesia is prone to natural disasters, such as geological and hydrometeorological disasters. This is because the geography, geology, hydrology, climate, and population conditions in Indonesia are prone to disasters caused by non-natural factors such as natural disasters and man-made disasters. Both can cause loss of life, environmental damage, property damage, and psychological impact. This service aims to increase the general community's knowledge of Senkom Mitra Polri, particularly regarding basic life support. The implementation method, namely education using practical modules and training using mannequins, was carried out on February 28, 2023, at the Baitul Ilmi student boarding school building, attended by 30 participants from Gowa Regency and Makassar City. The stages of training implementation consisted of registration of participants, pre-test, provision of material, simulation of basic life support practices by participants one by one with team assistance, post-test, and skills test. This activity involved a doctor with an emergency background providing general material related to basic life support. The results showed that 80% of the trainees understood the material provided. It is hoped that this activity can form a first responder community and increase the role of the community, especially the police partner Senkom in rescuing cardiac arrest patients.